Jelang Olimpiade, China Sediakan Ribuan Oultet Makanan Halal
Jumat, 25 Jul 08 09:44 WIB
Otoritas Kota Beizing akan menyediakan lahan untuk membangun sekitar
2.053 outlet makanan halal selama pelaksanaan pesta olahraga duni,
olimpiade yang akan berlangsung di kota itu. Outlet makanan halal itu
untuk memenuhi kebutuhan sekitar 10.000 atlet, pelatih dan ofisial
Muslim yang datang dari berbagai negara.
Deputi Direktur Kongres Masyarakat Kota Beizing, Wu Shixiong pada
kantor berita China Xinhua mengatakan, warga Muslim yang juga ingin
menikmati olimpiade akan mudah menemukan outlet-outlet yang menjual
makanan halal di kota Beizing. Outlet berupa restoran dan toko-toko
makanan juga akan disediakan di titik-titik yang menjadi pusat
transportasi seperti bandara dan stasiun kereta di kota Beizing,
termasuk tempat-tempat penampungan atlet terutama atlet-atlet yang
berasal dari negara-negara Muslim.
Wu menjamin daging sapi atau kambing yang dipasok untuk
outlet-outlet makanan itu halal, dan bisa dicek melalui jaringan
pemasok daging-daging halal.
China nampaknya amat memperhatikan kedatangan Muslim yang akan
terlibat dalam olimpiade itu. Selain menyediakan ribuan outlet makanan
halal, China juga memberikan pelatihan yang terkait tentang pengetahuan
keagamaan pada aparat kepolisiannya.
"Pelatihan semacam ini akan membantu mereka untuk lebih memahami
orang asing, membuat mereka lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan
menangani secara efektif situasi-situasi darurat dengan tetap
menghormati keyakinan agama dan kebiasaan orang yang bersangkutan, "
kata Yang Tao, salah seorang mentor dalam pelatihan itu.
Lebih dari 5.000 polisi China mengikuti pelatihan tentang keagamaan
tersebut, di kota Shenyang, timurlaut China. Yang Tao, yang juga
profesor di Universitas Kepolisian Kriminal China mengatakan, mereka
dibekali pengetahuan tentang sejarah dan ajaran agama Islam, Kristen
dan Budha agar dalam melaksanakan tugas pengamanan selama olimpiade,
aparat kepolisian bisa menghindari tindakan mungkin akan menyinggung
perasaan penganut agama yang berbeda-beda.
"Para polisi itu menikmati pelatihan yang diberikan, mereka bilang
pelatihan yang diberikan sangat menarik dan membantu tugas-tugas
mereka, " kata Yang.
Panitia olimpiade di China berusaha untuk memenuhi fasilitas yang
dibutuhkan para atlet maupun pengunjung untuk keperluan spiritual
mereka. Panitia sudah meminta para pimpinan keagamaan setempat untuk
berpartisipasi dengan memberikan layanan keagamaan bagi warga asing
yang datang ke Beizing untuk menyaksikan olimpiade. Mereka juga akan
menyediakan alkitab serta al-Quran di kamar-kamar hotel tempat
tamu-tamu akan menginap. (ln/iol)
[Non-text portions of this message have been removed]