Salah satu unsur penting yang dapat berperan dalam penyebaran informasi dan 
menumbuhkan kesadaran serta motivasi tentang program pembangunan masyarakat 
adalah Pers. 

       Kemampuan Pers untuk menyampaikan informasi kepada sejumlah besar 
khalayak dalam waktu yang singkat tidak diragukan lagi. Pers atau surat kabar 
yang berfungsi sebagai penyebar informasi dapat berperan dalam penyampaian 
kebijaksanaan dan program pembangunan kepada masyarakat. Disamping itu 
masyarakat juga dapat menggunakan pers sebagai penyalur aspirasi dan pendapat 
serta kritik (kontrol-sosial). Ia berperan sebagai salah satu penghubung yang 
kreatif antara pemerintah dan masyarakat. 
                                                                                
      
      Sebagaimana diketahui,pers adalah medium komunikasi yang memiliki fungsi 
sosial-kultural dengan nilai-nilai politis. Hal tersebut dapat kita pakai untuk 
memberikan aksentuasi tentang pers ditengah-tengah masyarakat yang sedang 
membangun. Pada dasarnya pers dan media massa merupakan perpanjangan dan 
perluasan dari kemampuan jasmani dan rohani manusia.Marshall McLuhan 
menyebutnya sebagai the extension of man,sebagai ekstensi manusia. 
                      
      Kodrat dan kebutuhan manusia adalah berkomunikasi. Media massa dikatakan 
"ekstensi manusia". Komunikasi merupakan ekspresi dan dinamika tata pergaulan 
masyarakat.Karena dalam masyarakat yang semakin berkembang,sarana "tatap muka" 
tidak memadai lagi,maka manusia menemukan suatu instrumen,yaitu media 
massa.Karena kemampuannya menyampaikan beribu macam pesan sekaligus,serentak 
kepada khalayak tanpa batas,maka media itu memiliki bobot massal. 
           
      Komunikasi merupakan kebutuhan kodrati manusia yang merupakan persyaratan 
mutlak bagi perkembangan manusia,baik sebagai individu maupun sebagai anggota 
masyarakat. Dengan komunikasi manusia menyampaikan 
perasaan,pikiran,pendapat,sikap,dan informasi kepada sesamanya secara 
timbal-balik. Komunikasi adalah pembawaan dari sifat manusia,dengan cara itu ia 
membentuk kehidupan bersama.Makin maju masyarakat,makin berkembanglah lalu 
lintas komunikasi.Salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh manusia 
adalah melalui "pers" yang lahir dari kebutuhan rohaniah manusia. Pers sebagia 
produk dari kehidupan manusia,produk kebudayaan manusia adalah hasil 
perkembangan manusia.Pers sebagai gejala sosial yang hidup dalam bentuk 
organisme merupakan refleksi masyarakat,tempat ia hidup dan berkembang,dan 
hubungannya dengan masyarakat bersifat timbal-balik. Pers di terbitkan untuk 
memenuhi kebutuhan rohaniah para pembacanya,karena menyangkut kepentingannya. 
Disitu
 terlihat adanya hubungan timbal-balik itu. 
 
      Dengan adanya hubungan yang kontinyu,maka timbullah solidaritas diantara 
para pembaca surat kabar.Ikatan solidaritas tumbuh antara mereka bersama dari 
surat kabar yang mereka baca.Lambat laun tanpa disadari tumbuhlah pengaruh pers 
yang besar dan pers yang sadar akan kedudukannya yang demikian itu,maka pers 
berada pada posisi yang lebih kuat daripada publiknya. Karena itu pers dapat 
dengan leluasa menentukan apa yang dianggapnya baik untuk publiknya.Disinilah 
letak peranan dan kepemimpinan pers. 

Perkembangan pers senantiasa mengikuti kemajuan yang dicapai dalam dunia ilmu 
dan teknologi,tetapi tidak secepat yang dicapai oleh media elektronika seperti 
radio ,televisi dan internet. 

Dalam beberapa hal,bila dibandingkan dengan radio dan televisi,surat kabar 
memang


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke