http://www.tniad.mil.id/news.php?id=3256
DANREM 022/PT : BELA NEGARA BUKAN KEWAJIBAN TNI SEMATA

Bela negara bukan kewajiban TNI semata, melainkan tanggung jawab seluruh 
komponen bangsa. Tanggung jawab pembelaan itu sangat membutuhkan pendukung yang 
tepat dan akurat, hingga TNI Angkatan Darat senantiasa dapat mengantisipasi 
setiap perkembangan situasi yang terjadi, dan berupaya untuk mengatasi setiap 
usaha yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan. Hal itu dikatakan Danrem 
022/PT Kolonel Arm Agus Sularso melalui Dandim 0209/LB Letkol Inf Azhar Mulyadi 
saat menutup penataran Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) bagi aparat 
Kodam di wilayah Korem 022/PT pada, di Makodim 0209/LB.

Menurut Danrem, dengan demikian kesadaran bela negara sangat perlu untuk selalu 
ditumbuh kembangkan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, 
yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan dengan sendirinya prajurit TNI 
Angkatan Darat akan mempunyai nilai juang yang tinggi, etos kerja dan semangat 
yang selalu membara dalam membawa bangsa ini menuju gerbang yang lebih baik di 
masa akan datang.

Dikatakan, era globalisasi dan reformasi merupakan kenyataan sejarah dan 
kelanjutan proses perubahan sosial yang progresif. Dalam masa ini bangsa 
Indonesia memasuki babak baru berupa kebebasan dan keterbukaan. Fakta 
menunjukkan babak baru yang diharapkan memberi pencerahan justru terkadang 
terjadi sebaliknya. Euforia reformasi terlalu jauh dari yang seharusnya, 
sebagian orang menganggap kebebasan dan keterbukaan sebagai tujuan akhir bukan 
wahana. Dalam kaitan ini, TNI sebagai salah satu komponen bangsa tidak mungkin 
menghindar. Karena itu, secara spesifik pembinaan teritorial perlu redefenisi 
dan reaktualisasi, hingga tetap dapat dilaksanakan untuk menjawab setiap 
persoalan di tengah masyarakat, kata Danrem.

Danrem menambahkan, dalam penataran ini para peserta memperoleh tambahan ilmu 
bela negara, bekal ilmu tersebut ia minta terus dikembangkan dan 
diimplementasikan di lingkungan tugas masing-masing, sehingga kalian menjadi 
kader-kader yang berkualitas yang dapat memberikan contoh dalam prilaku 
kehidupan sehari-hari. Baik dari etika bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 
yang pada akhirnya terwujud suatu kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga dapat 
menangkal setiap hakekat ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang muncul 
dalam setiap kehidupan, jelas Danrem. (Pendam 1/Dispenad/Gnr)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke