gilee beenerr, ng'kong dono bener2 esmosi berat
ati-ati ng'kong, jantung copot, kena stroke, kejet-kejet, repot khan
umur dah expiring musti kalem ng'kong, jangan kaya' anak muda wah wah
lagian si ngkong hobinye duniaaaa aje, emang ngkong bakalan idup trus di dunia?
bntr lg, ngkong bakalan ninggalin tuch yg namanya sejuknya udara vienna, 
makanan/minuman lezat ala eropa, servis bak putra mahkota, rumah gedong dg 
po'on rindangye, mobil built-up canggih. Nah...masalahnye, ape ngkong di 
akherat bakalan ngerasain kaya' yg ngkong rasain di dunia? haha..enak klo iye, 
lha klo kaga, rugiiiiiiiii bandar ngkong, mending disiksanya cuma bntr lha 
bisa2 selamanya waduh ngkong ga bakalan tahan dah tp sayangnye ngkong ga 
bakalan balik lg ke dunie, dah abiz jatahnye hehe..

dunie..oh duniee..dikejar kmane2 cuma buat ditinggalin haha brp siy harga 
dunieee?

mudah2an ngkong tobat dah & kembali ke jalan yg lurus..

Nilai Segelas Air
 
"Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup" (QS. 21:30)
 
Ayat ini merupakan ayat popular. Kerap dikutip orang saat menyatakan betapa 
pentingnya eksistensi air. Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak 
butuh air. Bahkan komponen terbesar dalam tubuh manusia dan banyak makhluk 
lainnya adalah air.
Air merupakan nikmat yang tiada ternilai. Proses sebuah air hingga bisa 
dinikmati oleh manusia sering digambarkan oleh Allah Swt dalam ayatNya dengan 
skema yang tidak main-main. Negeri kering nan tandus, kemudian Allah Swt 
kumpulkan debit air dalam sebuah wadah terbang-bergerak bernama awan. Lalu awan 
tersebut ditiup dan digiring menuju negeri yang Dia Swt kehendaki. Maka atas 
izinNya hujan pun turun membawa ribuan ton debit air. Membasahi bumi… lalu 
setelah itu manusia menggunakannya untuk minum, mencuci, mandi, masak dan 
lain-lain. Duh andai saja manusia menyadari proses ini, pasti mereka wajib 
bersyukur.
 
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang 
menurunkannya dari awan atau Kamikah yang menurunkannya? Kalau Kami kehendaki, 
niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?" (QS. 56 : 
68-70)
 
Seorang raja bernama Harun Ar Rasyid sedang dalam sebuah perjalanan melintasi 
sebuah gurun pasir menunggangi unta. Bersamanya ada sebuah lelaki bijak sang 
penasehat raja bernama Ibnu As Samak. Perjalanan panjang di siang yang panas. 
Terik matahari membuat dehidrasi dan sang khalifah pun kehausan. Pada satu 
tempat yang teduh, Harun ar Rasyid menepi. Disuruhnya As Samak untuk menggelar 
tikar dan membawa minuman untuknya.
Ibnu Samak menggelar tikar untuk sang raja dan menuangkan segelas air untuknya. 
Saat gelas sudah terisi oleh air, lalu Ibnu As Samak berujar, "Khalifah…, dalam 
kondisi panas dan tenggorokan kehausan seperti ini, andaikata bila kau tidak 
dapatkan air untuk minum kecuali dengan harus mengeluarkan separuh kekayaanmu, 
sudikah engkau membayar dan mengeluarkannya?!" Hari terik dan panas mencekat 
kerongkongan, tanpa pikir panjang khalifah ar Rasyid menjawab, "Saya bersedia 
membayarnya seharga itu asal tidak mati kehausan!"
Maka usai mendengarnya, Ibnus Samak memberikan segelas air itu dan khalifah pun 
tidak lagi kehausan.
Ibnu Samak lalu duduk di sisi khalifah Harun. Sejurus kemudian Ibnu Samak 
melontarkan pertanyaan lagi, "Khalifah, andai air segelas yang kau minum tadi 
tidak keluar dari lambungmu selama beberapa hari tentulah amat sakit rasanya. 
Perut jadi gak keruan dan semua urusan jadi berantakan karenanya. Andai kata 
bila kau berobat demi mengeluarkan air itu dan harus menghabiskan separuh 
kekayaanmu lagi, akankah kau sudi membayarnya?" Mendengar itu, sang khalifah 
merenungi kondisi yang disebut oleh Ibnus Samak. Seolah mengamini maka khalifah 
menjawab, "Saya akan membayarnya meski dengan separuh harta saya!"
Mendengar jawaban dari sang khalifah, maka Ibnus Samak sang penasehat raja yang 
bijak kemudian berkomentar, "O…., kalau begitu seluruh harta yang tuan khalifah 
miliki itu rupanya hanya senilai segelas air saja!"



----- Original Message ----
From: RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, August 22, 2008 11:56:18 AM
Subject: Balasan: Re: [ppiindia] Re: Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali 
Engineer)


--- In [EMAIL PROTECTED] s.com, si pitung <sipitung68@ ...> wrote:
>
> haha ade yg panas, tenang ngkong, rezeki ane dah dijamin ma Allah 
swt, ente ga usah kwatir haha

*** Kopk Tuhannya ente dan kawan kawan model niz dan bakshir jahat 
bener ya ama kalian? dibiarin miskin, nggak berpendidikan, terbelakang? 
Lihat tu Tuhannya bangsa Nippon, bangsa Tiongkok, bangsa Amerika, 
bangsa germania, baeeekkk Tung, menuntun umatNya jadi maju, modern, 
makmur

Ente jangan ikut ikut niz jadi goblok dong, emangnya di akherat ada 
suhu? terbelakang amat sih kalian?

__.._,_.___ 
Messages in this topic  (40)  Reply  (via web post)  | Start a new topic  
Messages | Links | Database 
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group  | Yahoo! Groups Terms of Use  | Unsubscribe  
Recent Activity
        *  10
New MembersVisit Your Group  
Y! Messenger
Group get-together
Host a free online
conference on IM.
New business?
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
Weight Loss Group
on Yahoo! Groups
Get support and
make friends online.
. 
    


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke