http://www.antara.co.id/arc/2008/7/4/letusan-gunung-membantu-membentuk-planet-merkurius/
Letusan Gunung Membantu Membentuk Planet Merkurius

Washington (ANTARA News) - Aktivitas vulkanik memainkan peran penting dalam 
membentuk permukaan planet Merkurius yang penuh kawah dan bukannya hantaman 
asteroid sebagaimana diyakini dalam teori sebelumnya, demikian menurut rist AS 
yang disiarkan Kamis.
Para ilmuwan mendasarkan kesimpulan mereka pada sejumlah citra yang dikirimkan 
oleh pesawat antariksa AS, Messenger, yang pada 14 Januari terbang dekat 
Merkurius dan membuat foto-foto tentang planet misterius tersebut, planet 
terkecil dalam tata surya dan terdekat dengan Matahari.
Tim riset pakar geologi planet James Head di Universitas Brown menyatakan 
tampaknya planet itu "mengalami serangkaian perubahan besar pada bentangan 
daratannya pada tiga atau empat juta tahun silam -- dan sumber bagi pembentukan 
kembali itu berasal dari dalam," demikian menurut penemuan yang dimuat pada 
Journal Science.
"Apa yang tampak ialah Merkurius tidak mati awal keberadaannya," tutur Head, 
seperti dikutip AFP.
"Kini, kita ingin tahu kapan planet memiliki denyut dan apa yang menyebabkannya 
melambat dan akhirnya berhenti."
Para ilmuwan mengkaji beberapa bagian rendah yang ditemukan pada permukaan 
planet itu dan memastikan itu adalah lubang vulkanis dengan sisa lava yang 
membentuk cincin terang di sekitarnya.
Kawasan lainnya memperlihatkan batu yang membeku yang memancar keluar dari inti 
planet itu dan mengalir ke permukaan.
Penerbangan Mesengger melewati Merkuri memungkinkan para ilmuwan melihat 
perspektif baru, 55 persen dari permukaannya yang belum pernah disaksikan 
sebelumnya.
Bagaimana kawah-kawah pada permukaan Merkurius terbentuk tetap menjadi bahan 
perdebatan sejak pesawat antariksa pertama kali mendekati Merkurius, yakni 
Mariner 10, yang melakukan terbang lintas tiga kali antara 1974 dan 1975.
Sejumlah ilmuwan yakin kawah-kawah itu disebabkan asteroid yang menghantam 
permukaan planet tersebut. (*)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke