Astaghfirullaha al-'dziim, La haula wa lakuwwata illa biillahi al-'aliyyu 
al-'adziim
La Illahailallohu wahdahu la syarikallah lahu al-mulku wa lahu al-hamdu 
huwa'alaa kulli syaiin 'alim

Inna lillahi wa ina ilaihi rooji'uun.


 
  ----- Original Message ----- 
  From: Muhammad Hanafi 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, June 20, 2008 4:33 PM
  Subject: [ppiindia] Berita Duka


  Innalillahi wa inna ilaihi roji’un
  Telah berpulang ke Rahmatullah, setelah koma 1 bulan kawan Maftuh Fauzi 
(FADER) mahasiswa angkatan 2003 ABA UNAS. Korban represifitas aparat dan 
kekerasan Negara terhadap demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM di UNAS.
  Semoga amal ibadahnya diterima di Sisi Nya dan keluarga serta sanak saudara 
yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Amin3x.
  Kami dari Kawan-kawan SKMR (Solidaritas Kaum Muda untuk Rakyat) ikut berduka 
cita atas meninggalnya kawan Maftuh Fauzi. Dengan kepergian kawan kita ini akan 
menjadi sebuah pelecut semangat kami untuk terus mengobarkan perjuangan 
pembebasan rakyat. Karena tindakan represifitas aparat tidak akan pernah mampu 
melumpuhkan gelora perlawanan rakyat. HIdup RaKyat!!!


  Pernyataan Sikap SKMR Terhadap kenaikan Harga BBM
  Tanggal 23 mei 2008 Pemerintahan SBY-JK merealisasikan “kebijakan” menaikkan 
harga BBM sebesar 28%. “ Kebijakan” ini telah mengakibatkan efek domino yang 
sungguh luar biasa bagi kehidupan rakyat diseluruh Indonesia, terutama bagi 
masyarakat tingkat ekonomi menengah ke bawah. Ketika harga BBM naik, bisa 
dipastikan harga-harga di sektor lain juga akan naik. Kenaikan harga yang tidak 
terkendali ini membuat kegelisahan yang mendalam pada sebagian besar rakyat 
Indonesia yang khawatir tidak lagii mampu mempertahankan keberlangsungan 
hidupnya. Di saat ekonomi semakin terpuruk, daya beli merosot tajam, 
meningkatnya anak putus sekolah dan pemutusan hubungan kerja sebagai dampak 
kenaikan harga BBM, akan memperpanjang episode penderitaan rakyat.
  Dampak kenaikan harga BBM ini tidak terkecuali juga berimbas pada sektor 
pendidikan. Ditengah perjuangan rakyat untuk memperoleh akses pendidikan yang 
semakin mahal saja, sekarang mereka makin ditambahi beban lagi untuk memikirkan 
beratnya penghidupan sehari-hari terkait dengan meningkatnya makin melambungnya 
harga-harga kebutuhan bahan pokok. Rakyat berada dalam simalakama, antara 
memilih pendidikan atau penghidupanya. BKM ( Bantuan Khusus Mahasiswa) yang 
selama ini digembor-gemborkan pemerintah sebagai solusi akan kesenjangan akses 
pendidikan, hanya manipulasi belaka. Kebutuhan pendidikan Indonesia hari ini 
bukanlah BKM melainkan pendidikan yang muruh atau bahkan kalau bisa gratis bagi 
seluruh lapisan masyarakat. 
  Memang watak elit pemerintahan kita hari ini lebih takut pada tuan WTO, World 
Bank dan IMF (sahamnya dikuasai oleh perusahaan-perasahaan multinasional) 
daripada rakyatnya sendiri. Ketika mereka diperintah untuk menyesuaikan harga 
BBM dengan standar internasional mereka menurut saja walaupun itu akan 
menimbulkan kesengsaraan pada rakyatnya. Padahal kalau pemerintah negeri ini 
mau berani mengambil langkah, kebijakan kenaikan BBM atau mahalnya biaya 
pendidikan tidak akan terjadi. Salah satunya yaitu dengan melakukam 
nasionalisasi sector tambang Indonesia. Nasionalisasi ladang-ladang tambang 
yang selama ini dikuasai perusahaan asing merupakan langkah menuju kemandirian 
bangsa lepas dari jebakan penjajahan asing. Setelah itu hasilnya dapat 
digunakan untuk miningkatkan kesejahteraan rakyat termasuk dalam hal ini sector 
pendidikan
  Pemerintah konsisten, yakni nekan rakyat dan menjual kekayaan negara. Mereka 
leluasa berbuat, presiden dan wapres merasa tidak bisa diturunkan karena 
dipilih langsung oleh rakyat, dan DPR diam. Teori check dan balances hanyalah 
omong kosong. 
  Di sisa-sisa masa pemerintahannya, SBY-JK bukannya berupaya kongkrit untuk 
memenuhi janji-janjinya menyejahterakan rakyat, malahan masing-masing sibuk 
tebar pesona menggalang dukungan untuk bisa berkuasa lagi melalui pemilu 2009. 
Kunjungan-kunjungan ke daerah dengan alasan silaturahim, menunjukkan ketatnya 
persaingan para pejabat untuk mendongkrak popularitas, meraih dukungan dan 
menggalang kekuatan untuk kepentingan pemilu 2009. 
  Sudah dapat dibayangkan bahwa rezim SBY-JK tidak akan mampu dan dengan 
demikian tidak akan begitu peduli dengan perbaikan ekonomi rakyat. Retorika 
SBY-JK bahwa akan melaksanakan kebijakan pro-rakyat, fokusnya sudah terpecah 
dengan semakin dekatnya pemilu. Segala sumber daya akan dimobilisasi dengan 
berbagai cara oleh para elite politik untuk biaya kampanye pemenangan pemilu, 
baik pemilu legislatif maupun pilpres. 
  Sementara itu kebijakan-kebijakan ekonomi rezim SBY-JK yang berorientasi pada 
pasar dunia serta ketergantungan akan investasi asing, semakin mengokohkan 
cengkeraman neoliberalisme di Indonesia . Pada hakekatnya rezim SBY-JK adalah 
wakil terpusat dari kekuatan pemodal besar (Kapitalis) yang akan selalu 
menjarah habis-habisan seluruh potensi sumber daya Alam, ekonomi dan manusia di 
nageri ini.
  Oleh karenanya, kami dari Solidaritas Kaum Muda untuk Rakyat (SKMR) mengajak 
kepada seluruh kawan-kawan mahasiswa,buruh, petani, nelayan, pemuda, rakyat 
miskin kota dan seluruh elemen rakyat untuk bergabung, bergandengan tangan, 
menyatukan tekad dan langkah dalam menuntut pemerintah: 

  PENDIDIKAN MURAH UNTUK RAKYAT ( Bahwa pendidikan adalah hak segala warga 
Negara. Pemerintah berkewajiban menyelenggarakan pendidikan secara merata dan 
mudah di akses oleh segenap lapisan masyarakat. 
  TURUNKAN HARGA BBM ( Bahwa kenaikan harga BBM secara nyata makin 
menyengsarakan kehidupan elemen rakyat mulai Buruh, Petani, Nelayan, Mahasiswa 
maupun kaum miskin kota. Selain itu kebijakan tersebut merupakan perwujudan 
watak pemerintah yang lebih berpihak kepada pemodal asing daripada rakyatnya 
sendiri)
  HENTIKAN REPRESIFITAS APARAT TERHADAP AKSI-AKSI MAHASISWA ( Bahwa tindakan 
aparat selama ini dalam menangani aksi demonstrasi mahasiswa lebih 
mengedepankan tindakan kekerasan. Hal itu semakin menyakinkan kita bahwa 
pemerintah negara hari ini adalah pemerintahan fasis dan aparat negeri ini tak 
ubahnya anjing penjaga modal asing) 
  ADILI APARAT PELAKU PENYERANGAN TERHADAP AKSI MAHASISWA UNAS (Yang telah 
mengakibatkan timbulnya korban jiwa dengan meninggalnya Maftuh Fauzi)
  MELARANG APARAT TNI/POLRI/BIN MASUK KAMPUS

  Kobarkan Api Semangat Juang Pembebasan Rakyat
  Bangun Jiwa Solidaritas Perlawanan Rakyat
  Kaum Muda Bersatu untuk Masa Depan Mulia



  ---------------------------------
  Dapatkan nama yang Anda sukai! 
  Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------



  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG. 
  Version: 8.0.100 / Virus Database: 270.4.1/1512 - Release Date: 21-6-2008 9:27


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke