http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/25/12024494/obamania.kuasai.eropa

*Obamania Kuasai Eropa*

LONDON, JUMAT - Dukungan untuk *Barack Obama* di Eropa ternyata 10 kali
lipat besarnya dibanding lawannya dari Partai Republik, John McCain. Paling
tidak, ini terlihat dari jumlah dana kampanye yang berhasil digalang dari
warga AS yang tinggal di Inggris, Perancis, dan Jerman.

Laporan Komisi Pemilihan Federal menunjukkan bahwa Obama telah mendapat
sedikitnya 1 juta dollar, sementara McCain hanya 150.000 dollar. Mengapa
bisa demikian njomplang?

Sejumlah donor mengatakan, perbedaan yang sangat besar ini juga terlihat
dari perolehan dana kampanye secara keseluruhan. Obama mendulang 338 juta
dollar, sementara McCain hanya 126,3 juta. Menurut mereka, hal itu lebih
disebabkan pendonor tidak suka pada Presiden George W Bush dan kemungkinan
politisi Republik lain menggantikannya, daripada tertarik pada Obama.

"Saya menyumbang benar-benar karena kinerja pemerintahan Bush yang
hancur-hancuran selama delapan tahun terakhir," kata Eileen Taylor, chief
operating officer Deutche Bank di London, Kamis (24/7) atau Jumat waktu
Indonesia.


Ia menyumbangkan 2.300 dollar, jumlah maksimal yang diizinkan, dan bekerja
pada tempat pendaftaran pemilih untuk mempermudah warga AS di luar negeri
memberikan suara pada November mendatang.

"Kami aktif mendaftar orang-orang untuk memilih. Democrats Abroad bekerja
sama dengan banyak perusahaan untuk membentuk tempat pendaftaran pemilih dan
presensi suara. Pesan utamanya bukan soal uang. Banyak orang melibatkan
energi emosionalnya dalam kampanye ini," katanya.


Ketika Bush tidak populer di dalam negeri, ketidaksukaan lebih dalam
ditunjukkan oleh para donatur di luar negeri ketimbang masyarakat umum di
Amerika Serikat. Banyak pendukung Obama di Eropa sangat termotivasi oleh
kerinduan Amerika sekali lagi dihargai warga dunia.

Gerald Wood, warga Amerika di Jerman, mengaku menyumbangkan 1.000 dolar
untuk Obama karena ingin melihat reputasi Amerika pulih setelah hancur pada
masa pemerintahan Bush. "Bagi saya, Obama adalah orang yang bisa memperbaiki
citra Amerika. Saya ingin yang lebih bipartisan untuk memberikan visi bagi
bangsa ini," kata Wood. Ia membandingkan Obama dengan John F Kennedy dan
Robert Kennedy.

Memang jumlah dana kampanye yang dikumpulkan di Eropa tidak signifikan
dibandingkan dana yang dibutuhkan secara keseluruhan untuk merebut kursi
Gedung Putih. Namun, timpangnya perolehan Obama dan McCain itu menunjukkan
tingginya popularitas Obama di Eropa, tempat para Obamania sudah
menghinggapi para ekspatriat dan orang Eopa sendiri.


Kenyataan ini juga menunjukkan bahwa kampanye Obama lewat internet menjadi
alat utama penggalangan kampanye sangat efektif. Sebaliknya, kubu McCain
yang hanya mengandalkan satu situs semakin membuat warga Amerika di luar
negeri sulit menyumbang.
Patricia Toner, pensiunan IBM, yang tinggal di Prancis selatan, mengaku
menyumbang 2.000 dollar untuk Obama setelah menerima banyak email dari
seorang temannya selama pemilu pendahuluan yang punya link ke situs Obama.
"Saya pensiunan teknologi informasi dan saya lihat situs mereka dirancang
dengan sangat baik," katanya.


Mary Jo Jacobi, anggota Partai Republik yang pernah menjadi penasihat
Presiden Ronald Reagan dan Presiden George HW George, mengakui Obama unggul
atas McCain dalam soal kampanye lewat internet. "Banyak pendukung McCain
mengatakan sangat sulit atau tidak mungkin mendonasikan uang lewat situs.
Obama membuatnya lebih mudah. Obama menjadi sangat canggih dalam pemanfaatan
internet, sehingga memudahkan orang di luar negeri menyumbang," kata Jacobi.


SAS
Sumber : AP


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke