*FRONT PEMBEBASAN NASIONAL*

*Sekber : Jl.Pori Raya No 06 Rt 009/Rw 010, Pisangan Timur, Jakarta Timur*

*Telp/Fax : 021 4757881, Email :
[EMAIL PROTECTED]<http://us.mc588.mail.yahoo.com/mc/[EMAIL PROTECTED]>


*GAGALKAN KENAIKAN HARGA BBM *

*DENGAN PERSATUAN MOBILISASI AKSI MASSA RAKYAT!  *

*MOGOK, AKSI, KEPUNG DAN DUDUKI PUSAT-PUSAT KEKUASAAN!*

*PROGRAM ALTERNATIF RAKYAT, AGAR TIDAK TERJADI KENAIKAN HARGA BBM :*

   1. *Penghematan belanja negara, dalam bentuk Pemotongan Gaji Pejabat/Elit
   Politik dan Penghapusan Fasilitas Pejabat/Elit Politik.*


   - Karena: Paket Gaji anggota DPR Rp 15.510.000; Bantuan listrik Rp
   5.496.000; tunjangan aspirasi Rp 7,2 juta; tunjangan kehormatan Rp 3,15
   juta; tunjangan komunikasi intensif Rp 12 juta; Dan tunjangan pengawasan Rp
   2,1 juta. Total berjumlah Rp 46,1 juta perbulan, belum lagi biaya untuk
   tunjangan bensin mereka. Jadi, setahun mencapai lebih dari setengah miliar,
   Rp 554 juta/Anggota DPR.


   - Penerimaan nonbulanan banyak jenisnya, mulai dari penerimaan gaji ke-13
   setiap Juni Rp 16,4 juta dan dana penyerapan aspirasi setiap masa reses Rp
   31,5 juta, dengan 4 kali masa reses setiap tahun. Total: 142,4 juta
   pertahun.
   - Ada juga dana perjalanan dinas komisi, perjalanan dinas ke luar negeri,
   atau perjalanan dinas saat reses. Total keseluruhan dalam setahun sekitar Rp
   188 juta.
   - Sementara itu, penghasilan yang sifatnya sewaktu-waktu adalah insentif
   pembahasan rancangan undang-undang dan honor Melakukan uji kelayakan dan
   kepatutan yang besarnya Rp 5 juta per kegiatan. Dengan adanya kebijakan baru
   berupa uang insentif legislasi Rp 1 juta per-RUU, semakin menambah lagi
   pemasukan anggota DPR. Uang insentif legislasi yang dia terima Rp 39,7 juta


   1. *Penghapusan Utang Luar Negeri ; *Saat ini Pemerintah  mempunyai total
   utang luar negeri sebesar 1500 trilyun (yang tidak banyak manfaatnya buat
   rakyat), karena utang itu dipakai untuk membiayai/menambah modal
   pengusaha-pengusaha, dipakai untuk menggolkan UU yang anti rakyat, di
   korupsi oleh pejabat-pejabat atau Elit-Elit Politik. Utang juga dijadikan
   alat oleh lembaga dan negara pemberi utang untuk menjajah Indonesia.


   - Pada APBN tahun 2008 ini cicilan pembayaran utang plus bunganya
   mencapai Rp 151,2 triliun, dan bunga saja sekitar Rp 94 triliun.


   1. *Pajak progresif terhadap orang kaya;* model pembangunan selama ini
   membuat bertumpuknya kekayaan pada segelintir orang dan sialnya persentase
   pajak yang mereka bayarkan sama besarnya dengan persentase pajak orang
   miskin. Kekayaan yang mereka dapat, yang umumnya dari hasil menghisap tenaga
   kelas pekerja harus didistribusikan kembali kepada rakyat melalui penarikan
   pajak yang tinggi, tapi ini hanya bersifat sementara, karena perbedaan ini
   harus dihapuskan.


   1. *Mengambil Alih Industri Migas di Bawah Kontrol Rakyat*. Saat ini
   Industri Migas Indonesia, 90 % di kuasai oleh Modal Internasional, hanya 10
   % yang dikuasai oleh Pertamina, sehingga bangsa kita tidak bisa menikmati
   hasil minyaknya sendiri. Bila ladang-ladang minyak yang saat ini dikuasai
   oleh kaum modal internasional dapat kita ambil alih dan dioperasikan dibawah
   kontrol rakyat maka:


   - Pembagian hasil minyak yang selama ini lebih menguntungkan kaum modal,
   bahkan ada yang 100% dimiliki oleh kaum modal, dapat kita kuasai sepenuhnya
   untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.


   - Biaya cost recovery yang selama ini dibayarkan oleh pemerintah untuk
   keseluruhan proses produksi minyak kepada perusahaan minyak (sebenarnya,
   perusahaan minyak internasional tersebut tidak mengeluarkan modal sama
   sekali untuk produksinya) dapat kita hemat sesuai dengan biaya nyata yang
   akan kita keluarkan. Biaya cost recovery yang selama ini dikeluarkan
   mencapai 50% dari jatah minyak milik pemerintah atau setara dengan 4,8
   milyar dolar amerika pada tahun 2007.
   - Biaya calo minyak dapat dihapuskan, selama ini para calo minyak
   menikmati keuntungan sedikitnya Rp 3, 3 Trilyun/tahun. Para calo minyak
   tersebut semuanya berhubungan dengan para elit politik.
   - harga minyak dapat dinikmati dengan murah oleh rakyat, seperti yang
   saat ini dinimati oleh rakyat venezuela yaitu sekitar *Rp
350/liter, *sementara upah minimum rakyatnya sebesar RP 3,4
juta/bulan.

*APA YANG HARUS KITA LAKUKAN, UNTUK MENGGAGALKAN KENAIKAN HARGA BBM DAN
MENJALANKAN PROGRAM ALTERNATIF:*

   1. Terus melakukan aksi-aksi massa, di setiap tempat, dengan jumlah massa
   yang terus menerus di perbesar.
   2. Buat Ibu-Ibu dan Pedagang, lakukan aksi-aksi di kampung-kampung, ajak
   yang lain buat bergabung.
   3. Khusus buat supir-supir angkutan, lakukan pemogokan massal, di
   terminal-terminal
   4. Buat mahasiswa dan pelajar, satukan aksi-aksi massa dengan kekuatan
   rakyat di sekitar kampus, undang rakyat bergabung dalam aksi-aksi mahasiswa.
   5. Buat buruh pabrik, jangan ragu, lakukan aksi-aksi, lakukan
   pemogokan-pemogokan. Sebab kenaikan harga BBM sekarang, akan membuat banyak
   PHK massal, mempebanyak kerja kontrak dan outsourcing.
   6. Buat buruh/pekerja di BUMN, jangan ragu, ikutlah terlibat dalam
   aksi-aksi menolak kenaikan harga BBM, sebab penjajahan modal sedang
   berjalan, dan tidak ada kekuatan politik elit yang berani.
   7. Buat yang tidak bisa melakukan aksi, kibarkan berdera setengah tiang
   sebagai tanda menolak kenaikan harga BBM di rumah masing-masing.
   8. Agar kekuatan rakyat lebih kuat, bangun posko-posko penolakan kenaikan
   harga BBM di tiap RT masing-masing, sekretariat organisasi, dan diwilayah
   kerja kita
   9. Untuk semua rakyat, siapkan diri untuk melakukan aksi massa dan
   pemogokan nasional, dan bersama-sama mengepung dan menduduki Pusat-Pusat
   Kekuasaan Elit yang Anti Rakyat.
   10. Membangun Persatuan-Persatuan Rakyat dari Nasonal hingga
   kampung-kampung, siapkan diri untuk membentuk Pemerintahan Rakyat (Dewan
   Rakyat), Pemerintahan Baru Yang Berasal Dari Kekuatan Rakyat Untuk
   Menghadapi Penjajahan modal Dan Antek-Anteknya.

*
*

*FRONT PEMBEBASAN NASIONAL : *
ALIANSI BURUH MENGUGAT, SERIKAT MAHASISWA INDONESIA, PERHIMPUNAN RAKYAT
PEKERJA, PERSATUAN POLITIK RAKYAT MISKIN, WAHANA LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA,
FBTN, PEREMPUAN MAHARDIKA, KPA, SERIKAT PENGAMEN INDONESIA, IGJ, LBH
JAKARTA, JGM, KORBAN, ARM, PRAXIS, IKOHI, FKML, KPSNI, GMNI UKI, SPRP, KBRD,
BEM UNINDRA,  JK-LPK, KONTRAS, VHR, ELSAM, JKB, PBHI, LPBH FAS, SPEED,
SIEKAP, SP-PLN, SP-ANGKASA PURA, SP-PJB, SP3, PERGERAKAN, RUMAH KIRI,
KALYANAMITRA, FAK.SASTRA UKI,KOMUNITAS MAHASISWA UNTAG JKT, BEM UNIAT JKT,
BURUH PUTRI INDONESIA, SOLIDARITAS PEREMPUAN, SEPETAK,  KAPCI, SNT JKT, APK
JKT, SPKAJ

-- 
*FRONT PEMBEBASAN NASIONAL (FPN)*
Email: [EMAIL PROTECTED]
Sekber: Jl. Pori Raya No. 06 Rt 009/Rw 010, Pisangan Timur, Jakarta Timur
Tlp/Fax: 021-4757881


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke