http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8444

*52 PILOT TNI-AU BERLATIH DI KOOPSAU II*
Palu - Sebanyak 52 penerbang dari Lanud Iswahyudi Madiun, Lanud Abdul Rahman
Saleh, Malang serta Lanud Hasanudin Makassar, mengikuti latihan survival
tempur yang digelar Komando Operasi Pertahanan Udara (Koopsau) II di Skadron
Paskhas 466 Lanud Hasanudin, Makassar, Senin.

Latihan survival tempur ini akan berlangsung hingga 28 Agustus 2008 dengan
mengambil lokasi dalam kawasan hutan, gunung dan danau Bili-Bili, Kabupaten
Gowa, Sulawesi Selatan, kata Kepala Penerangan Koopsau II, Mayor (Sus)
Soanji Wibowo, Senin.

Materi latihan meliputi baca peta, melaksanakan kompas siang, kompas malam,
membaca tanda-tanda SAR (Search and Rescue), bivak serta survival di hutan
dan air.

Selama berlatih, para pelaku yang mayoritas adalah penerbang muda (perwira
pertama), juga akan melaksanakan praktek penghindaran dari hadangan musuh,
pelolosan dari tawanan musuh serta mempertahankan diri dari tekanan para
interogator.

Pangkoopsau II, Marsda TNI Yushan Sayuti dalam amanatnya saat membuka
latihan ini mengatakan, latihan survival tempur penting bagi para penerbang
muda karena menjadi bekal yang sangat bermanfaat dalam melaksanakan
tugas-tugas operasi penerbangan.

"Melalui latihan ini, para penerbang akan mendapatkan pengetahuan sekaligus
keterampilan dalam menghadapi situasi darurat di daerah yang dikuasai
musuh," katanya.

Dalam suatu operasi penerbangan, kata Yushan, tidak tertutup kemungkinan
awak pesawat harus melaksanakan survival dikarenakan pesawat yang
diterbangkanya mengalami kecelakaan atau insiden karen akan tertembak
musuh.

Dalam situasi seperti itu, para awak pesawat dituntut untuk mampu
melaksanakan survival sehingga bebas dari tangkapan maupun tawanan musuh.

"Pemahaman dan keterampilan survival tempur bagi awak pesawat, khususnya
penerbang, mutlak dikuasi, sehingga bila dihadapkan dengan situasi emergency
pada operasi penerbangan yang sesungguhnya, para penerbang sudah tahu harus
berbuat apa dan bagaimana," katanya.


Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke