From: korandigital <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject:'Media Indonesia' Dapat Penghargaan dari MUI
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Monday, July 28, 2008, 8:49 AM
> Senin, 28 Juli 2008 00:01 WIB
> PERS
> 'Media Indonesia' Dapat Penghargaan dari MUI
> 
> JAKARTA (MI): Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan terus
> mendorong dan memberi apresiasi terhadap media massa yang
> menyumbang pada proses pencerdasan masyarakat dan tidak
> sekadar menyajikan sensasi dangkal. 

> Sekjen MUI Pusat Ichwansyam mengatakan hal tersebut pada
> acara syukuran dan peringatan ulang tahun (milad) ke-33 MUI
> Pusat, di Kantor Baru MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat,
> akhir pekan lalu. 

> Pada kesempatan tersebut, MUI memberikan apresiasi dan
> penghargaan kepada Media Indonesia dan empat wartawan
> lainnya. "Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi
> dan ekspektasi MUI terhadap kalangan media massa,"
> kata Ichwansyam. 

> Pada acara milad tahun lalu, penghargaan diberikan kepada
> tokoh sesepuh MUI, tokoh masyarakat, lembaga dan mitra atau
> rekanan MUI. "Kali ini, penghargaan kami berikan kepada
> wartawan," ujarnya. 

> Acara milad tersebut dihadiri Menteri Agama M Maftuh
> Basyuni, Ketua Umum MUI Pusat Sahal Mahfudz, dan sejumlah
> Ketua MUI, yakni Makruf Amin, Umar Shihab, Amidhan, Maftuh
> Ihsan serta Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin serta
> perwakilan sejumlah duta besar negara sahabat dan
> lain-lain. 

> Adapun lima wartawan yang mendapat penghargaan atas lima
> karya tulisan itu, antara lain Yudhiarma dari Suara Karya
> dengan karya Kemiskinan Ladang Subur Aliran Sesat, Rahmat
> Santosa Basarah dari Republika (Pembatasan Film Gerbang
> Moral Bangsa), Syarief Oebaidillah dari Media Indonesia
> Peran Pemimpin Agama Alami Erosi). Ahmad Nabani dari Pelita
> dengan karyanya, Fatwa MUI Untuk Luruskan Penyimpangan,
> Bukan Kriminalisasi Kepercayaan, dan Taryono dari Terbit
> (Misi MUI Kurang Dipahami). 

> Sementara itu, Ketua Umum MUI Sahal Mahfuz dalam tausiahnya
> menyatakan MUI tetap mengedepankan idealisme sebagai
> khadimul ummah atau pelayan umat. "Sebagai wujud
> tanggung jawab penyampai aspirasi umat, MUI tidak sungkan
> lagi memberikan masukan kepada pemerintah bahkan dalam
> beberapa kesempatan terlibat aktif," kata
> Sahal.(Bay/H-1) 
> 
> http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=MTk1MTQ=
> 
> ~----~------~--~---


      

Kirim email ke