http://www.antara.co.id/arc/2008/6/18/global-bond-indonesia-oversubcribe/
Global Bond Indonesia Oversubcribe
Jakarta (ANTARA News) - Global bond (obligasi internasioanl) yang ditawarkan
pemerintah Indonesia mengalami oversubcribe (permintaan melebihi jumlah yang
ditawarkan) sehingga pemerintah harus menjual lebih banyak dari target
indikatif.
Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, Rahmat Waluyanto, melalui pesan singkatnya
kepada wartawan di Jakarta, Rabu, menyebutkan, penerbitan global bond Juni 2008
mencapai 2,2 miliar dolar AS, sedangkan target indikatifnya hanya 1,5 miliar
dolar AS.
Global bond 2,2 miliar dolar AS itu terdiri atas tiga jenis yaitu Indo 14
(reopening), Indo 18, dan Indo 38. Penawaran kali ini merupakan penawaran
terbesar untuk transaksi tunggal. Penawaran yang masuk dari calon investor
mencapai enam miliar dolar AS.
Penetapan harga ("pricing") sudah dilakukan di New York pada 17 Juni 2008 waktu
setempat.
"Permintaan pembelian sebesar 6 miliar dolar AS merupakan book-order terbesar
selama ini dalam penawaran global bond Indonesia," katanya.
Rahmat menjelaskan, Indo 14 berjumlah 300 juta dolar AS dengan yield 6,694
persen, Indo 18 sebesar 900 juta dolar AS dengan yield 7,278 persen, dan Indo
38 sebesar 1 miliar dolar AS dengan yield 8,154 persen.
Dari roadshow delegasi Indonesia (pejabat Depkeu dan BI bersama Joint Lead
Managers-Deutsche Bank-Credit Suisse-Lehman Brothers) ke beberapa kota di
dunia, global bond Indonesia mendapatkan sambutan sangat besar dari investor.
Mereka menilai Indonesia memiliki catatan kredit yang baik, fundamental ekonomi
yang menguat, dan mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari pelaku pasar
internasional, meskipun dalam keadaan sulit.
(*)
[Non-text portions of this message have been removed]