02/06/08 18:43

Ansor Siap Bubarkan FPI


Jakarta (ANTARA News) - Gerakan Pemuda Ansor, sayap pemuda Nahdlatul 
Ulama (NU), siap membubarkan paksa Front Pembela Islam (FPI) jika 
pemerintah enggan membubarkan organisasi pimpinan Habib Rizieq Shihab 
itu.

"Kalau pemerintah tidak tegas maka GP Ansor bersama elemen lain akan 
merencanakan langkah pembubaran paksa FPI," kata Sekjen GP Ansor 
Abdul Malik Haramain di Jakarta, Senin.

Malik mengemukakan hal itu terkait aksi massa FPI yang menyerang dan 
melukai anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan 
Berkeyakinan (AKKBB) yang tengah memperingati hari kelahiran 
Pancasila, Minggu (1/6).

Di antara yang menjadi korban kekerasan tersebut adalah KH Maman 
Imanulhaq Faqih, pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka.

Menurut Malik, tindakan FPI tersebut merupakan bentuk arogansi 
kelompok yang jelas-jelas melanggar konstitusi dan harus dilawan.

"Pelaku kekerasan, FPI, harus dibubarkan karena telah berperilaku 
barbar di negara demokratis," tandasnya.

Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), sayap pemuda Partai 
Kebangkitan Bangsa (PKB), menyatakan tindakan FPI tidak dapat 
ditolerir lagi.

"Tindakan anarkis FPI mengancam kehidupan berbangsa di negeri ini," 
kata Sekjen DKN Garda Bangsa MN Purnamasidi.

Dikatakannya, banyak fakta yang menunjukkan FPI sering melakukan 
pelanggaran hukum dan main hakim sendiri terhadap warga masyarakat 
yang tidak sepaham dengan mereka. Artinya, FPI tidak bisa hidup 
berdampingan dengan damai dengan warga masyarakat yang berbeda 
pandangan.

Garda Bangsa menyatakan akan mencari sendiri pelaku penganiayaan 
terhadap anggota AKKBB yang di dalamnya termasuk Kiai Maman yang juga 
anggota Dewan Syura PKB jika polisi enggan menangkap mereka. (*)

COPYRIGHT © 2008



Kirim email ke