sane tuju aje dah bang, kekerasan emang musti dihindari tp kadang2 kite kaga bs ngeles bang, namenye musuh kaga dicari nongol sndiri hehe ga usah teralu didramatisir lah kekerasan monas, kaya' telenovela aje, lagian kaga ada asep kalo kaga ada api. Apinye siape tuh? kasih nasehatnya buat yg bela orang sesat , pegimane nih?
----- Original Message ---- From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, June 25, 2008 6:59:05 PM Subject: [ppiindia] Bela FPI Lawan Kemungkaran! (lharus hindari cara kekerasan) Wah ada yang panas nih dengan insiden monas. Tenang mang. hehehe saya juga sudah baca blogspot fpi petamburan. isinya lucu, saya sih senyum-senyum. Banyak kontent yang menurut saya kurang mengakar dan mendalam. Tapi ya itulah demokrasi...saya menghargai perbedaan dan tak perlu memerangi perbedaan serta menghajar orang yang berbeda pandangan dengan pentungan, tongkat atau pukulan. Silahkan saja Anda giat melakukan kampanye anti kemungkaran, anti kemaksiatan tapi jangan dengan kekerasan dan bersinggungan dengan hal-hal yang melawan hukum. Lebih baik FPI ubah platform melawan kemungkarannya dengan cara damai dan simpatis. Tolong juga kalau lagi arak-arakkan di jalanan, jangan gedor-gedor mobil orang untuk minggir dan bawa panji-panji dari bambu yang bisa mencelakakan pengendara motor atau mobil lain. Coba kalau bambu itu tiba-tiba dipegang melintang kena orang yang naik motor, akibatnya fatal kan? Dan untuk menunjukkan bahwa orang Islam juga tertib lalu lintas, 'seharusnya' (memang wajib bukan lebih baik) anggota FPI yang naik motor pakai helm. Soalnya yang orang Islam itu kan bukan anggota FPI saja. FPI atau siapapun yang mengaku sebagai orang Islam yang menggunakan fasilitas jalan dengan membawa simbol-simbol agama harusnya tertib lalu lintas. Menurut hemat saya, kopiah atau sorban itu sangat tipis peluangnya menyelamatkan kepala ketika kepala mencium aspal... <font color="#2d2d2d" face="comic sans ms" style="BACKGROUND-COLOR:#ff409f;">Eka Zulkarnain</font> ----- Original Message ---- From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, June 24, 2008 1:46:28 PM Subject: [ppiindia] Bela FPI Lawan Kemungkaran! Bela FPI Lawan Kemungkaran! Kamis 05 Jun, 05:24 PM FPI Update (armnews) - Saat ini, sebagian kaum muslimin mungkin mengalami kebingungan terkait peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 di Monas. Apakah mereka harus membela Front Pembela Islam (FPI), atau membela Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB)? Selintas, jika hanya melihat tayangan-tayangan media elektronik maupun cetak, maka opini kaum muslimin tergiring untuk ikut mencerca dan meminta pembubaran FPI dan simpati kepada AKK-BB. Padahal, kalau mau berfikir sejenak, merenung, menimbang dan membandingkan, lalu kembali ke standar nilai hakiki, yakni Al-Quran dan As Sunnah, maka persoalannya akan menjadi berbeda. Bagaimanakah sikap kaum muslimin seharusnya? Siapa FPI Siapa AKK-BB? Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan ini tetap relevan sebelum kita membahas lebih jauh peristiwa provokasi 1 Juni 2008. Siapakah sebenarnya FPI, dan juga AKK-BB? Apa visi dan misi mereka? Dalam situs FPI: http://fpipetamburan.blogspot.com dijelaskan tentang visi misi FPI, yakni: Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam, serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik & hukum yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam. (Habib Rizieq, Ketua Umum FRONT PEMBELA ISLAM, 2007). Sebuah tujuan yang mulia dan sesuai dengan tuntunan syariat agar adanya kelompok yang selalu menyeru kepada kebaikan (Islam) dan beramar maruf nahi munkar. Allah swt. berfirman, Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Ali Imran: 104) Dalam kiprahnya, FPI konsisten untuk ber-amar maruf nahi munkar, meski kadang sebagian umat Islam kurang setuju dengan cara amar maruf nahi munkar FPI yang lebih banyak menggunakan tangan. Dalam Islam etika amar maruh nahi munkar sendiri memang bertingkat. Abu Said al Khudri r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda: Siapa saja yang melihat kemungkaran dia harus mengubahnya dengan tangan, jika dia tidak bisa kemudian dengan lidahnya, dan jika dia tidak bisa maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya Imaan. Lalu, apakah AKK-BB adalah sebuah kemungkaran sehingga FPI bermaksud untuk mengubahnya? Dalam situs AKK-BB: http://akkbb.wordpress.com dijelaskan bahwa Aliansi ini dibentuk oleh beberapa lembaga yang concern terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan, untuk melakukan kampanye anti kekerasan atas nama agama, dan melakukan advokasi terhadap kelompok-kelompok yang ditindas atas nama perbedaan keyakinan dan agama. Dari penjelasan tersebut, maka siapapun bisa mencium kuatnya aroma pluralisme (menyamakan dan membenarkan semua agama) dan liberalisme (kebebasan berprilaku) pada AKK-BB ini. Bahkan, kalau ditelusuri lebih mendalam lagi, maka terlihat jelas bahwa keberadaan AKK-BB hanya untuk mendukung Ahmadiyyah, yang telah dinyatakan sesat dan menyesatkan oleh MUI. Dengan begitu, AKK-BB adalah kemungkaran atau menyuarakan dan memperjuangkan kemungkaran! Karena secara tegas Allah SWT melarang kaum muslimin untuk meyakini dan membenarkan keyakinan (agama, ideologi, faham) lain selain Islam; Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi. (Ali Imran: 85) Bahkan apabila diperhatikan secara seksama perjalanan historis dan ideologi kelompok sesat dan menyesatkan Ahmadiyah dengan AKK-BB, kita akan menemukan benang merah antara keduanya, yakni permusuhan terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin. Ini juga jelas sebuah kemungkaran yang besar! Secara jelas hal di atas bertentangan dengan perintah Allah SWT dalam Al-Quran, sebagaimana firman-Nya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Al Ma-idah: 51) Kelompok-kelompok yang bergabung dalam AKK-BB bisa menunjukkan siapa sebenarnya AKK-BB dan apa visi misinya. Ada 67 kelompok yang bergabung dalam aliansi AKK-BB, yaitu : 1. Indonesian Conference on Religion and Peace 2.. National Integration Movement 3. The Wahid Institute 4. Kontras 5. LBH Jakarta 6. Jaringan Islam Kampus (JaRiK) 7.. Jaringan Islam Liberal 8. Lembaga Studi Agama dan Filsafat 9. Generasi Muda Antar Iman 10. Crisis Center Gereja Kristen Indonesia 11. Institut DIAN/Interfidei 12. Masyarakat Dialog Antar Agama 13. Komunitas Jatimulya 14. eLSAM 15. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) 16. Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika 17. Lembaga Kajian Agama dan Jender 18. Pusaka Padang 19. Yayasan Tunas Muda Indonesia 20. Konferensi Waligereja Indonesia 21. Komunitas Utan Kayu 22. Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (GANDI) 23. Persekutuan Gereja-gereja Indonesia 24. Forum Mahasiswa Ciputat 25. Jemaat Ahmadiyah Indonesia 26. Gerakan Ahmadiyah Indonesia 27. Tim Pembela Kebebasan Beragama 28. El_Ai_Em Ambon 29. Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta 30. Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali 31. Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) 32. Dinamika Edukasi Dasar (DED) Jogjakarta 33. Forum Persaudaraan Antar-Umat Beriman Jogjakarta 34. Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Surakarta 35. SHEEP Indonesia Jogjakarta 36. Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya 37. Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya 38. LSM Adriani Poso 39. PRKP Poso 40. Komunitas Gereja Damai 41. Komunitas Gereja Sukapura 42. GAKTANA 43. Wahana Kebangsaan 44. Yayasan Tifa 45. Komunitas Penghayat 46. Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia NTB, 47. Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok 48. Forum Komunikasi Lintas Iman Gorontalo 49. Crisis Center SAG Manado 50. LK3 Banjarmasin 51. Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulawesi Selatan Makassar 52. Jaringan Antar-iman se-Sulawesi, 53. Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG KALSEL) Banjarmasin 54. PERCIK Salatiga 55. Sumatera Cultural Institut Medan 56. Muslim Institut Medan 57. PUSHAM UII Jogjakarta 58.. Swabine Yasmine Flores-Ende 59. Komunitas Peradaban Aceh 60.. Yayasan Jurnal Perempuan 61. AJI Damai Yogyakarta 62. LBH Padang 63. Lensa NTB 64. PP Fatayat NU 65. Kapal Perempuan 66. AKUR Bandung 67. AKUR NTB Kaum muslimin bisa melihat bahwa dari ke 67 kelompok yang menjadi komponen AKK-BB tersebut terdapat nama Jemaat dan Gerakan Ahmadiyyah Indonesia di urutan ke 25 dan 26 yang jelas-jelas sesat dan menyesatkan. (Baca juga artikel Mengapa Ahmadiyyah Sesat dan Menyesatkan? di situs: www.arrahmah.com ). Herannya, tuntutan kaum muslimin agar Ahamdiyyah dibubarkan malah belum juga terealisir hingga saat ini. Kelompok-kelompok aliansi di AKK-BB lebih dikenal di kalangan masyarakat sebagai LSM yang biasanya menerima dana asing yang nota bene adalah musuh kaum muslimin. Di urutan ke 7 misalnya, terdapat nama Jaringan Islam Liberal atau JIL. Ulil Absar Abdallah, koordinator JIL yang saat ini mukim di Inggris secara terang-terangan mengatakan bahwa dia memang mendapatkan suntikan dana sebesar Rp. 1,4 miliar dari The Asia Foundation, kalangan Yahudi Amerika, dan CIA. Lalu ada juga Goenawan Muhammad, jurnalis Tempo (yang hariannya memfitnah Ketua Laskar Umat Islam, Munarman), penggagas JIL dan juga aktivis Komunitas Utan Kayu (di urutan ke 21) telah lama diketahui sepak terjangnya sebagai seorang pluralis liberalis dan anti penegakan syariat Islam. Goenawan Muhammad yang ikut hadir dalam peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 dan gencar mengadakan konferensi pers membela AKK-BB sering mendapatkan sponsor dari kalangan yahudi Israel. Tel Aviv University (TAU) memberikan penghargaan Dan David Prize kepada Goenawan Mohammad (GM). Dia juga menerima hadiah uang senilai $ 250.000 AS (sekitar Rp. 2,3 milyar). Pemberian penghargaan dan hadiah uang itu didasarkan kepada aktivitas Goenawan Mohammad selama 30 tahun terakhir yang memperjuangkan kebebasan pers dan jurnalisme yang independen di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penghargaan ini mengambil nama seorang pengusaha Yahudi yaitu Dan David. Penyelenggaraannya dilakukan oleh TAU secara rutin tiap tahun di Tel Aviv. Selain popular di dunia pers, GM juga sukses menggerakkan proses sekularisasi di Indonesia. GM dianggap berperan besar membesarkan Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid, sebagai lokomotif liberalisasi Islam di Indonesia. Selain itu, ada Musdah Mulia, seorang aktivis feminis liberal, yang jelas-jelas mewakili banyak komunitas aksi kesetaraan jender. Baru-baru ini, profesor UIN ini bahkan memperbolehkan perkawinan sejenis. Lagi-lagi pihak asing Barat adalah pemasok dana bagi lembaga-lembaga perusak aqidah umat Islam ini, termasuk kepada Musdah Mulia. The Asia Foundation (TAF), sebuah LSM internasional dikenal sebagai pemasok dana bagi lembaga-lembaga dan pendukung-pendukung Islam liberal dan pelbagai macam LSM asing pernah memberikan dana kepada Tim Pengarusutamaan Gender (TPG) Pimpinan Musdah Mulia, yang secara terang-terangan mengucapkan terima kasih kepada TAF pada kata pengantar Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam (CLD KHI). Salah seorang pejabat Departemen Agama yang tidak mau disebutkan namanya menyatakan, untuk menggolkan CLD KHI (undang-undang anti syariat Islam), TAF mengucurkan dana sebanyak enam miliar rupiah. Sedikit kajian terhadap kelompok-kelompok dan para pemimpin aliansi AKK-BB di atas cukup untuk mengetahui hakikat dari keberadaan aliansi ini. Bukan sebuah kebetulan tentunya jika banyak tokoh-tokoh AKK-BB merupakan orang-orang yang merekalan dirinya menjadi pelayan kepentingan zionisme yahudi, termasuk Abdurrahman Wahid yang juga baru saja pulang dari Israel dan mendapatkan penghargaan dari para zionis (The Wahid Institute menempati posisi nomer 3 dalam aliansi AKK-BB, dan juga Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) di urutan pertama) Mereka ini memang bergerak dengan mengusung wacana demokrasi, HAM, anti kekerasan, pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu yang absurd sesungguhnya karena donatur utama mereka, Amerika, terang-terangan menginjak-injak prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia seperti di Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya. Tidak aneh juga kalau kemudian mereka mati-matian mendukung dan membela Ahmadiyyah yang sesat dan menyesatkan. Bahkan peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 semakin diprovokasi oleh media-media cetak maupun elektronik yang mendukung pluralisme dan liberalisme dan anti penegakan syariat di negeri ini. Maka bermunculan ancaman-ancaman dan tuntutan untuk membubarkan FPI. Padahal jelas, dengan sedikit berfikir, mengkaji, dan merenung untuk segera kembali ke tuntunan Al-Quran dan As Sunnah, maka umat Islam akan tahu siapa yang sebenarnya harus dibela dan siapa yang harus dilawan. FPI, bagaimana pun adanya, jelas menyuarakan amar maruf nahi munkar. Dengan demikian harus dibela! Sementara itu, AKK-BB adalah kumpulan kelompok liberal sekuler, bahkan tidak sedikit yang menjadi kaki-tangan yahudi zionis Israel, maka jelas itu adalah sebuah kemungkaran yang harus dilawan! Allah swt. berfirman: Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (Ali Imran: 28) Juga firman-Nya : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah rela (redha) kepada kamu hingga kamu mengikuti agama (millah) mereka." (Al Baqarah: 120) Wallahualam bis Showab! [fachry/arrahmah.com] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

