http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/07/17473459/orangtua.waspadai.mainan..anak.anda
Orangtua, Waspadai Mainan Anak Anda!
SEMARANG, SENIN - Maraknya mainan anak-anak buatan China dengan aneka warna
yang menarik dan harganya relatif murah dijual di Indonesia perlu diwaspadai
oleh masyarakat. Mainan tersebut banyak mengandung unsur timbal yang dapat
mengganggu kesehatan anak-anak.
"Pada dasarnya unsur timbal banyak digunakan sebagai bahan pembuatan
cat/pewarna pada mainan anak, seperti mobil-mobilan dan robot," kata Dra.
Wahyuningsih, M.Si, pengajar Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas
Diponegoro (Undip) Semarang, Senin.
Ia mengatakan, timbal termasuk salah satu bahan logam yang berbahaya bagi
kesehatan selain logam Merkuri. Unsur timbal yang terkandung pada mainan
anak-anak buatan Cina sangat tinggi dan melewati ambang batas yang diizinkan
untuk kesehatan manusia.
Itu sebab utama kenapa mainan anak-anak berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi
anak-anak. Sedangkan pada sandal produk China tidak begitu berbahaya, karena
yang memakai orang dewasa, katanya.
"Kandungan timbal yang tinggi dapat menyebabkan keracunan kronik pada otak dan
mengganggu sistem syaraf tubuh. Khususnya pada anak-anak, yang suka mengulum
dan mencium mainan, unsur timbal ini dapat menyebabkan penyakit pernafasan dan
pencernaan akut. Unsur timbal juga berisiko tinggi merusak kerja sistem
metabolisme tubuh (ginjal, hati dll)," katanya.
Belum kuatnya peraturan baku standar kandungan logam pada mainan anak dan
lemahnya pemerintah (Bea Cukai) membatasi impor barang tersebut membuat masalah
ini semakin memprihatinkan. Padahal dibutuhkan keseriusan dari pemerintah guna
meminimalisir peredaran mainan impor yang mengandung racun timbal.
Masuknya mainan, sandal, dan sepatu buatan China ke negeri Indonesia banyak
diburu masyarakat karena harganya yang murah.
Menurut Budi, penjual sandal dan sepatu plastik buatan China di pasar Johar,
lebih dari sepuluh pasang sandal setiap hari dengan harga Rp15.000,00 sampai
Rp25.000,00 per pasang bisa dijualnya.
"Dulu ketika booming lebih laris lagi mas. Bisa sampai tiga puluh pasang tiap
hari. Sandal sepatu ini banyak digemari oleh cewek-cewek ABG (anak baru gede)
mas," jelasnya.
Penujal mainan yang lain bernama Roni di Pasar Johar juga mengaku untung
berjualan mainan buatan China. "Harganya mulai Rp5.000,00 untuk satu unit mobil
mainan plastik hingga lebih dari Rp50.000,00 untuk mobil mainan dengan remote
control," katanya.
Menurut Mono, seorang importir di Semarang, negara Indonesia tidak bisa
menghentikan impor mainan yang mengandung racun timbal dari China. Jika hal itu
dilakukan, maka Pemerintah China akan membalas dengan menghentikan ekspor
produk makanan dan hasil laut dari Indonesia. Imbasnya, para nelayan di seputar
Laut Jawa bisa gulung tikar, katanya.
Sumber : Antara
[Non-text portions of this message have been removed]