Ribuan Orang Mengidap AIDS di Pulau Dewata
Thursday, 24 July 2008
Sebanyak 2.112 warga di Pulau Balitercatat telah terjangkit virus HIV/AIDS.
Ditengarai ditularkan melalui hubungan seks bebas dan pemakaian jarum suntik
Hidayatullah.com--Sebanyak
2.112 warga di berbagai daerah Pulau Dewata tercatat telah terjangkit
virus HIV/AIDS yang antara lain ditularkan melalui hubungan seks bebas
dan pemakaian jarum suntik secara bergantian.
Dari
jumlah itu, 185 di antaranya diketahui telah meninggal dunia, sisanya
masih dalam perawatan tersebar di beberapa rumah sakit di Bali, kata
Koordinator Pokja Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi Komisi
Penangulangan AIDS (KPA) Bali, Prof Dr IDN Wirawan MPH, di Denpasar,
Rabu.
Ia
menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia akibat virus yang mematikan
itu diperkirakan akan terus bertambah, sehubungan kondisi para
penderita umumnya telah begitu akut.
Selain
dalam kondisi akut, masyarakat sekitar tempat tinggal para penderita
juga masih menerapkan sistem diskriminasi dan stigma bagi para
penyandang HIV/AIDS.
Akibatnya,
kata Prof Wirawan, sulit bagi para penderita dapat menyesuaikan diri
dan bertahan secara psikologis dalam menghadapi penyakitnya.
Dikatakan,
para pengidap virus HIV akan menjadi lebih cepat meninggal dunia
setelah lingkungan di sekitarnya kurang dapat memberi tempat
tersendiri, sebagaimana layaknya para penderita jenis penyakit yang
lain.
"Masyarakat
kita masih menganggap bahwa penderita AIDS adalah orang yang terkutuk
dan menakutkan, sehingga harus dijauhi serta diasingkan dari pergaulan
sehari-hari," ucapnya.
Sikap
masyarakat yang belum dapat menerima kehadiran penderita seperti itulah
yang terbukti telah membuat penyakit mereka kian semakin parah hingga
kemudian meninggal dunia, kata Wirawan.
Melihat
itu, Wirawan mengharapkan masyarakat tidak lagi melihat penderita
HIV/AIDS sebagai sesuatu yang menakutkan, mengingat virus tersebut
hanya dapat menular lewat hubungan seks bebas dan cairan darah."Di luar itu,
virus tidak dapat berpindah dari satu penderita ke calon penderita yang
lainnya," katanya. [ant/www.hidayatullah.com]
[Non-text portions of this message have been removed]