Bukankah Hadramaut ini, yang berada dalam wilayah Yemen, asal dari 
ratu yang amat cantik Queen of Shaba, yang menjatuhkan hati raja 
agung Yahudi Shlomo (Zuleiman)?

Thanks untuk penerangannya

Ana


--- In [email protected], fahmi faqih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Secara etemologi, Hadhramaut terdiri dari dua kata. Hadhra berarti 
datang dan Maut yang berarti mati. Disebutkan dalam kitab Taurat, 
Hazra maout atau Khazr maout adalah putra ketiga keturunan Yaqthan. 
Dalam Al-Qur'an, Hadhramaut disebut sebagai Al Ahqaf (bentuk plural 
dari haqf; bukit pasir berbatu). 
> 
> 
> Dalam sejarah Yunani, Hadhramaut berarti Wadi al-Maut (lembah 
maut). Mereka menyebut nama Hadhramaut dalam kitabnya, namun ada 
sedikit perubahan dalam penulisan.
> 
> Hadhramaut menurut ahli sejarah Yaman, Hasan al-Hamdani, adalah 
nama seorang keturunan dari Himyar al-Ashgar. Seperti disebutkan 
dalam "Dairat al-Ma'arif" karya al-Bustani, Hadhramaut adalah nama 
seorang raja dari keturunan Himyar yang bernama lengkap 'Amir Bin 
Qahthan. Dia dijuluki `Hadhramaut' karena setiap dia menghadiri 
perang, pasti banyak korban mati. Sejak itu, jika dia datang dalam 
peperangan, orang meneriakan "hadhra maut" (telah datang kematian, 
red). Dari situlah kemudian daerah yang dia tempati bersama 
kabilahnya, disebut Hadhramaut hingga sekarang. Hadhramaut saat ini 
merupakan salah satu provinsi di Yaman.
> 
> Hadhramaut merupakan kawasan arab yang sejak lama dihuni manusia 
dengan sifat sosialnya. Para ahli menyimpulkan Hadhramaut sebagai 
daerah kebangkitan peradaban pertama yang mampu beradaptasi dengan 
lingkungannya. 
> 
> Sebagian ahli geologi menyatakan, di lembah Hadhramaut yang kering, 
25.000 tahun silam, terdapat sungai memanjang ke arah timur yang 
banyak dikunjungi orang yang membutuhkan air. Lembah itu lalu menjadi 
popular di kalangan masyarakat luas. Dibanding daerah Arab lain, 
lembah itu paling cocok untuk dijadikan tempat tinggal kala itu. Air 
melimpah dan tanahnya sangat subur. Jadi jauh sebelum kawasan barat 
Yaman mengenal kehidupan manusia, lembah ini telah mengenalnya.
> 
> Selain itu, Hadhramaut merupakan negeri paling kuno yang ikut 
berperan dalam membangun sejarah peradaban Yaman. Uniknya, wilayah 
ini kadang ikut bergabung dengan sebagian kerajaan yang ada di Yaman 
dan terkadang terpisah dengan membentuk kerajaan sendiri. Hadhramaut 
pernah berada di bawah kekuasaan negeri Seba (Ma'rib). Kemudian 
memisahkan diri hingga tidak ikut dijajah kolonial Habsyah (Eritrea) 
dan Persia (Iran).
> 
> Hadhramaut dikenal dengan negeri terbesar penghasil padupa saat 
itu. Sebagaimana dikatakan oleh Wendel Philips, "Hadhramaut kerajaan 
di kawasan yang sangat strategis, tepat di tengah negeri Arab, paling 
banyak menghasilkan padupa."
> 
> Di era daulah islamiyah yang berpusat di Bagdad, Hadharim (etnis 
Hadhramaut) ikut aktif menyebarkan Islam. Pada saat daulah islamiyah 
lemah, Hadhramaut memisahkan diri dan membentuk negara sendiri di 
bawah Yaman. Setelah itu wilayah ini mengalami gonjang ganjing dan 
perpolitikan yang tidak stabil, hingga secara bergantian Hadhramaut 
dikuasai sejumlah negeri, seperti Alu Rasyid, Alu Dagar, Alu Iqbal, 
Alu Yamani. Terakhir, dikuasai kerajaan al-Kathiri yang dipegang oleh 
Badr bin Abdullah bin Ali al-Kathiri, terkenal dengan sebutan Abu 
Thuwairiq. 
> 
> Di bawah kepemimpinan Abu Thuwairiq dan bantuan Daulah Utsmaniyah 
di Turki, dalam waktu relatif singkat, Hadhramaut berhasil mengusir 
penjajahan Portugis (Portugal) dari kawasan pantai pada tahun 942 
H /1535 M.
> 
> Sejak itu, Raja Abu Thuwairiq mengumumkan kerajaannya bersekutu di 
bawah Daulah Utsmaniyah sebagai imbal balik bantuannya mengusir 
Portugis, walaupun keputusan ini ditolak banyak kabilah. Sesuai 
keputusan penguasa Daulah Utsmaniyah kala itu, Abu Thuwairiq tetap 
dijadikan penguasa di Hadhramaut, dengan syarat membayar upeti setiap 
tahun.
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke