****** Tung, nyang korup korup, perkosa PRT, pesen cewek, meras, pungli sholat kagak ya Tung? mereka cinta dunie, Tung, tapi pengen juga ke akherat.. ehhh semua makhluk, dari kelenci sampe ente kan pasti ke akherat dong? emangnya tetep dibumi gentayangan kayak kuntilanak?
Negara negara makmur, nyang adil dan beradab, kagak ada kesenjangan sosial, sedikit korup, jaminan pekerja, gak ada rumah dipinggir rel kereta, gak ada yang mandi dikali penuh sampah,Tung, kagak ada nyang kenal MUI... Rumah ente mati lampu gak Tung? pan ada Nurul PLN? --- In [email protected], si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > memang masih banyak saudara-saudara muslim yg malas melaksanakan sholat, mereka lalai thd akhirat, dan begitu mencintai dunia. > > "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar ?" Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,.." QS74:42-43 > > Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu? QS74:27 > > Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan QS74:28 > > Yang dimaksud dengan tidak meninggalkan dan tidak membiarkan ialah apa > yang dilemparkan ke dalam neraka itu diazabnya sampai binasa kemudian > dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali. > > (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. QS74:29 > > > > > MUI Harus Dekati Umat Islam yang Belum Sholat, dan Tak Kenal Ormas Islam > > Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menjadi tenda besar bagi umat > Islam Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi milik ormas Islam > ataupun lembaga Islam saja, namun harus menjadi milik dan dicintai oleh > seluruh umat Islam Indonesia. > "MUI tentunya perlu menyantuni tidak hanya umat Islam yang rajin > sholat saja, tapi juga umat Islam yang belum tahun cara-cara sholat. > Dan harus mengayomi baik seluruh umat Islam baik yang bergabung di > bawah ormas dan lembaga Islam, tetapi juga umat Islam yang mungkin > tidak tahu menahu dengan ormas dan lembaga Islam, " kata Ketua DPP MUI > Din Syamsuddin dalam sambutan peresmian Peresmian kantor MUI, di > Jakarta, Kamis (24/7). > Menurutnya, MUI memang dituntut peran strategisnya dalam mengawal > akidah umat, merajut ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah > dikalangan bangsa Indonesia. Dan juga meningkatkan amar ma'ruf nahyi > mungkar, serta mendorong segala upaya perbaikan kualitas hidup umat > Islam. > "Saat ini tantangan tidak sedikit, tantangan bangsa Indonesia, > khususnya tantangan umat Islam tentunya menjadi tantangan MUI, MUI > perlu meningkatkan perannya seaui dengan dinamika umat dan bangsa, " > ujar Din. > Dalam rangka menghadapi tantangan ke depan dan mewujudkan citanya > menjadi khadimul umah, lanjutnya, para ulama dalam wadah MUI perlu > meningkatkan kemitraan dan kerjasama yang baik (At-Ta'awun) dengan > pemerintah, ormas Islam dan lembaga Islam. > "Insya Allah kalau ini bisa berjalan dengan baik akan membawa > kemanfataan dan kemaslahatan bagi umat Islam dan masyarakat pada > umumnya, " imbuh Din.(novel) > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

