Membela Zionisme 
Oleh : Abdul Muiz Syaerozie 
  
Dalam banyak catatan dua sumber ajaran Islam yang suci; Al Qur'an dan al 
Hadits, Yahudi digambarkan sebagai sekelompok manusia yang mempunyai watak 
keji, licik dan pendusta.kerena itu, mereka dimasukkan dalam kategori kelompok 
yang dilaknat, penghuni neraka dan ditimpa musibah.
 
Misalnya, hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah 
bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum 
muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga, bersembunyilah 
orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu 
berkata, ‘Wahai orang muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi di 
belakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!’ Kecuali pohon Gharqad (yang tidak 
berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.” Imam Bukhari meriwayatkan 
dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Kalian akan diperangi 
oleh bangsa Yahudi. Lalu, kalian diberi kemenangan atas mereka, sampai-sampai 
batu pun akan berbicara, ‘Hai muslim, ini seorang Yahudi di balikku, bunuhlah 
ia!’” 

 
Secara tekstual hadits itu menunjukkan ketidak layakan kaum Yahudi hidup dimuka 
bumi. mereka patut untuk dibrangus hak hidupnya, dikebiri kehidupan ekonominya, 
disingkirkan hak politiknya dan patut diakhiri sejarah komunitasnya. sampai 
-sampai Huntington dan Fukuyama terlalu berani mengatakan bahwa bangsa Irael 
sudah tidak ada lagi sekarang ini. mereka sudah habis dibantai pada masa 
kaekaisaran Romawi. 
 
Tidak hanya dalam Qur'an dan Hadits, kitab suci yang dipegang erat kaum Katolik 
dan Protestan pun menggambarkan kelompok Yahudi sebagai kelompok yang jijik. 
pengingkar janji Tuhan dan perusak kehidupan manusia. mereka layak dienyahkan, 
lantaran telah merusak nilai-nilai luhur kemanusiaan.
 
Akibatnya, dalam sejarah bangsa yahudi tercatat sejarah kelam lah yang paling 
mendominasi. keturunan Israel ini, sepanjang hidupnya mengalami nasib yang 
buruk. mereka diusir, dibantai, dan dikucilkan dari kehidupan berbangsa dan 
bernegara. msialnya, ketika mereka (kaum Yahudi) dibantai oleh Titus, 
Vespanisus, dan Adrian dari Kekaisaran Romawi. Walaupun demikian, mereka juga 
mengalami sejarah yang manis misalnya, ketika para pemimpin negara tidak 
mempunyai sikap diskriminatif terhadap agama lain, melindungi segenap rakyatnya 
dan bersikap adil. misalnya pada masa kejayaan Turki.
 
Memang, dalam sejarah kehidupan beragama, para pendahulu mereka pernah 
melakukan pendustan terhadap kitab suci Taurat, mengingkari janji Tuhan 
sebagaimana digambarkan dalam Qur'an dan Injil. pengikut Yahudi pun mengakui 
hal itu. tetapi secara sadar, kini mereka berusaha menebus dosa-dosa masa lalu 
dengan cara menyerukan kepada umat Yahudi untuk menedekatkan diri pada sanga 
pencipta (beribadah), dan memenuhi janji-janji Tuhan sebagaimana ditunjukkan 
dalam taurat, kitab suci bangsa Yahudi. 
 
Gerakan keagaman dalam rangka menebus dosa masa lalu ini, dinamakan gerakan 
zionisme. yaitu, sebuah gerakan keagaman murni yang dilakukan oleh para pemeluk 
agama Yahudi yang sadar akan arti penting ajaran luhur agamanya. gerakan ini, 
dalam sejarahnya tidak pernah diusik oleh para pemuka-pemuka agama lain. bahkan 
dalam Islam pun, nabi Muhammad membebaskan mereka untuk beribadah kepada 
Tuhannya. "lakum dinukum waliyadin" demikian ditegaskan dalam Al Qur'an.
 
Tetapi sayangnya, masyarakat beragama saat ini, terutama kaum muslim, sangat 
membenci terhadap gerakan zionisme. mereka (kaum muslim) dengan menggunakan 
dalil-dalil Qur'an dan hadits membenarkan untuk membenci kaum Yahudi. oleh 
karena itu, kaum Yahudi kini dimusuhi dan terus dicaci. parahnya, kebencian itu 
diarahkan secara menyeluruh. artinya tidak membedakan zionisme sebagai sebuah 
gerakan keagamaan dan zionisme sebagai sebuah gerakan politik. 
 
Padahal, apa yang digambarkan oleh kitab suci al Qur'an dan al Hadits, adalah 
kaum Yahudi yang mendustakan Taurat dan mengingkari janji-janji Tuhan. ini 
artinya bahwa, Islam mengutuk kaum Yahudi yang mendustakan ajaran Taurat dan 
mengabaikan perintah Tuhan. bukan kaum Yahudi yang sadar atas agamanya.. sebab 
watak keji, jijik dan licik berada pada kaum Yahudi yang mendustakan. jika 
mereka kini telah sadar, mau tunduk kepada Taurat, niscaya sifat kejijikan 
Yahudi tidak lagi pantas diterapkan.
 
Sedangkan zionisme sebagai gerakan politik harus diselesaikan secara politis. 
tidak ada satupun ayat-ayat al Qur'an yang memojokkan zionisme sebagai gerakan 
politik. karena itu, jika ambisi sebagian kecil kaum Yahudi untuk mendirikan 
negara Yahudi ingin bisa diwujudkan, maka, harus diselesaikan secara politis. 
misalnya, kemampuan kaum Zionis dalam melobi negara Palestina untuk menyerahkan 
sebagian tanahnya secara Suka Rela.
  
Bangsa apapun sebenarnya mempunyai hak untuk mendapatkan kemerdekaan. 
mendirikan sebuah negara yang independent sebagaiman pernah dialami bangsa 
Indonesia masa lalu. tetapi sayangnya, samapai saat ini kelompok zionis masih 
kurang begitu mampu melobi secara baik kepada negara Palestina. akabatnya, 
dimata kebanyakan negara-negara, mereka (kaum zionis) dinilai sebagai penjajah.
 
Wallahu 'alam Bissawab 


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke