----- Original Message ---- > From: JUNNI AD <[EMAIL PROTECTED] > > Sent: Sunday, August 17, 2008 4:28:35 PM > Subject: [ppm_nasional] SEMOGA TIDAK TERULANG LAGI > > > SEMOGA TIDAK TERULANG LAGI > > Teganya ada yang Menipu Pondok Yatim dan anak anak yatim Korban Gempa Bantul > > ..........Tulisan > ini berangkat dari bentuk keprihatinan atas moral anak manusia bangsa > ini. Sungguh tulisan ini kami buat, bukan untuk membuka aib orang lain > tetapi semata hanya untuk mengingatkan kepada para pembaca yang budiman > agar tidak tertipu seperti kami. Pengalaman kami ini semoga menjadi > pelajaran bagi kami dan harapannya kepada para pembaca semua. > > Kejadian > ini berawal dari tulisan kami tentang Taman Bacaan yang di muat di > salah satu surat kabar yang cukup terkenal di Yogyakarta. Ada seseorang > yang mengaku bernama Pak Gufron dengan no HP 081227283468 yang > berdomisili di Cempaka Putih Jakarta. Karena kebetulan istri beliau > tinggal di Banguntapan Bantul. akan menyumbangkan Al Qur'an berjumlah > 50 buah dan 60 buku berupa buku pelajaran SD s/d SMU & buku bacaan. > Bagaimana kami tidak bahagia, dengan jumlah buku yang sangat banyak itu > tentu akan menambah koleksi buku yang- sudah ada > di Taman Bacaan kami sekalipun masih sangat sedikit. Tanpa su'udzon > sedikitpun kami merespon positif tanggapan Pak Gufron. Komunikasi yang > kami lakukan via SMS & Phone. Dengan sangat meyakinkan kami, beliau > meminta ditransfer uang sebanyak 90 ribu sebagai ongkos biaya pengganti > pengiriman buku melalui PT Herona. Untuk menghindari kekurangan beliau > meminta kami mentrasfer uang sebanyak 100 ribu. Dengan bahasa SMS yang > meyakinkan sampai dengan menggunakan sumpah atas nama Allah akan > mengembalikan kembalian dari pengganti biaya dengan silaturrahim > langsung ke Pondok Yatim kami yang berada di Dsn. Miri RT 27 > Pendowoharjo Sewon > > Kemudian saya > menyampaikan kepada pengelola yang lain, karena uang yang akan kami > transfer adalah amanah untuk anak-anak Yatim di Pondok kami. Tentu, di > dunia maupun akhirat akan diminta pertanggungjawabann ya. Beliau meminta > kami mentrasfer melalui Bank Muamalat atas nama Agung Prasetio no > rek.9019331499. Setelah kami transfer beliau menyampaikan kira-kira > buku akan sampai 3 hari lagi. > > Beberapa saat kemudian beliau > menyampaikan, kalau putranya punya komputer pentium 4 dan sudah tidak > memerlukannya lagi. Beliau menyampaikan, apakah anak-anak > memerlukannya. Bagi kami ini sebuah karunia yang luar biasa, karena > selama ini anak-anak memang membutuhkan untuk tugas sekolah. Setelah > berembug dengan pengelola lagi kami mengiyakan > dan beliau meminta kami untuk mentransfer uang sebesar 150 ribu untuk > biaya travel. Karena kebetulan teman sejawatnya ada yang akan pulang ke > Brebah Sleman ada keperluan keluarga. Biaya ini akan digunakan untuk > menyewa satu tempat duduk di mobil travel. Teman beliau bernama Pak > Trisno no HP 081227283481. Beliau juga meminta kami mentrasfer di Bank > Muamalat atas nama Sutrisno no. rek 9057799599. > > Sampai saat itu > kami belum menaruh kecurigaan sama sekali. Kemudian saat akan berangkat > Pak Trisno meminta kami untuk menambah uang sebanyak 150 ribu lagi > karena komputer kami memakan dua tempat duduk. > Mulai inilah kami sedikit merasa ada yang kurang beres. Karena > keterbatasan dana kami, kami menyampaikan tidak dapat menambah lagi. > Sekalipun Pak Trisno keberatan mengantar kami akan mengambilnya ke > Brebah. Karena anak-anak sangat membutuhkannya. > > Hari sudah berganti, sampai kemudian 3 hari setelah waktu yang dijanjikan. > sampai hampir satu bulan,...... ......... ......... . > Buku > yang dikirimkan belum sampai juga. Begitu juga Pak Trisno juga tidak > sampai-sampai di Pondok. Harapan kami sirna seketika, ketika mengetahui > semua no HP tidak dapat kami hubungi. Lemaslah kami. Sekali lagi bukan > besar uangnya, tetapi berkaitan dengan amanah yang harus kami tanggung. > > MasyaAllah.. ..ternyata ada orang yang bisa berbuat kejahatan > sekalipun pada lembaga seperti kami, Pondok Yatim. Semoga Allah SWT > membukakan pintu hatinya untuk mengulangi kejahatannya lagi. Amiin. Dan para pembaca semua dapat mengambil pelajaran dari cerita kami ini. > > > > Nawati Meilina > > Pengelola Pondok Yatim Daaru Aytam Korban Gempa Bantul > HP Pondok : 02747159146 ( SMS Bisa ) > atau di sms ke GSM 08156887997 ( Ketua Pondok ) > > http://pondokyatim. multiply. com/journal/ item/84/SEMOGA_ TIDAK_TERULANG_ LAGI_ > > www.pondokyatim. net
Satrio Arismunandar Executive Producer News Division, Trans TV, Lantai 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023, Fax: 79184558, 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com http://satrioarismunandar.multiply.com "Perjuangan seorang mukmin sejati tidak akan berhenti, kecuali kedua telapak kakinya telah menginjak pintu surga." (Imam Ahmad bin Hanbal) [Non-text portions of this message have been removed]

