----- Original Message ----- 
  From: Jaringan Perempuan Jogja 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Thursday, August 21, 2008 2:49 PM
  Subject: [media-jogja] undangan Kuliah Umum Soe Tjen Marching



        KULIAH UMUM SEKSUALITAS

        Bersama Soe Tjen Marching



        Latar Belakang



        Akhir-akhir ini, issue gerakan sosial sudah  bergeser ke issue gerakan 
identitas. Salah satu issue yang diusung adalah issue seksualitas. Di 
Indonesia, terutama di Yogyakarta issue seksualitas baru mulai dibicarakan pada 
awal tahun 1990 an, terutama di tingkat NGO yogya. Awalnya dan mungkin sampai 
saat ini, issue ini menjadi issue sensitive di masyarakat sehingga persoalan 
ini sangat rentan dan cenderung mendapat perlawanan di masyarakat. Bersamaan 
itu pula,  di Indonesia muncul beberapa perda yang mengatur soal seksualitas, 
terutama seksualitas perempuan. Kemunculan perda ini sangat berkaitan dengan 
semakin menguatnya gerakan fundametalisme agama atau formalisasi agama di 
tingkat daerah. 



        Kasus di Bantul Yogyakarta tahun 2007, telah mengeluarkan Perda  no 5 
tahun 2007 tentang Larangan Pelacuran di Daerah Bantul.  

        Pengesahan  perda ini terkait dengan keinginan pemkab dalam pencitraan  
Bantul sebagai wilayah  yang bersih dari pelacuran. Di sisi lain, perda ini 
mengandung muatan politik-ekonomi pemerintah Bantul. Yaitu, keinginan pemkab 
Bantul untuk menata kawasan pantai selatan sebagai wisata modern dengan 
menggandeng pemilik modal besar. Perda tersebut akan mempermudah penataan dan 
penggusuran di kawasan pantai selatan.



        Perda no5/07 yang diimplementasikan  pada tanggal 1 Mei 2007 memiliki 
banyak kelemahan mulai dari proses hingga  implementasi.. Pertama, dalam 
penyusunan perda, pemerintah Bantul belum sepenuhnya melibatkan semua komponen 
yang ada dimasyarakat sebagai bentuk  penjaringan aspirasi rakyat. Kedua,  
perda ini dianggap tidak mengacu pada perundang-undangan diatasnya. Ketiga,  
dari tata cara pembuatan,  perda ini   tidak memuat naskah akademis. Hal ini 
menunjukkan kajian mendalam sebelum pembuatan  perda ini terabaikan. Akibatnya 
materi perda tidak jelas arahnya.Hal ini tercermin dalam pasal per pasalnya. 
Pertama,  definisi pelacuran yang termuat dalam perda sangat menimbulkan multi 
tafsir dan tidak jelas apa itu yang dinamakan pelacuran. Sehingga definisi ini 
lebih mengacu kepada perempuan. Karena identifikasi pelacuran lebih mudah 
mengarah ke perempuan. Kedua, di dalam perda ini tidak memuat solusi dalam 
penanganan masalah pelacuran. Sehingga Pemkab terkesan hanya membasmi pelacuran 
tanpa memberi jalan keluar terhadap masalah pelacuran. Ketiga, di dalam perda 
juga tidak menghargai asas praduga tidak bersalah. Keempat, perda juga tidak 
memberikan kewenangan yang jelas, sehingga memunculkan polisi sipil dalam 
penanganan pelacuran. 



        Oleh karena itu, munculnya kasus salah tangkap dalam implementasi 
perda. Sebenarnya hal itu adalah cerminan dari materi perda yang tidak jelas 
dan tidak komprehensif dalam mengurai masalah pelacuran.  Ketika pemerintah 
Bantul gencar melakukan razia di tempat-tempat yang disinyalir sebagai pusat 
prostitusi terutama di kawasan pantai Selatan, banyak ditemukan kasus 
pelanggaran HAM.



        Berdasarkan kondisi di atas, gerakan-gerakan sosial di yogya membentuk 
Aliansi Tolak Perda no 5 tahun 2007. Aliansi ini terdiri dari berbagai NGO di 
yogyakarta yang konsen terhadap masalah HAM dan perempuan. Sejak itu (2007), 
Aliansi mulai melakukan advokasi, yang di awali dengan  kajian-kajian atas 
perda tersebut baik dari sisi materi perda maupun sisi implementasi perda 
tersebut. Hasil kajian materi ini dilanjutkan dengan niatan Alinasi untuk 
melakukan Judicial Review (sudah dikirim ke Mahkamah Agung).  Selain itu, 
Aliansi membentuk dua tim. Tim pertama mengawal kerja-kerja kampanye. Tim kedua 
mengawal kerja-kerja pengorganisan di masyarakat. 



        Selain Aliansi yang dibentuk oleh temen-temen NGO untuk advokasi tolak 
perda tersebut, di Yogyakarta di bentuk sebuah jaringan komunitas yang terdiri 
dari beberapa Lembaga Sosial yang Concern pada issue- issue perempuan, yaitu 
Jaringan Perempuan Jogja (2008) yang beranggotakan teman-teman aktivis yang 
memiliki kepedulian terhadap masalah-masalah pluralitas dan perempuan. Kegiatan 
Jaringan Perempuan Jogja lebih memfokuskan pada kerja pengembangan Wacana 
pluralisme dan perempuan. Beberapa bulan ini, kegiatan Jaringan Perempuan Jogja 
telah mengadakan diskusi publik dan workshop dengan feminist yang dianggap 
kontroversial yaitu Irshad Manji dan Victoria Rue.

        Melihat ada kecenderungan yang sama tentang persoalan identitas 
(perempuan, pluralisme, dan seksualitas), maka Aliansi Tolak Perda no5/2007 dan 
Jaringan Perempuan Jogja bersama-sama hendak mengadakan “Kuliah Umum bersama 
Soe Tjen Marching tentang Seksualitas”. 



        “Soe Tjen Marching completed her Ph.D. in Indonesian women's 
autobiographies and diaries at Monash University. She is now teaching 
Indonesian Studies at Melbourne University. Soe Tjen writes articles, short 
stories and music. She has won some creative writing competitions in Melbourne 
and one of her short stories has been published by Antipodes. As a composer, 
she won a national competition for Indonesian composers in 1998.” [profil 
singkat, sumber: http://intersections.anu.edu.au/issue10/cont_issue10.html]



        Kegiatan kuliah umum ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan dan 
pengayaan materi seksualitas kepada teman-teman pegiat persoalan perempuan dan 
pluralisme.



        Tujuan   :

        <!--[if !supportLists]-->·      <!--[endif]-->Memberikan pembekalan 
kepada teman-teman aliansi tentang hak-hak seksualitas perempuan.

        <!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Memberikan gambaran 
sejarah gerakan seksualitas  global

        <!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Memberikan inspirasi 
untuk strategi gerakan dan  advokasi aliansi kedepan.



        Materi-materi Kuliah Umum 

        <!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Teori dan konsep 
seksualitas

        <!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Sejarah gerakan 
seksualitas global

        <!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Inspirasi strategi 
gerakan seksualitas di Indonesia



        Target Peserta : 

        <!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Aktivis gerakan 
perempuan dan seksualitas

        <!--[if !supportLists]-->·         Jaringan Perempuan 
Jogja<!--[endif]-->

        <!--[if !supportLists]-->·         Anggota aliansi tolak perda 
pelacuran 


        <!--[if !supportLists]-->·        Peserta di batasi sekitar 50 orang



        Kuliah umum ini akan diadakan:



                   Hari / Tanggal              : Selasa, 26 Agustus 2008

                   Waktu                         : Pukul 09.00 - selesai

                   Tempat                        : Pendopo LKiS, Jl. Pura I, 
Sorowajan , Yogyakarta.


                   Pembicara                    : Soe Tjen Marching




        Salam Hangat,

        Naila Zain [mewakili jaringan perempuan jogja]




        [Catatan: untuk mengikuti kuliah umum, silahkan mengisi lembar 
kesediaan peserta di bawah ini] 



        LEMBAR KESEDIAAN MENJADI PESERTA KULIAH UMUM 

        BERSAMA SOE TJEN MARCHING



        Di bawah ini:



        Nama                           :



        Alamat                         : 



        Nama Lembaga           :



        No Telp                      :



        Bersedia / Tidak bersedia mengikuti Kuliah Umum Tentang Seksualitas 
bersama Soe Tjen Marching




        Yogyakarta,   Agustus 2008







        (                                  )



        Lembar konfirmasi ini dapat dikirim ke: 

          a.. Telp / Fax : 0274- 382 393 atau 
          b.. Email ke [EMAIL PROTECTED] 
          c.. Email ke [EMAIL PROTECTED]
       



   

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke