nah loe suruh aje jawab tuh tmn2 loe yg ngefans ma placur liberal, khan mereka intelektual, coba deh di test pengetahuannye. hehe...diajak mampir ke tempat yg pas, kaga mau ya udh.
----- Original Message ---- From: Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, July 11, 2008 3:30:30 PM Subject: Re: [ppiindia] Re: Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam kalo gak bs jawab ya artinya loe superbego tp sok pinter, kacian deh org indonesia ada sampah munafik kayak loe ----- Original Message ---- From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> To: [EMAIL PROTECTED] s.com Sent: Friday, July 11, 2008 15:25:54 Subject: Re: [ppiindia] Re: Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam mending lhu mampir aja ke myquran.org, pasti dpt pelayanan deh jgn di sini ah, ane lg kaga selera nanggepin orang kafir mending ane melayani pelacur liberal aje hehe ----- Original Message ---- From: Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED] com> To: [EMAIL PROTECTED] s.com Sent: Friday, July 11, 2008 3:17:39 PM Subject: Re: [ppiindia] Re: Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam itu khan katanya al quran yg ada kontradiksi , suatu saat yg lain ada ayat yg bilang ''.....yg paling dkt persahabatannya dgn muslim adalah kaum nasrani sbb ada pendeta n tdk sombong" , coba aja liat surat 7:54(6 hari) dgn surat 41:9-12 (8 hari), man yg bener, memang bagi si nizami sama si pitung 6=8 makanya bego, tapi ngatain org lain bego,sesat tp menyesatkan! !!!! ----- Original Message ---- From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED] com> To: [EMAIL PROTECTED] s.com Sent: Friday, July 11, 2008 14:40:30 Subject: Re: [ppiindia] Re: Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam Orang2 kafir yang benci Islam dan berusaha menyerang Islam digambarkan Al Qur'an sbb: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. " [Ali 'Imran:118] Mulut atau tulisannya saja tergambar kebenciannya. Di hatinya lebih hebat lagi...:) --- On Fri, 7/11/08, si pitung <sipitung68@ yahoo. com> wrote: > From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com> > Subject: Re: [ppiindia] Re: Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > Date: Friday, July 11, 2008, 12:21 AM > hehe...impian para pelacur liberalis dg jargon2 sesatnya dah > mulai dilaksanakan donk. > ga bs baca ya kong? > saya kopas lg dah Sebab, negara sekuler bisa menampung > energi kesalehan dan energi kemaksiatan sekaligus, kata > pelacur liberalis. > jadi...yg kalian tulis dari soal bonus perempuan, kawin > kontrak dll itu yah penggabungan antara energi maksiat > sekaligus kesolehan, persis ajaran para pelacur liberal. > oh iya pelacur liberal ada jg yg mengajarkan perbuatan zina > yg dilakukan suka sama suka, gpp lho..asyik khan?! > tp pelacur liberal yg ini dari luar negri jd para pelacur > liberal lokal ga usah tersinggung deh hehe > > > > > ----- Original Message ---- > From: RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@ yahoo.de> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > Sent: Friday, July 11, 2008 2:05:16 PM > Subject: [ppiindia] Re: Menyerang Zakat, Kampanye Hitam > pada Islam > > > Ada juga yang pesan wanita sebagai bonus untuk dinikmati > dihotal > (kayak pesan Hoka Hoka Bento aja), tapi ibadah jalan terus, > dan > beragama ria, seolah semua OK. Ini namanya liberal atau > kolot ya? > > Agama kok diributkan, yang Islam ini, yang Islam itu, > padahal > pakerjaan rumah bangsa ini masih sangat besar dan tak > kunjung > tertuntaskan. .. > > Menjamin bangsa ini mendapatkan aliran listrik yang normal > saja, tak > mampu...kesenjangan ekonomi kian menguak...penyalahg u naan > kekuasaan > menjadi agenda se-hari hari.. > > Bangsa bangsa yang maju, agama apapaun, tak lagi > memasalahkan > agama.... > > Mari kita sadari.... > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, Peter Sleman > <[EMAIL PROTECTED] > wrote: > > > > mo seks bebas ato bebas seks boleh2 aja, tp yg ptg jgn > munafik > lewat kawin mut'ah kayak sipitung dan temen2 arabnya > (eh jg dari > persia juga) > > > > > > > > > > ----- Original Message ---- > > From: mediacare <[EMAIL PROTECTED] ..> > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > > Sent: Friday, July 11, 2008 11:33:04 > > Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye > Hitam pada Islam > > > > rusia krn dingin hehe jgn2 seks bebas jg boleh ya, di > puncak khan > dingin jg > > tuch > > > > > > Nah, yang ini sudah sering dilakukan oleh > komprador-komprador nya Si > Pitung dari Tanah Arab melalui acara kawin-kawinan alias > kawin > kontrak selama seminggu, sebulan ............ .... > > > > > > > > > > > > www.mediacare. biz > > > > --- On Thu, 7/10/08, Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > From: Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye > Hitam pada Islam > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > > Date: Thursday, July 10, 2008, 11:09 PM > > > > > > > > > > > > > > orang bebas berpendapat apapun!!!, bahkan mau kafir jg > bukan urusan > anda!!!, kalo ada yg berprasangka pada zakat jg haknya > masing2,jd > hendaklah adu wacana, jgn menuding2 yg kampungan, krn > inilah > demokrasi, semua punya hak yg sama sepanjang tdk memaksakan > > pendapatnya agar diterima org lain, tau gak loe!!! > > > > ----- Original Message ---- > > From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com> > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > > Sent: Friday, July 11, 2008 9:18:13 > > Subject: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam > pada Islam > > > > urusan serang menyerang syariat islam memang menjadi > jargonnya kaum > pelacur liberal. > > pernah suatu ketika ada seorang pelacur liberal > berkata spt ini: > > > > Adapun hal prinsip misalnya negara > > demokrasi, emansipasi wanita, dan kebebasan berpikir; > Islam liberal > bisa > > menerima bentuk negara sekuler, yang menurut Ulil > Abshar Abdalla > lebih unggul > > dari negara ala kaum fundamentalis. Sebab, negara > sekuler bisa > menampung > > energi kesalehan dan energi kemaksiatan sekaligus, > kata Ulil, > yang disambut > > ledakan tawa peserta diskusi.(Majalah Tempo, 19-25 > November 2001). > > > > Dedengkot liberal > > yg jebolan pesantren ini agaknya dah lupa ingatan, > sehingga ga > sadar dg > > ucapannya yg bertolak belakang dg alquran,: Dan > janganlah kamu > campur adukkan > > yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu > sembunyikan yang hak > itu, sedang > > kamu mengetahui. Al-Baqarah ayat 42 > > > > Akibat kekurang > > warasannya dlm berpikir lalu beliau jg mengeluarkan > fatwanya: > Larangan kawin > > beda agama, dalam hal ini antara perempuan Islam > dengan lelaki non- > Islam, sudah > > tidak relevan lagi. > > > > Kemudian beliau > > jg pernah mengatakan minuman sejenis vodka yg > beralkohol boleh > dikonsumsi di > > rusia krn dingin hehe jgn2 seks bebas jg boleh ya, di > puncak khan > dingin jg > > tuch > > > > Rupanya > > dedengkot liberal ini sdh mendapat ijin dari Allah utk > mengharamkan > yg halal > > dan menghalalkan yg haram, hebat sekali bukan? > > > > Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rezki > > yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan > sebagiannya haram > dan halal". Katakanlah: "Apakah Allah > > telah memberikan izin kepadamu atau kamu > > mengada-adakan saja terhadap Allah ?" QS10:59 > > > > Pernyataan2 > > spt itu siy bkn lahir dari proses berpikir melainkan > pengaruh > syahwat yg ada di > > kepala orang liberal. Orang liberal dikatakan sbg > cendekiawan atau > pemikir itu > > dasarnya apa ya? > > > > Menurut saya, mereka tdk lebih baik dari seorang > pelacur seks, > > germo atau konsumennya yg cenderung mengikuti syahwat, > setidaknya > para pelacur > > tsb msh memiliki malu, sadar bahwa perbuatan > mereka adalah > salah, sedangkan > > para pelacur intelektual ini sdh kehilangan urat > malunya, sehingga > mereka tdk > > malu lg menyuruh orang utk berbuat dosa. Akibatnya > kelak para > pelacur liberal ini dibenamkan di dasar neraka kekal > selamanya... > > > > Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian > > dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh > membuat yang > munkar dan > > melarang berbuat yang ma`ruf dan mereka menggenggamkan > tangannya. > Mereka telah > > lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. > Sesungguhnya orang- > orang > > munafik itulah orang-orang yang fasik.. > > > > Republika Kamis, 10 Juli 2008 > > > > Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam > > > > Diduga ada benang merah dengan skenario internasional. > > > > > JAKARTA -- Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional > (Baznas), KH Didin > Hafidudin, menilai sinyalemen pengamat intelijen Dr Wawan > Hari > Purwanto tentang ''perlunya meneliti aliran dana > zakat, infak, dan > shadaqah (ZIS) di Indonesia untuk memutus pendanaan > teroris'', > sebagai fitnah. Itu bisa merupakan kampanye hitam (black > campaign) > terhadap ajaran sosial dan pemberdayaan ekonomi umat Islam. > > > > ''Itu sebuah fitnah murahan. Kami jadi curiga, > ada apa ini? Jangan- > jangan pernyataan itu dia lontarkan dengan maksud yang > tidak baik,'' > cetus Kiai Didin, kepada Republika, Rabu (9/7). Protes > senada > disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, > Prof Dr Din > Syamsuddin. > > > > ''Program zakat bisa terganggu.. Dari sudut > muzakki (pemberi > zakat), boleh jadi akan terpengaruh sehingga enggan > mengeluarkan > zakat. Dia harus mengklarifikasi, apalagi pernyataannya > tanpa > disertai bukti,'' tutur Din. Menurut Din, wacana > seperti itu akan > bersifat tendensius dan menimbulkan persepsi negatif. > ''Itu tidak > bisa disebut sebagai wacana, tapi fitnah. Saya > berkeyakinan, tidak > ada dana zakat yang disalahgunakan peruntukkannya, apalagi > untuk > tujuan yang tidak baik,'' tegas Din. > > > > Pendayagunaan atau penyaluran zakat, lanjut Din, > sangat jelas > diatur Alquran, yakni kepada delapan ashnaf (kelompok).. > ''Tidak ada > di situ untuk aksi terorisme,'' tukasnya. Presiden > Partai Keadilan > Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, mengungkapkan, di dunia > > internasional yang tidak suka pada kebenaran ajaran Islam > pun sering > muncul tudingan seperti yang dilakukan Wawan. > ''Mungkin ada benang > merahnya ke arah sana,'' ujarnya. Atau, kata > Tifatul, Wawan tidak > mengerti sama sekali dengan pengelolaan ZIS. Pengelolaan > dana umat > ini memiliki standar yang sama di seluruh dunia Islam. > > > > ''Ketentuan penerima zakat ini sudah jelas > aturannya. Hanya delapan > ashnaf yang diperbolehkan mendapatkannya. Zakat hanya > menangani kaum > dhuafa atau orang-orang lemah seperti ibnu sabil, fuqoro, > dan > masakih,'' papar Tifatul. > > > > Wacana kontra produktif > > Sebelumnya, Wawan kepada Republika berdalih, > pemerintah Arab Saudi > juga menerapkan pengawasan terhadap penggunaan ZIS. > ''(Pengawasan) Di > sana pun menimbulkan reaksi dan protes. Jadi, wajar juga > kalau > pernyataan saya mengundang protes. Saya siap menjelaskan > kepada > MUI,'' tegasnya. > > > > Wawan mengemukakan, ditemukannya bom berdaya ledak > lebih dahsyat > dari Bom Bali di Palembang, Sumatra Selatan, baru-baru ini, > > menunjukkan bahwa dana yang digunakan juga lebih besar. > Namun, ia > lupa bahwa banyak kalangan curiga, operasi terorisme di > Indonesia > lebih bernuansa rekayasa atas tekanan Amerika dan sekutunya > untuk > merusak citra Islam. Tapi, Wawan malah menyarankan pula > agar > permintaan ZIS yang dilakukan secara berkeliling dari rumah > ke rumah > diawasi. Sebab, dengan cara itu tak ada pengawasan > penggunaannya > untuk apa. > > > > Kiai Didin, kembali menilai lontaran gagasan Wawan > tetap > tendensius. Ia meminta umat Islam tak terpancing apalagi > sampai > menghentikan memberikan ZIS pada saluran yang benar. > Pernyatan Wawan-- > yang juga mendapat reaksi keras dari Majelis Ulama > Indonesia (MUI) > Jawa Tengah dan Pusat--juga dianggap Kiai Didin tidak > memahami tata > kelola ZIS Indonesia. Baznas sendiri mengelolanya secara > transparan > dan profesional. > > > > ''Sesuai Sunah Rasulullah SAW, menyalurkan ZIS > itu melalui badan > amil zakat (BAZ) atau lembaga amil zakat (LAZ). Setiap > tahun bahkan > setiap tiga bulan, kami juga diaudit oleh akuntan publik > independen,' ' ungkap Kiai Didin. Direktur > Pascasarjana Universitas > Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor itu juga menjelaskan, selain > mengacu pada > syariat Islam, penyaluran dana ZIS berdasarkan > Undang-undang No > 38/1999. Garis besarnya, zakat ditujukan untuk membantu > fakir miskin, > kesehatan, dan pendidikan mereka. > > > > ''Menggalakkan zakat adalah membantu > pemerintah dalam upaya > pengentasan kemiskinan. Daripada menuduh tanpa bukti, saya > mengajak > saudara Wawan untuk mempelajari ajaran ZIS,'' kata > Kiai Didin. Ia > menambahkan, kebiasaan menuduh tanpa bukti atau sekadar > wacana > padahal masalahnya sangat penting berkaitan dengan > kebutuhan > masyarakat banyak, adalah perbuatan kontra produktif. > ''BAZ dan LAZ > berkhidmat untuk kepentingan masyarakat dan bangsa, bukan > untuk > kepentingan kelompok tertentu,'' tandasnya. > hri/djo/dam > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------ --------- --------- ------ > > > > ************ ********* ********* ********* ********* > ********* > ********* ********* > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat > Persahabatan. Menuju > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared > Destiny. > http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia > > ************ ********* ********* ********* ********* > ********* > ********* ********* > > ____________ _________ _________ _________ _________ > _________ _ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg > otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg > akan dikomentari. > > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com > > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. > com > > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. > com > > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ > yahoogroups. com > > Yahoo! Groups Links > > > > Send instant messages to your online friends > http://uk.messenger .yahoo.com > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ------------ --------- --------- ------ > > > > > ************ ********* ********* ********* ********* > ********* ********* **** > ***** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat > Persahabatan. Menuju > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared > Destiny. > http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia > > > ************ ********* ********* ********* ********* > ********* ********* **** > ***** > > > ____________ _________ _________ _________ _________ > _________ _ > ____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg > otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg > akan dikomentari. > > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com > > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. > com > > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. > com > > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ > yahoogroups. com > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > Send instant messages to your online friends > http://uk.messenger .yahoo.com > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------ --------- --------- ------ > > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* > ********* > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. > Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared > Destiny. http://groups. yahoo...com/ group/ppiindia > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* > ********* > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali > sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan > dikomentari. > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com > Yahoo! Groups Links > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------ --------- --------- ------ ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com Yahoo! Groups Links Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

