Si Pitung tiap hari terus mengingat Auwloh, jadinya tambah stress deh

Hehehehehehehhe

  ----- Original Message ----- 
  From: Adi Supriadi 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Media Jatim ; kkn watch ; korban 
lapindo ; KORBAN ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; ghufron OfficeBox 
  Sent: Wednesday, July 30, 2008 10:56 AM
  Subject: [media-jatim] Obati Stress Dengan Mengingat Allah


        Obati Stress Dengan Mengingat Allah 
        Article Archive By : Adi Supriadi 


        Kondisi zaman yang serba sulit seperti sekarang ini, hampir membuat 
semua orang di Indonesia terjangkit penyakit stres. Tengoklah rumah sakit jiwa 
di daerah kita. Kita akan menemukan angka peningkatan orang-orang yang 
mengalami gangguan jiwa. Sesungguhnya, stres tidak hanya disebabkan oleh 
peristiwa buruk. Semua perubahan yang berhubungan dengan fisik dan psikis 
seseorang dapat menyebabkan stres.

        Stres adalah akumulasi dari reaksi tubuh terhadap situasi atau 
lingkungan sekitar yang tampak berbahaya atau sulit. Stres membuat tubuh 
memproduksi hormon adrenalin yang berfungsi untuk mempertahankan diri. Jadi, 
sebenarnya stres merupakan reaksi tubuh yang alami (sunnatullah). Hampir sama 
dengan reaksi spontan tubuh lain, seperti reaksi tubuh saat menghindar dari 
panas, misalnya, atau kita berselimut ketika hawa dingin menerpa tubuh kita.

        Memang, ada stres yang membahayakan yaitu stress berat yang dapat 
berdampak pada depresi dan pada akhirnya sakit jiwa. Pertanyaannya sekarang, 
adakah manfaat stress? Saya jawab ada karena semua yang diciptakan ALLAH Swt 
tidak ada yang sia-sia, tak terkecuali hal yang buruk. Stres yang baik sangat 
berguna karena dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih tangguh 
menghadapi tantangan hidup. Nah, yang perlu diwaspadai adalah stress berat yang 
dapat mengakibatkan kegilaan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hampir semua 
penyakit yang diderita oleh manusia muaranya disebabkan oleh stress. Kondisi 
jiwa yang tertekan dapat membuat sirkulasi darah dan metabolisme menjadi tidak 
sempurna sehingga membuat kita sakit. Pada dasarnya, kita tidak perlu merasa 
khawatir dengan stress karena kita mempunyai obat penenang bernama agama.Stress 
Bermula dari Kondisi Psikis

        Jika kita menemukan orang yang sakit, pada dasarnya kondisi kejiwaannya 
sedang terganggu. Kondisi jiwa yang tertekan akan mempengaruhi pikiran dan 
perasaan. Jadi sebenarnya, penyakit yang diderita manusia lebih cenderung 
karena psikis atau kejiwaannya sedang mengalami gangguan. Ketika kita sedang 
stres, tubuh kita secara otomatis akan menghasilkan hormon adrenalin dan 
cortisol. Kedua hormon tersebut akan mengakibatkan jantung berdetak lebih cepat 
daripada pada keadaan normal. Darah pun akan mengalir dengan lebih cepat. 
Keadaan ini tentu menguras tenaga karena kadar gula dalam darah akan terkuras 
cepat. Otot pun menjadi tegang, terutama otot di sekitar mata dan kepala. 

        Kondisi di atas akan memengaruhi perangai seseorang. Orang menjadi 
mudah tersinggung, cepat marah, agresif, dan cenderung berlebihan (defensif). 
Karena kadar adrenalin makin tinggi, kadar gula dalam darah pun semakin naik. 
Hal tersebut membuat kebutuhan akan zat gula makin tinggi. Jika tidak 
terpenuhi, orang akan mudah lelah, sukar berkonsentrasi, dan jantung sering 
berdebar-debar. Selain itu, tanda yang paling sering menyertai stres adalah 
sakit kepala dan gangguan pencernaan. Jika kita membiarkan keadaan ini 
berlarut-larut, sistem metabolisme tubuh akan terganggu. Selain memperparah 
kondisi kesehatan orang yang sedang sakit, stres juga dapat mengakibatkan daya 
tahan tubuh kita menurun. Tidak heran jika banyak komplikasi penyakit yang 
salah satunya disebabkan oleh stres.

        Bagaimana Mengendalikan Stress?
        Stres tidak bisa diobati. Beberapa dokter terkadang hanya memberi obat 
penenang sejenis chlordiazepoksida, diazepam, dan nipam, jika penderita mulai 
mengalami gangguan mental dan tidak bisa tidur. Jenis obat-obatan tersebut 
sekadar mengurangi intensitas detak jantung, mengendorkan otot tegang, dan 
mengurangi ketegangan saraf. Nah, cara yang paling tepat adalah kembali kepada 
ALLAH Swt. "

        "Sesungguhnya mengingat ALLAH itu menenangkan hati", demikian 
firman-Nya dalam kitab suci Al-Quran. Dengan banyak mengingat ALLAH, hati akan 
menjadi tenang dan kita pelan-pelan akan dapat mengendalikan stress

        Orang-orang yang hatinya tenang akan selalu menahan diri dari sikap 
mencari masalah. Dia akan selalu memandang permasalahan hidup secara positif, 
realistis dengan kemampuan diri, terbuka, dan hidupnya teratur sebagaimana yang 
sudah menjadi sunnatullah. 

        Tekanan hidup memang tidak akan pernah berhenti. Kualitas pribadi 
seseorang akan tampak ketika dia menghadapi permasalahan. Keimanan kepada ALLAH 
merupakan faktor utama yang membuat kita sehat. Cobalah kita bertanya dalam 
hati kita masing-masing, mengapa Rasulullah tidak pernah sakit seumur hidupnya? 
Karena Rasulullah tidak pernah mengalami stres berat. Mengapa Rasulullah tidak 
pernah stres berat? Karena hati Rasulullah senantiasa tenang. Mengapa 
Rasulullah selalu diberi ketenangan hati? Karena Rasulullah selalu mengingat 
ALLAH di sepanjang kehidupannya. Berserah pada kehendak Allah adalah sikap 
dasar dalam menghadapi segala permasalahan. 
        ----------------------------------------------------------

        BISNIS ONLINE PALING MUDAH,
        PALING SANTAI, 
        PALING MENGUNTUNGKAN,
        RESELLING E BOOK LOWONGAN KERJA DARI RUMAH
        Kunjungi : http://tinyurl.com/5ub8gc
        ----------------------------------------------------------
        Adi Supriadi / Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan
        Assyarkhan Counseling Centre
        Jln. Maleer Selatan No.51/117 Kel. Gemuruh Kota Bandung
        Mobile : 081573530788
        Email : [EMAIL PROTECTED]  




------------------------------------------------------------------------------
  Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
  Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan 
@rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!

   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke