Ikut nimbrung, permisiii: Pak Imunchtarom mengutip sbb: The welfare regime in Turkey, as a ** developing country, however, can be ** referred to as: ** ** "indirect or minimalist welfare regime" ** ** The concept of social security that ** originated in the Ottoman Empire was ** shaped by developments in European ** welfare regimes.
Apakah ini artinya welfare state di Turki jaman Ottoman dipengaruhi oleh perkembangan welfare state di Eropa? ** Although social security had been ** provided partly in the Ottoman era by ** different funds, modern social security ** has not had long history in Turkey. ** Social policies in the Ottoman Empire ** evolved significantly from the beginning ** of 19_th century toward being a welfare ** state. ** ** Because the Ottoman Empire did not ** experience industrialization stage, ** social security in its contemporary meaning ** can not be seen until the late 19_th century. Sejarah jaminan sosial di Turki belum berlangsung lama? ** And it is not wrong to argue that the social ** security system is totally influenced by ** Islamic values. Sistem jaminan sosial bagi rakyat dipengaruhi oleh nilai-nilai Islami. Seharusnya negara-negara Islam yang terlebih dahulu menerapkan sistem seperti ini. Jangan didahului oleh negara-negara non Islam. Terima kasih telah diijinkan untuk nimbrung, Salam KM -------Original Message------- From: imuchtarom Date: 05/07/2008 22:43:59 To: [email protected] Subject: [ppiindia] Sistem Social-security di jaman Turki Utsmani Bagus, bagus pak Danar, ... you are not a Muslim, but are actually 'articulating' the 'sound of silence' of many Muslims around the world. Tapi saya ingin mengkoreksi satu butir yang cukup penting mengenai 'claim' bahwa masyarakat Eropa lah yang pertamakali mempunyai gagasan dan mewujudkan apa yang disebut sebagai "Welfare State", yang mewajibkan negara menyantuni orang-orang yang masuk kategori 'lemah/dhuafa' Sebagian muslim 'revivalist' mungkin dengan serta-merta akan menyebutkan contoh 'sejarah Islam' abad VII di mana Khalifah Ummar bin Khattab, sahabat Nabi, pemimpin ke II setelah Nabi wafat, yang juga sudah memberi contoh pewujudan sebuah Welfare State. Saya tentu juga setuju penggunaan contoh di jaman Khalifah Umar sebagai acuan, tetapi mungkin tidak 'selalu efektif' lagi didengung-dengungkan di masa ini. Yang lebih "realistis", mungkin adalah mengambilnya dari contoh Welfare State yang pernah di wujudkan juga (paling tidak pernah) di masa Turki Utsmani (Ottoman Empire), seperti acuan/referensi yang saya kutip dari sebuah jurnal ilmiah bidang Politik Ekonomi di bawah ini. Apabila benar bahwa pemerintah Turki Utsmani sudah merintis bentuk jaminan sosial (Social Security) yang "semi-modern" di awal abad 19, artinya Turki Utsmani *-lebih duluan-* merintis bentuk Welfare-State, meskipun mungkin dalam bentuk sederhana, ketimbang Jerman. Karena, Jerman, seperti banyak dikutip juga baru mewujudkan konsep Welfare State di jaman kanselir Bismarck ( yang disebut sebagai Bapak pemersatu Jerman ). *** . [Non-text portions of this message have been removed]

