Seperti kagak tau aja bang. Itulah kalau tujuannya semata-mata hanya carmuk (cari muka). Biar kelihatan kalau ormas mereka punya gawean soksial. Padahal ladang kegiatan sosial adanya di sekitar mereka juga. Tuh ... bantuin korban lumpur lapindo kalau punya kesaktian kanuragan. Hihihi ...
Abis mereka sendiri juga bingung, di rumahnya (parpol induknya) ada dua bapak. Mumpung ada 'garapan' baru ikut2anlah mereka membonceng popularitas. Soal kelakuan (tabiat) sih kagak lebih baik dari FPI. Mana ngefitnah orang main cekik segala lagi. Ya amplop. DO --- In [email protected], iwan hermawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kenapa sejak kasus monas, semua ormas dari semua elemen berdoyong2 melakukan suiping,,?kenpa sebelumnya mereka tidak berani melakukan itu,kalo memang tidak suka sama FPI..?apakah mereka ingin cari popularitas saja.?Menurut saya mereka semua salah kaprah..? dgn kasus monas itu dan media masa juga terlalu berat sebelah,dgn menonjolkan berita pemukukan saja tanpa mau mencari tau sumber dan sebab kenapa FPI menyerang?.Sudah jelas awalnya juga FPI mendemo kenaikan BBM.Gak mungkin FPI menyerang tanpa sebab.FPI selama ini sudah bersabar menunggu keputusan pemerintah mengenai ahmadiah.Harusnya ormas2 itu tidak melakukan suiping pembubaran FPI,itu sama saja anarkisnya.Mereka tidak mengerti kalo sedang di adudomba kali yaaa.Seharusnya mereka ikut mendukung menyuarakan pembubaran ahmadiah karna sudah menodai agama mereka(islam).herannnnn dech > > wasalam > Iwan

