Salam,
BUNG AHMAD, ayo kita ikuti permainan gendang Satrio Arismunandar.
1. Saya dengar Boss Trans Teve selingkuh dengan istri penyanyi rock,
hingga mengirim utusan kepada suami artis itu agar tidak
meramaikannya, dengan konsesi dapat slot untuk program musik di
stasiun miliknmya? Benarkah?
2. Saya dengar Tran Teve dijadikan tempat cuci uang (money loundry)
jendral-jendral orba, yang dikomandoi mantan Mendagri di zaman Pak
Harto. Benarkah?
3. Saya dengar untuk bertahan sebagai presenter di program-program
infotainment Trans Teve, para presenter yang sebagiannya mantan
artis sinetron itu mesti bobo bareng dengan "orang kuat" di stasiun
itu. Benarkah ?
Oh, ya, bagaimana kalau presenternya laki-laki atau "rada laki-
laki". Apakah di Trans TV ada boss yang "Tanggir", sealiran Ryan?
Maksudnya, orientasi gituannya?
Semua pertanyaan sudah dikasi TANDA TANYA, lho. Dengan dimuat di
milis ini, kita berharap, siapa tahu ada yang klarifikasi....
Wassalam,
Dimas.
Belum mampu jadi produser.
--- In [email protected], Satrio Arismunandar
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Itulah gunanya dipasang TANDA TANYA (?) di judulnya. Artinya, itu
sesuatu yang masih dipertanyakan.
>
> Dengan dimuat di milis, kan malah ada klarifikasi. Biasa saja.
>
>
> --- On Thu, 8/7/08, Ahmad Badrudduja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: Ahmad Badrudduja <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [ppiindia] Yudie Latif dipecat Paramadina karena
advokasi Lapindo?
> To: [email protected]
> Date: Thursday, August 7, 2008, 6:32 AM
>
>
> Saya heran, wartawan senior seperti Satrio kok bisa menyebarkan
posting yang belum tentu benar seperti di bawah ini. Walau milis
adalah forum ngerumpi yang bisa menampung apa saja, termasuk sampah
dan kabar angin yang tak jelas juntrungannya, tetapi kalau saya
wartawan, sudah tentu saya tak akan ikut-ikutan menyebarkan berita
yang paling jauh hanya masuk dalam kategori hear-say ini.
>
> Heran saya, kenapa Satrio seperti ini?
>
> AHMAD