haha TIBO ga ngebom pk mikronuklir siy


----- Original Message ----
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, August 1, 2008 5:04:08 PM
Subject: Re: [ppiindia] Ust. Abu Bakar Ba'asyir Nasehati Kapolri

Waktu eksekusi Tibo kok diam saja.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Thu, 31 Jul 2008 23:54:53 
To: <[EMAIL PROTECTED]>; ppiindia<[email protected]>; HMI Kahmi Pro 
Network<[EMAIL PROTECTED]>; jurnalisme<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
Syiar Islam<[EMAIL PROTECTED]>; news Trans TV<[EMAIL PROTECTED]>; kampus 
tiga<[EMAIL PROTECTED]>; pantau<[EMAIL PROTECTED]>; Etalase Indonesia<[EMAIL 
PROTECTED]>
Subject: [ppiindia] Ust. Abu Bakar Ba'asyir Nasehati Kapolri



Terkait rencana eksekusi terpidana bom bali 
http://www.youtube.com/watch?v=DWN3IwXFlIg 
---------------------------------------------------------------
Abu Bakar Ba'asyir : 
Pemerintah Dzolim Jika Menghukum Mati Amrozi Cs 
Wednesday, 30 July 2008

Ketua Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Baasyir menilai pemerintah 
Indonesia sangat dzolim jika jadi mengeksekusi mati para pelaku bom bali I. Hal 
ini dikarenakan pemerintah memberikan hukuman yang tidak setimpal dengan 
kesalahan yang dilakukan Amrozi Cs. Pemerintah dianggap hanya melihat kasus 
tersebut secara kasat mata. Padahal menurutnya, pada kasus Bom Bali I 
semestinya dilihat siapa sebenarnya yang memiliki bom yang meledak pada waktu 
itu.

“Semua ahli bom baik dalam maupun luar negeri menyatakan bom yang meledak dan 
sampai membunuh banyak orang itu sebenarnya bukan bom biasa tapi mikronuklir,” 
katanya dalam sebuah video yang dipublikasikan lewat internet di situs 
youtube.com. Video tersebut tercatat dirilis Sabtu (26/7) oleh seseorang yang 
menggunakan username rofiq1924.

Abu Bakar Baasyir meragukan bahwa Amrozi Cs dapat membuat bom yang memiliki 
daya ledak sebesar itu. Seraya mengutip pernyataan ahli bom dari Australia yang 
mengatakan bahwa kalau ada orang yang percaya bahwa Amrozi bisa membuat bom 
seperti itu bukan orang bodoh, tetapi idiot.

Ustadz yang pernah ditahan di dalam penjara karena kasus imigrasi ini mengaku 
pernah berdebat dengan pihak kepolisian. “Kalau polisi percaya Amrozi bisa 
membuat bom seistimewa seperti itu mestinya bukan ditahan tetapi menjadi 
penasehat militer, dijadikan dosen di sekolah militer mengajari untuk membuat 
bom tersebut,” ujarnya.

Abu Bakar Baasyir sepakat jika Amrozi Cs dihukum karena kesalahannya melakukan 
pengeboman yang mengakibatkan kerusakan dan luka-luka. Namun, ia tetap tidak 
percaya jika bom milik Amrozi bisa membunuh orang. Abu Bakar Baasyir mencurigai 
bom yang meledak itu milik CIA.

Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki Solo ini khawatir jika pemerintah Indonesia 
yang tidak takut Allah tapi takut pada George W. Bush ini nekad mengeksekusi 
mati Amrozi Cs akan mengakibatkan bala’ (bencana besar) yang ditimpakan oleh 
Allah SWT. 

Menurutnya, Amrozi Cs bukanlah teroris namun justru kontra teroris. Mereka 
merupakan mujahid yang membela Islam dan kaum musliminin dari teror AS dan 
kawan-kawannya, hanya saja langkah mereka melakukan pengeboman itu keliru. 

“Kalau tetap nekad mengeksekusi, jangan orang Islam yang ditunjuk jadi regu 
tembak eksekusi,” ujarnya menasehati Kapolri. Ia mengkhawatirkan jika orang 
Islam yang melakukan eksekusi akan mengakibatkannya murtad karena membunuh 
seorang pejuang Islam. “Tapi saya anjurkan mundur saja, jangan nekad 
mengeksekusi. Saya khawatir ada bala’ dari Allah kalau tetap nekad. Saya sudah 
memperingatkan!” pungkasnya.

[ihsan/www.suara-islam.com]














      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia 
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links




------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke