rame.. rame....
ada lagi ide yg lbh spektakuler...?
--- In [email protected], "masdimas62" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam, 
> 
> BUNG AHMAD, ayo kita ikuti permainan gendang Satrio Arismunandar.
> 
> 1. Saya dengar Boss Trans Teve selingkuh dengan istri penyanyi 
rock, 
> hingga mengirim utusan kepada suami artis itu agar tidak 
> meramaikannya, dengan konsesi dapat slot untuk program musik di 
> stasiun miliknmya? Benarkah?
> 2. Saya dengar Tran Teve dijadikan tempat cuci uang (money loundry) 
> jendral-jendral orba, yang dikomandoi mantan Mendagri di zaman Pak 
> Harto. Benarkah?
> 3. Saya dengar untuk bertahan sebagai presenter di program-program  
> infotainment Trans Teve, para presenter yang sebagiannya mantan 
> artis sinetron itu mesti bobo bareng dengan "orang kuat" di stasiun 
> itu. Benarkah ? 
>    Oh, ya, bagaimana kalau presenternya laki-laki atau "rada laki-
> laki". Apakah di Trans TV ada boss yang "Tanggir", sealiran Ryan?  
> Maksudnya, orientasi gituannya? 
>     Semua pertanyaan sudah dikasi TANDA TANYA, lho. Dengan dimuat 
di 
> milis ini, kita berharap, siapa tahu ada yang klarifikasi....
> 
> Wassalam,
> 
> 
> Dimas.
> Belum mampu jadi produser.
> 
> 
> --- In [email protected], Satrio Arismunandar 
> <satrioarismunandar@> wrote:
> >
> > Itulah gunanya dipasang TANDA TANYA (?) di judulnya. Artinya, itu 
> sesuatu yang masih dipertanyakan.
> >  
> > Dengan dimuat di milis, kan malah ada klarifikasi. Biasa saja.
> > 
> > 
> > --- On Thu, 8/7/08, Ahmad Badrudduja <ahmadbadrudduja@> wrote:
> > 
> > From: Ahmad Badrudduja <ahmadbadrudduja@>
> > Subject: Re: [ppiindia] Yudie Latif dipecat Paramadina karena 
> advokasi Lapindo?
> > To: [email protected]
> > Date: Thursday, August 7, 2008, 6:32 AM
> > 
> >  
> > Saya heran, wartawan senior seperti Satrio kok bisa menyebarkan 
> posting yang belum tentu benar seperti di bawah ini. Walau milis 
> adalah forum ngerumpi yang bisa menampung apa saja, termasuk sampah 
> dan kabar angin yang tak jelas juntrungannya, tetapi kalau saya 
> wartawan, sudah tentu saya tak akan ikut-ikutan menyebarkan berita 
> yang paling jauh hanya masuk dalam kategori hear-say ini.
> > 
> > Heran saya, kenapa Satrio seperti ini?
> > 
> > AHMAD
>


Kirim email ke