Berita detikfinance http://www.detikfinance.com/read/2008/07/16/115843/972725/4/wisatawan-serbia-ke-indonesia-terus-meningkat ini lebih detil dan masuk akal dari berita Kompas http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/12/1620095/orang.serbia.makin.antusias.berlibur.ke.indonesia
Kompas menyebutkan, "...warga Serbia yang mengajukan visa berkunjung ke Indonesia meningkat 40 persen," itu 40% dari berapa menjadi berapa? Tidak disebutkan dan tidak ada penjelasan apa-apa 40% itu dari mana. Kalo ada wartawan di milis ini mohon opininya. Buat saya, saya jadi tahu nama mapan bukan jaminan. Atau memang Kompas suka gitu tapi luput dari perhatian?

