http://www.kompas.com//read/xml/2008/07/16/11183053/rekor.penerimaan.negara.tembus.rp.1.007.triliun


*Rekor! Penerimaan Negara Tembus Rp 1.007 Triliun*


JAKARTA, RABU - Penerimaan negara pada akhir tahun 2008 diperkirakan akan
mencapai Rp 1.007 triliun. Itu adalah rekor yang baru pertama kali terjadi
di dalam sejarah keuangan negara.

"Namun, anggaran belanja negara juga untuk pertama kalinya menembus level Rp
1.097,6 triliun akibat kenaikan berbagai anggaran, terutama subsidi bahan
bakar minyak," ujar *Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati* dalam rapat
kerja dengan Panitia Anggaran DPR di Jakarta, mulai Selasa malam hingga Rabu
(16/7) dini hari. Rapat tersebut membahas laporan kinerja perekonomian dan
APBN-P 2008 dari pemerintah kepada DPR.

Menurut Sri Mulyani, dalam target awalnya, penerimaan negara ditetapkan di
level Rp 895 triliun. Itu merupakan target dalam dalam APBN Perubahan
(APBN-P) 2008. Dengan demikian, akan ada peningkatan penerimaan negara
sebesar 12,5 persen di atas target APBN-P 2008.

Sumber penerimaan negara utama adalah kenaikan penerimaan perpajakan sebesar
5,2 persen, yakni dari target awal Rp 609,2 triliun menjadi Rp 641 triliun.
Selain itu, terjadi peningkatan pada penerimaan negara bukan pajak dari
target semula Rp 282,8 triliun menjadi Rp 363,1 triliun atau melonjak 28,4
persen. Lonjakan ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga minyak mentah
yang menyebabkan lonjakan pada penerimaan hasil penjualan minyak mentah
Indonesia.

Adapun anggaran belanja negara dilaporkan melonjak dari target awal pada
APBN-P 2008 sebesar Rp 989,5 triliun menjadi diperkirakan Rp 1.097,6
triliun. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan belanja subsidi BBM
dari target awal Rp 126,8 triliun menjadi Rp 180,3 triliun. Kemudian subsidi
listrik yang melonjak dari Rp 60,3 triilun menjadi Rp 88,4 triliun.


OIN


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke