*** nah, bung Niz, ini ulah maksiat manusia yang  - kebetulan - 
beragama Islam (tapi sholeh lhooo), jadi tak ada urusan dengan agama 
Islam kan? tolong ajarin si Pitung tuh, gak ada korelasi antara agama 
dan akhlak umat. Agama boleh boleh aja exist, tetapi tak berarti 
akhlak umat makin baik. Dia masih bingung. Artikel anda dibawah 
adalah buktinya...


--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Baca artikel selengkapnya dan foto-foto pejabat dengan perempuan 
selingkuhannya di:
> http://infoindonesia.wordpress.com
> 
> Skandal Seks Pejabat - Memakai Uang Rakyat untuk Maksiat?
> 
> Beberapa pejabat tertangkap basah selingkuh di antaranya dengan 
pelacur. Padahal upah pelacur kelas atas Rp 5-7 juta sekali main. 
Jadi jika pejabat tersebut main seminggu sekali akan habis Rp 28 juta 
lebih per bulan hanya untuk maksiat. Padahal gajinya hanya Rp 30 juta 
per bulan (belum dipotong buat partai).
> 
> Oleh karena itu pejabat yang selingkuh bukannya memakai uangnya 
untuk memakmurkan rakyat justru memakainya untuk maksiat. Karena 
biaya zinah cukup besar, dia juga bisa melakukan korupsi untuk itu. 
Di antaranya ada yang dituduh korupsi menerima uang suap.
> 
> 
> ===

Kirim email ke