http://www.antara.co.id/arc/2008/8/25/imunostimulator-buatan-suprapto-maat-raih-habibie-award/

*Imunostimulator Buatan Suprapto Ma`at Raih Habibie Award*


Jakarta (ANTARA News) - Dr Suprapto Ma`at Apt MS merasa bahagia hasil
risetnya tentang imunostimulator dari tanaman lokal sangat diminati para
produsen farmasi.

Produsen farmasi mengemas temuan Suprapto itu menjadi sirup dan kapsul.

Kebahagiaan pria kelahiran Banyuwangi 18 Desember 1948 itu bertambah karena
penemuannya itu mendapatkan penghargaan BJ Habibie Technology Award 2008.

Habibie Center memberikan penghargaan itu terutama atas jerih-payahnya dan
prestasinya dalam meneliti dan menemukan berbagai khasiat tanaman obat
herbal.

Ayah empat putra itu menceritakan, khasiat ekstrak meniran (phyllanthus
niruri) ketika diuji pra-klinis pada mencit (tikus putih) telah terbukti
dapat meningkatkan kekebalan.

Bahkan ketika dilakukan uji klinis di berbagai rumah sakit juga terbukti
bahwa khasiat ekstrak meniran berkhasiat dalam membantu penyembuhan penyakit
tuberkulosis, hepatitis dan vulvovaginitis sehingga industri obat seperti PT
Dexa Medika dan PT Ferron Par Pharmaceuticals sangat tertarik.

Sebelumnya, ia juga telah memproduksi vaksin septicaemia epizootica, vaksin
anthrax dan vaksin Brucella, serta meneliti berbagai tanaman seperti Waluh
Jipang (sechium edule) yang berkhasiat menurunkan hipertrigliseridemia, daun
jambu biji (psidium guajava) yang berkhasiat memperbaiki permeabilitas
pembuluh darah dan mengatasi DBD.

Penanggung jawab apotik Petrokimia Gresik sejak 1982 itu selain
berpengalaman bekerja di luar negeri, pada akhirnya lebih mendedikasikan
pengetahuannya sebagai dosen penyakit infeksi di Fakultas Kedokteran Unair
dan sekaligus sebagai peneliti obat herbal.

Sejak 1996, alumnus Unair itu aktif di beberapa institusi seperti Yayasan
Kanker Wisnuwardhana Surabaya untuk mengembangkan obat kanker dan
memasyarakatkannya melalui program Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna.
(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke