horeee! hajar mas DIMASukin jgn mau kalah, ayo bang asih jgn kebanyakan ngasih, sikat aje nonton ah, ade yg bonyok lg ga ni, kaya MUMI monas tempo hari
----- Original Message ---- From: asih prasetya <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, June 27, 2008 10:25:04 AM Subject: RE: [ppiindia] Re: Jika polisi, membawa keluarganya yang Ahmadiyah Saya salah tulis dimana ya? Koq malah dibalas dengan emosional begini yah? Begini lho masdimas.. Maksud saya fokusnya jangan dialihkan ke masalah identitas polisi itu Ahmadiyah atau bukan. Saya cuma mengajak milister untuk melihat kejadiannya, bahwa dia mengacungkan pistol setelah diserang sama FPI. Jadi tidak benar klaim para pembela FPI, bahwa FPI itu menyerang karena terprovokasi oleh suara tembakan. Lha, pistolnya saja TIDAK PERNAH DITEMBAKKAN dan baru diacungkan setelah diserang koq. Intinya, FPI tetap sudah melakukan kekerasan dan karena itu harus ditindak secara hukum. -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] s.com [mailto:[EMAIL PROTECTED] s.com] On Behalf Of masdimas62 Sent: 26 Juni 2008 22:06 To: [EMAIL PROTECTED] s.com Subject: [ppiindia] Re: Jika polisi, membawa keluarganya yang Ahmadiyah (Ralat) --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "masdimas62" <masdimas62@ ...> wrote: > > Salam, > > Memangnya kenapa dengan Ahmadiyah? Baru kena SKB saja sudah > didiskrimiasi, kehilangan hak membela diri. Sungguh biadab. > Seorang polisi, sedang bertugas maupun tidak, terpanggil untuk > memberikan perlindungan kepada masyarakat. Menenangkan kerusuhan. > Terlebih-lebih untuk keluarga sendiri. Apa kata keluarga, kalau ada > yang celaka saat sedang pergi dengan anggota polisi. > "Mosok polisi nggak bisa melindungi?" Nah, kan. Salah lagi. > Hal yang sama berlaku untuk wartawan, sedang dalam tugas atau tidak, > bila ada kejadian, secara otomatis wartawan harus melakukan > koordinasi dengan redaktur piket. Syukur-syukur ikut meliput. > Setidaknya ini yang berlaku di media saya. > Polisi terikat kontrak untuk menjaga ketertiban hukum sipil di > masyarakat. Sedang dinas maupun tidak. Sama dengan tentara yang siap > siap setiap waktu membela negara DARI SERANGAN negara asing. > Lihat saja film "Die Hard". Memangnya Bruce Willis sedang dalam > tugas, ketika menghajar teroris yang merampok dan menyandera > isterinya ? > Nggak nyambung?! Sama... > > Wassalam, > > > Dimas. > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "asih prasetya" <asih.prasetya@ > > wrote: > > > > Masalahnya bukan dia Ahmadiyah atau bukan.. > > > > Tapi bahwa dia mengacungkan pistol setelah diserang FPI > > Bukan sebagai tindakan provokasi seperti yang dituduhkan selama ini > > > > [Non-text portions of this message have been removed]

