Vivere Pericoloso (Hidup Secara Bahaya)
  Oleh : Rullan
   
  “Bayangkan di jaman Bung Karno waktu itu,rakyat dengan mudahnya bisa menyerap 
konsep dengan kata sederhana seperti “Vivere Pericoloso” (Hidup 
nyerempet/secara bahaya).
  Itulah hebatnya beliau !” 
  Suatu saat Mas Hikmat bercerita tentang proklamator kita itu.
   
  “Ah masak sih?” gumam saya.
  Lalu dengan jaringan indosat saya nelepon ibu saya yang kelahiran 1955,”Bu 
ngerti artine vivere…vivere opo Bu?”
  “Vivere Pericoloso!” kata ibu saya fasih.
  “Opo artine Bu?” tanya saya lagi
  “Hidup nyerempet bahaya”, jawab ibu saya lagi
   
   
  …….
  Kalau sampai waktuku
  'Ku mau tak seorang kan merayu
  Tidak juga kau
   
  Tak perlu sedu sedan itu
   
  Aku ini binatang jalang
  Dari kumpulannya terbuang
  …….
  Saya tiba-tiba teringat pada sajak AKU-nya Chairil Anwar di atas yang 
menggambarkan kuatnya karakter sang pengarang Karawang Bekasi.Saya teringat 
perjuangan sang maestro dalam mencari makna hidupnya,mulai dari jadi 
gelandangan,bergaul dengan pelacur. Chairil Anwar yang sempat kena penyakit 
kelamin sipilis ini memang menjalani hidupnya yang liar dan semrawut. Dan dia 
tak peduli hingga mati muda.
   
  You know that it would be untrue
  You know that I would be a liar
  If I was to say to you
  Girl, we couldn't get much higher
  ----------------
  (Light My Fire---The Doors)
  Eh bukannya si Jim Morisson,vokalis The Doors juga vivere pericoloso ya ?
  Hidupnya dia habiskan untuk menggapai limit yang ditabukan manusia yang 
sebenarnya dalam rangka memenuhi kebutuhan spiritualnya.Nge-drunk hampir 
sepanjang hidupnya sejak menjadi vokalis,ngadat untuk mencapai kondisi yang 
diinginkan,bahkan di suatu konser si Jim membuat heboh dengan mengajak para 
penontonnya untuk bugil bersama! Dan akhir hayatnya pun mirip dengan Chairil 
Anwar….meninggal di umur 27 tahun !  
  Pun si Kurt Cobain si revolusioner musik rock …mati muda juga kan.
   
  Nggak usah jauh-jauh Bung Karno pun begitu,apalagi ketika di jaman sebelum 
kemerdekaan,keluar masuk penjara,pacaran dengan banyak wanita,bahkan ibu kosnya 
pun akhirnya takluk oleh si Bung.
   
  Bung Hatta juga sama,selain keluar masuk penjara,beliau juga bersumpah tidak 
akan menikah sebelum Indonesia merdeka,untungnya Indonesia akhirnya merdeka dan 
beliau menikah ketika beliau di umur 43 tahun !
   
  O iya Gus Dur juga sama,presiden yang berani mecat Wiranto yang sangat 
berpengaruh waktu itu.Atau perlawanannya terhadap Pak Harto di jaman orde baru 
untuk memperjuangkan demokrasi yang kita nikmati sekarang.Orang yang dengan 
santainya memakai celana pendek ketika keadaan sedang genting karena dekritnya.
   
  Siapa lagi ya? Banyak !
  Tapi kalo saya amati hampir semua tokoh besar memang vivere pericoloso sih.
   
  Eh si Bulyan Royan dan Arthalyta juga vivere pericoloso ga ya?
   
  Jadi nanti kalo ada teman saya nanya,kenapa kamu ga kerja dan hidup yang 
lebih mudah seperti teman-teman yang lain,Lan?
  “Vivere Pericoloso he…he… !” jawab saya
  Padahal sebenarnya tidak qualified jadi karyawan aja…IP pas-pasan,IQ 
jongkok,mana ada perusahaan terima orang seperti ini he..he... 
   
   
  
----------------------------------------------------------------------------------------------
 Rumahfilm.org       
  Locus Focus      
 Paramadina Movie Society
  Presents :
   
  Yuk… bikin film yang “Gue Banget!”
   
   
  Kelas Film  Locus Focus & Rumahfilm.org
   
  7 – 12 Juli 2008 
   
  di Pondok Indah Plaza III  Blok F 4-6, 
  Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan.
   
  Materi pelatihan meliputi: teori film, penyutradaraan, penyusunan skrip, 
penguasaan alat, &  ngedit film. 
  20% Teori, 80% Praktik, Film Langsung Jadi!
   
  Target: peserta menghasilkan sebuah film pendek yang sudah bisa 
dipublikasikan. Film-film itu disalurkan ke berbagai festival film, event film, 
dsb.
   
  Dimentori oleh  Redaktur dan mitra Rumahfilm.org, pembuat film berpengalaman, 
operator produksi film yang berpengalaman :
  Pengisi materi: 
  Penyutradaraan & Penulisan Skrip: Ariani Darmawan
  Ariani Darmawan adalah seorang pembuat film, penulis, dan seniman video yang 
tinggal dan berkarya di Bandung , Indonesia . Karya-karya filmnya yang 
bertemakan kekuasaan, identitas, dan bahasa dengan penggabungan gambar, teks, 
dan tulisan, telah diputar di berbagai festival dalam dan luar negeri seperti 
Film Festival Indonesia, Rotterdam International Film Festival, Los Angeles 
Film Festival, dan Rencontres Internationales Paris Berlin. Pada tahun 2004 ia 
diundang oleh TheatreWorks, Singapura untuk mewakili seniman Indonesia dalam 
acara konferensi seni internasional, dan di awal tahun 2006 ini dalam Gang 
Festival, Sydney, 2006.
   
  Penulisan Skrip: Hikmat Darmawan
  Lebih dikenal sebagai kritikus film.  Sejak 1994, menulis di berbagai media. 
Pendiri dan penanggung jawab rubrik resensi di rumahfil.org serta menjadi 
pendiri Paramadina Movie Society.  Selain itu bekerja sebagai redaktur di 
majalah Madina.
   
  Penguasaan Kamera: Muhammad Zaenuri
  Dosen  fotografi, audio visual & multi media di Univ. Paramadina  dan pemilik 
rumah produksi Creative Videa.
   
  Teknik Editing: Wendy Ganda Laksana
  Editor  utama  MTV Indonesia 2003-2007. Pengajar di Pusat Pelatihan Televisi 
dan Radio Citra Widya Triputra (CWT).  Banyak mengerjakan produksi Iklan hingga 
dokumenter. Beberapa iklan yang pernah dikerjakan  Bank Danamon, Senayan City , 
Suransi Jasindo,   dan film dokumenter Belajar Matematika Kumon. Saat ini 
bekerja sebagai Editor Utama di Studio 3 Production. 
   
  Setelah kursus, peserta mendapat jadual pertemuan rutin dengan Rumahfilm.org, 
membahas berbagai aspek dalam membuat film. Setiap Sabtu, di Acara Putar Film 
Paramadina Movie Society tanpa ada biaya tambahan
   
   
  Masa pendaftaran:16 juni – 5 Juli 2008 
  Biaya Rp 1.750.000 Pas!
   
  Hubungi:
  Locus Focus 
  Jl. Tebet Barat X-A, no. 28, Jakarta Selatan.
  Phone: 021-33077680 , 08561086762 (Nia)
  Fax : 021-830 9597
  Email : locusfocusmedia[at]yahoo.com 
  ---------------------------------------------------------------------
   
   
   
  


       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke