Jadi bener dong tung, pitung, beragama ria tanpa akhlak macam Al 
Amien ini membawa umat dan bangsa kian terpuruk... ato menurut ente, 
negara makin bersinar? Nurul islam? ehh sorry Nurul Amien?

Masak ente mau lawan qualitas ane, SD aja ente belon selesai? Udehh 
turun dari po'on tung, masuk kelas sono..udah ditungguin temen temen 
ente, yang lagi pada ngeja: " be abaaa, be ubuu, babuuu, be abaa be 
ibiii, babiiii

Ehh ente ngomongin pelacur melulu, awss ke penyakit lhooo... masih 
abg udah main gituan...abiss gitu ibadah lagi... dasar tung...



--- In [email protected], si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> yah ini khan ajaran yg dicita2kan oleh para pelacur liberal, dimana 
negara sekuler lebih baik dr negara agama krn menampung 2 energi 
skaligus yaitu energi kesolehan & energi kemaksiatan hihi
> sekali2 ngambil sampel yg bener donk ah masa malu2in dah tua 
lulusan luar negri kaya gini kualitasnya hihi
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Monday, July 14, 2008 7:30:33 PM
> Subject: [ppiindia] Gimana nihh, Pitung? Permalukan Partai, PPP 
Pecat Al Amin
> 
> 
> Ingat ingat, Pitung, beragama ria tanpa akhlak macam Al Amien ini 
> membawa umat dan bangsa kian terpuruk.
> 
> Akhlak sudah dikenal sejak manusia diciptakan, sebelum ada agama 
> agama. Juga jangan lupa, akhlak baik BUKAN monopoly orang beragama. 
> Banyak orang saya kenal di Eropa, baik atasan, teman sejawat 
ataupun 
> anggauta staff, yang tak mau urusan dengan agama, TETAPi berakhlak 
> mulia...
> 
> [ Senin, 14 Juli 2008 ] 
> Permalukan Partai, PPP Pecat Al Amin 
> 
> JAKARTA - Menjadi tersangka penerima suap membuat Al Amin Nasution 
> betul-betul terperosok. Berselang tiga hari setelah digugat 
istrinya, 
> biduan dangdut Kristina, politikus Partai Persatuan Pembangunan 
(PPP) 
> itu kemarin resmi dipecat keanggotaannya di DPR. 
> 
> Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, proses penggantian 
> tersangka kasus korupsi alih fungsi hutan di Pulau Bintan itu 
segera 
> dilakukan. "Sekarang kami (DPP, Red) masih menunggu opsi yang 
dipilih 
> Saudara Al Amin," ujar Irgan di Jakarta kemarin (13/7). 
> 
> Saat dikunjungi sejumlah pimpinan partai di tahanan Polda Metro 
Jaya, 
> Kamis (10/7), Al Amin diberi dua pilihan terkaitnya nasibnya di 
> DPR. "Apakah memilih diberhentikan sepihak atau mengundurkan diri 
> secara sukarela," kata Irgan soal pilihan yang diberikan saat itu.
> 
> Menurut Irgan, meski Al Amin mengaku terpukul setelah diberi tahu 
> keputusan partai tersebut, DPP PPP tetap kukuh pada pendiriannya. 
> Ketua DPW PPP Jambi yang telah dinonaktifkan itu hanya diberi waktu 
> satu minggu untuk mengajukan surat pengunduran diri. "Kalau tidak, 
> ketua umum segera menandatangani SK pemecatan yang bersangkutan, " 
> lanjut Irgan. 
> 
> Lantas siapa yang akan menggantikan Al Amin? Politikus kelahiran 
> Medan itu menyatakan, penggantinya tentu saja diambilkan dari 
daftar 
> calon anggota legislatif 2004 yang memiliki nomor urut di 
> bawahnya. "Sesuai peraturan, penggantinya dari daerah pemilihan 
yang 
> sama," ujarnya.
> 
> Sesuai pasal 86 UU No 12/2003 tentang Pemilu memang disebutkan, 
dalam 
> proses pergantian antarwaktu (PAW), penggantinya adalah caleg nomor 
> urut di bawahnya. "Inisialnya NT," ungkap Irgan. 
> 
> Berdasarkan daftar caleg Pemilu 2004 dari KPU, Al Amin terpilih 
> sebagai anggota DPR dari PPP dengan nomor urut 1 dari daerah 
> pemilihan Bengkulu. Calon yang berada di nomor urut 2 adalah Ketua 
> DPW PPP Bengkulu Nasirwan Thoha. Irgan yakin proses pengajuan PAW 
Al 
> Amin akan selesai dengan cepat. "Pasti masih bisa mengejar sebelum 
> Pemilu 2009," ujarnya. 
> 
> Pada banyak kesempatan, para pimpinan PPP memang sering 
menyampaikan 
> bahwa mereka terus terbebani atas kasus Al Amin. Apalagi, saat 
> lanjutan proses sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi 
(Tipikor), 
> terungkap pula bahwa Al Amin minta disediakan perempuan. 
Pembicaraan 
> melalui pesawat telepon yang terekam petugas itu dilakukan sesaat 
> sebelum dia ditangkap KPK menerima suap dari Azirwan di Hotel Ritz-
> Carlton. 
> 
> Rekaman permintaan perempuan itulah yang mendorong DPP PPP segera 
> mengambil keputusan tegas. Sebab, perilaku Al Amin dianggap telah 
> mencoreng citra partai berbasis Islam itu. "Akibat Saudara Al Amin, 
> kami terus terimpit dengan opini publik di media," ujar Irgan. 
> (dyn/iro)
> 
>     
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke