>
>
>seorang teman mengatakan di turki ada tiga kekuatan politik:
>kemalis, islamis dan usmani.
>
>kemalis yang sekuler pernah besar, terutama berkat pengaruh
>mustafa kemal yang dianggap bapak turki (attaturk) modern, tapi
>lama kelamaan mengempis karena korupsi para pemimpinnya.
>
>islamis, seperti diwakili ibda dan hizbullah yang bercita-cita mendirikan
>negara islam, tak pernah menjadi besar sebagai sebuah gerakan.
>
>usmani merupakan kelompok yang merasa mewarisi kebesaran
>turki di masa kalifah usmani (ottoman). sebuah imperium yang wilayahnya
>pernah mencakup seluruh negara arab dan sebagian eropa.
>mereka umumnya penganut islam yang moderat dan menerima sekularisme
>dalam versi yang lebih moderat ketimbang kelompok kemalis.
>
>mereka mendambakan negara yang modern dan maju. mereka tidak anti
>yahudi bahkan tetap memelihara hubungan baik dengan negara israel.
>mereka juga merasa sederajad dengan negara-negara eropa seperti di
>masa lalu, karena itu ingin bergabung dengan uni-eropa di masa kini.
>(dalam level tertentu mereka menganggap sebelah mata tetangga-tetangga
>arab, bekas koloninya di sebelah selatan).
>
>akp, menurut teman itu, lebih mewakili aspirasi kelompok usmani ketimbang
>islamis.
>
>akp juga terbukti lebih mendatangkan kesejahteraan buat warga turki.
>
>karena itu tak mengherankan bila the economist memuji akp, bahkan
>merekomendasikan agar partai itu diberi kesempatan lebih lama
>memerintah turki.
>
>akp mungkin mirip masyumi di indonesia di masa lalu.
>orang-orangnya cakap, cerdas dan bersih. first class intellectuals
>in their era. last but not least, seperti masyumi, tokoh-tokoh akp
>juga menganut monogami. :-))
>
>
>
>At 05:45 PM 7/30/2008 +0000, imuchtarom wrote:
>
>
>
>>Alhamdulillah,
>>
>>Nyaris sekali. Hanya 6 hakim dari total 11
>>yang mendukung dibubarkannya AKP, Partai
>>Islam yang sekarang memegang pemerintahan
>>Turki, yang telah mengangkat kondisi
>>Sosial-Ekonomi Turki dari keterpurukannya
>>di bawah rezim "fundamentalist-sekularist
>>-kemalist" yang selama ini membelenggu
>>Turki dari kemajuan dan "peradaban".
>>
>>Majalah The Economist adalah majalah barat
>>yang kritis, jarang sekali "memuji" kebijakan
>>suatu pemerintahan, apalagi pemerintah
>>negara berkembang (apalagi negara Muslim).
>>Tetapi majalah ini secara jelas memuji
>>kebijakan pemerintahan AKP selama ini
>>mengangkat Turki dari keterpurukannya.
>>
>>6 Tahun yang lalu sebelum partai AKP
>>memerintah, ekonomi Turki masih terpuruk,
>>dengan tingkat inflasi yang sangat tinggi,
>>dan nilai mata uang Turki (Lira) yang
>>sangat merosot. Bisa dilihat perubahan
>>nilai mata uang Lira sebelum dan sesudah
>>era pemerintahan AKP:
>>
>><<http://www.mof.go.jp/jouhou/soken/kouryu/kou24a.pdf>http://www.mof.go.jp/jouhou/soken/kouryu/kou24a.pdf>
>>
>>===============================================================
>>
>>-> Tahun 1923 : 1 USD = 1 _______ Lira (awal era Kemal Attaturk)
>>-> Tahun 1980 : 1 USD = 90 ______ Lira
>>-> tahun 1988 : 1 USD = 1,300 ___ Lira
>>-> Tahun 1995 : 1 USD = 45,000 __ Lira
>>-> Tahun 2000 : 1 USD = 550,000 _ Lira
>>-> Tahun 2001 : 1 USD = 1,650,000 Lira
>>-> Tahun 2002 : ================= <=== AKP memerintah
>>-> Tahun 2004 : 1 USD = 1,550,000 Lira
>>-> Tahun 2005 : 1 USD = 1 Lira (Devaluasi Lira)
>>================================= <== 3 tahun kemudian
>>-> Tahun 2008 : 1 USD = 1.17 Lira (stabil!)
>>================================================================
>>
>>Nilai Lira Turki hari ini:
>>--------------------------
>>30 Juli 2008
>>
>>===============================================
>>Live rates at 2008.07.30 17:23:10 UTC
>>1.00 USD = 1.16629 TRY
>>-----------------------------------------------
>>United States Dollars | Turkey New Lira
>>1 USD = 1.16629 TRY | 1 TRY = 0.857420 USD
>>=================================================
>>
>>"Proyek" Sekularisme di Turki selama ini adalah
>>contoh gagal sebuah proyek sekularisme yang
>>"salah kaprah", blunder dan lebih banyak gagalnya.
>>Ini karena nampaknya agenda yang dijalankan
>>Kemal terlalu "reaktif" bersemangat hendak
>>menghapuskan identitas kultural era Turki Utsmani,
>>sehingga "modernisme" yang dilakukan Kemal
>>menjadi modernisasi yang sangat dangkal/superfisial,
>>sekedar mengganti "baju" Islam Turki menjadi "baju"
>>nya orang Bule.
>>
>>Yang di "copy" dari Barat hanya simbol-simbol
>>kultural yang dangkal, seperti cara berpakaian,
>>huruf alphabet, dsb. Sedang apa yang menjadi inti
>>dari semangat renaissanse Eropa dulu justeru
>>tidak terjamah ...
>>
>>Adalah 2 hal yang berbeda antara
>>
>><A> Penerapan Sistem Sekuler
>><B> paham/Kultur Sekulerisme
>>
>><A> Artinya sistem kenegaraan yang menggunakan
>>pemisahan atau decoupling antara the "State" dan
>>the "Church". Sedang yang kedua <B> adalah paham
>>atau pandangan hidup/aliran. Nah, yang di anut
>>oleh Kemalisme ini adalah paham sekulerisme yang
>>"fundamentalis" sampai punya efek memusuhi agama.
>>
>>Mengapa tidak meniru sistem Amerika yang menjunjung
>>tinggi kebebasan berfikir, dan pada saat yang sama
>>memberi ruang sangat cukup bagi kehidupan beragama.
>>
>>wassalam,
>>
>>---( ihsan hm )-----------------------------------
>>
>><http://edition.cnn.com/2008/WORLD/europe/07/30/turkey.court/index.html>http://edition.cnn.com/2008/WORLD/europe/07/30/turkey.court/index.html
>>
>>------------------------------------------
>>Turkish court rejects ban on ruling party
>>------------------------------------------
>>
>>ISTANBUL, Turkey (CNN) -- Turkey's Constitutional
>>Court has rejected a proposed ban on the country's
>>Islamic-rooted ruling party -- the Justice and
>>Development Party, or AKP -- for alleged anti-
>>secularist activities, the leader of the court
>>said Wednesday.
>>
>>Six justices voted in favor of banning the party,
>>four voted for financial penalties and one justice
>>rejected the case, court leader Hasim Kilic said.
>>
>>Seven of the 11 justices would have had to vote
>>in favor of the ban for it to pass. Instead, the
>>court ruled that the AKP will lose half of its
>>government funding, he said.
>>
>>President Abdullah Gul, Prime Minister Recep
>>Tayyip Erdogan, and former parliament speaker
>>Bulent Arinc were among the 71 party members
>>the prosecutor wanted banned from public office
>>for the next five years.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke