Di tahun-tahun 1945-1949 ada sebutan pop di kalangan akar-rumput di Jateng dan 
Jatim: "tukang catut nganggo beenkap" (pencatut bersepatu laars) yang memimpin 
barisan tentara atau lasykar (biasanya ber-rambut gondrong dan berjambang lebat 
dengan berseragam hijau-khaki yang disetrika rapi dengan menggunakan tajin (air 
nasi) agar lipatan cerobong kaki tidak rusak. 

Pada tahun 1965 para "tukang catut nganggo beenkap" ini merebut kekuasaan 
negara RI dari tangan para orator-demagog politik dan menggadaikan negara RI 
kepada pemodal global asing dan lokal yang menguras kekayaan tanah air 
Indonesia. Rakyat Muslimin yang memberi makan mereka dan memberi tempat 
menginap sewaktu "bergerilya" memperoleh pembalasaan jasa: dibunuhi dan 
di-Buru-kan, di-Nusakambang-kan di-Plantung-kan tanpa proses dengan label 
"Komunis" yang menurut istilah Kejawen menjadi "tumbal" agar kekuasaan negara 
yang telah di tangan tidak lepas atau direbut orang lain.

Apabila dewasa ini si (ter)kaya ditampilkan sebagai dermawan oleh pemerintah RI 
adalah sudah menjadi jamaknya. Menurut firman Qurani: Kemenangan adalah bagi 
yang bersabar dan bertawakal hanya kepada Allah swt. 

Hu Allahu a'lam, 

 
  ----- Original Message ----- 
  From: IrwanK 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, June 11, 2008 5:31 AM
  Subject: [ppiindia] ScienceDaily: Drilling, Not Earthquake, Caused Java Mud 
Volcano, Report Confirms


  Dengan keputusan yang ada saat ini, bencana terkait operasional Lapindo
  di Sidoarjo, Porong, harus ditanggung APBN.. kita" ini sebagai rakyat
  Indonesia
  harus menanggung.. termasuk mereka, para korban Lumpur Lapindo..
  yang kehilangan bangunan tempat tinggal, barang", lahan, tempat bekerja,
  kenangan masa kecil.. dan kehidupan mereka..

  Sementara si (ter)kaya ditampilkan (seolah") sebagai dermawan.. yang telah
  memberi 'bantuan' selama 2 tahun.. kiamat sudah dekat, kata Bang Deddy
  Mizwar
  dalam salah satu filmnya.. banyak yang sudah dibolak-balik.. :-(

  CMIIW..

  Wassalam,

  Irwan.K

  ---------- Forwarded message ----------
  From: Rudy Thehamihardja <[EMAIL PROTECTED]>
  Date: Tue, Jun 10, 2008 at 5:21 PM
  Subject: ScienceDaily: Drilling, Not Earthquake, Caused Java Mud Volcano,
  Report Confirms

  menarik

  Rudy Th

  Drilling, Not Earthquake, Caused Java Mud Volcano, Report Confirms
  http://www.sciencedaily.com/releases/2008/06/080609093238.htm

  A two-year-old mud volcano which is still spewing huge volumes of mud, has
  displaced more than 30,000 people and caused millions of dollars worth of
  damage was caused by the drilling of a gas exploration well, an
  international team of scientists has concluded.

  * Note: the sender's email address has not been verified.

  ------------------------------------

  =====================================================
  Pojok Milis Forum Pembaca KOMPAS :

  1.Milis FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
  2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
  3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
  4.Moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED]
  5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED]

  KOMPAS LINTAS GENERASI
  =====================================================
  Yahoo! Groups Links

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------



  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG. 
  Version: 8.0.100 / Virus Database: 270.2.0/1494 - Release Date: 10-6-2008 7:22


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke