Semoga informasi di bawah ini menjadi bahan koreksi untuk Sdr. Satrio Arismunandar.
AHMAD --- On Thu, 8/7/08, mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: mediacare <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [ppiindia] Penjelasan dari Anies Baswedan (Rektor Paramadina) To: "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]>, "media jakarta" <[EMAIL PROTECTED]>, "sobat hutan" <[EMAIL PROTECTED]>, "media jatim" <[EMAIL PROTECTED]>, [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Date: Thursday, August 7, 2008, 3:09 PM Assalamu'alaikum, salam sejahtera. Rekan-rekan yang budiman. Terima kasih atas respon terhadap berita seputar perkembangan Universitas Paramadina. Saya sangat menghargai perhatian Anda tersebut. Selanjutnya, untuk meluruskan informasi, saya sampaikan beberapa hal di bawah ini. Pertama: Yudi Latif mengundurkan diri sebagai Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan sebelum saya dilantik sebagai Rektor Universitas Paramadina. Perlu digarisbawahi, Yudi Latif tidak dipecat dari Universitas Paramadina. Meskipun Yudi Latif telah mengundurkan diri sebagai Deputi Rektor Kemahasiswaan, tetapi beliau masih tetap aktif sebagai Chairman di Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) di Universitas Paramadina. Bahkan beliau masih menulis di berbagai media massa sebagai Chairman PSIK Universitas Paramadina. Akhir Juni 2008 (lebih dari setahun kemudian) Yudi Latif mengajukan surat pengunduran diri, setelah menjadi Chairman PSIK sejak 1 Februari 2006. Pengunduran diri tersebut belum efektif karena Yudi Latif masih harus menyelesaikan beberapa urusan administratif. Kedua: Tentang Rizal Mallarangeng. Rizal adalah kakak kelas saya di UGM, 5 tahun di atas saya (Rizal di Fisipol, saya di FE). Rizal mengambil master dan doktor di Ohio sedangkan saya mengambil master di Maryland dan doktor di Illinois. Sesudah menyelesaikan kuliah di AS, saya sempat menjadi peneliti di Lembaga Survei Indonesia hingga awal 2008. Kebetulan, direktur eksekutif LSI adalah Saiful Mujani yang juga direktur riset di Freedom Institute, mungkin hal inilah yang menyebabkan LSI -dan saya sebagai peneliti disana- sering dikesankan "dekat" dengan Freedom Institute. Dalam kenyataanya, saya tidak pernah beraktivitas di Freedom Institute; tidak memiliki kegiatan bersama Rizal apalagi yang ada kaitannya dengan Lapindo. Kami berkawan biasa: baik dan saling menghargai, itu saja. Hubungan saya dengan Rizal itu sama dengan hubungan saya dengan Yudi Latif. Kesimpulan: cerita yang disebarkan di berbagai milis secara serempak itu tidak berdasar dan misleading to the public. Fakta yang benar adalah Yudi Latif mengundurkan diri sbg Deputi Rektor bidang kemahasiswaan, bukan dipecat. Yudi Latif mengundurkan diri sebelum saya menjadi Rektor. Sesudah saya menjadi Rektor, Yudi Latif tetap sebagai Chairman PSIK di Universitas Paramadina. Dibawah ini dituliskan detail informasi kronologis berdasarkan dokumen otentik. Semoga penjelasan-penjelas an ini bisa meluruskan. Terima kasih dan salam. Anies Baswedan data kronologis yg relevan: 14 Mei 2007 Yudi Latif mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Deputi Rektor III ke Yayasan Wakaf Paramadina 15 Mei 2007 Anies Baswedan dilantik menjadi rektor universitas paramadina. (Mei '07- Juni '08, setahun lebih) Yudi Latif tetap aktif sebagai Chairman PSIK Universitas Paramadina dan tetap menulis di media massa dengan menyebutkan titel sebagai Chairman PSIK Universitas Paramadina. 27 Juni 2008 Yudi Latif mengajukan pengunduran diri sebagai Chairman PSIK. (Diterima Universitas tanggal 3 Juli 2008) mediacare http://www.mediacar e.biz [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

