http://www.antara.co.id/arc/2008/10/13/ri-berhasil-perjuangkan-palestina-jadi-anggota-ipu/

*RI Berhasil Perjuangkan Palestina Jadi Anggota IPU*


Jakarta (ANTARA News) - Konperensi `Inter-Parliamentary Union` (Uni Parlemen
Sedunia) yang dibuka pagi ini di Jenewa, Swiss, ditandai dengan keputusan
penerimaan *Palestina* sebagai anggota penuh.

"Setelah 30 tahun berstatus sebagai `observer` (pengamat) dan diperjuangkan
resolusinya oleh Indonesia, pagi tadi Sidang IPU memulai konferensinya
dengan memutuskan menerima Palestina sebagai anggota penuh," ungkap Theo L
Sambuaga melalui hubungan telefon seluler langsung dari Jenewa, Senin malam.

Ketua Komisi I DPR RI ini mendampingi Ketua DPR RI, Agung Laksono, bersama
sejumlah anggota Dewan dari berbagai fraksi menghadiri Sidang Majelis Umum
IPU di Jenewa, Swiss.

"Dengan diterimanya Palestina sebagai anggota penuh IPU, berarti telah ada
pengakuan sebagai negara merdeka dengan integritas teritorialnya," kata
politisi senior Partai Golkar yang pernah menjabat Presiden Komisi Politik
dan Perlucutan Senjata Uni Parlemen Sedunia (IPU) tersebut.

Peran Indonesia

Theo Sambuaga mengharapkan, dengan adanya pengakuan dari IPU tersebut, hal
yang sama bisa juga terjadi di lembaga eksekutif dunia, yakni Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB).

"PBB sampai sekarang belum menerima Palestina sebagai anggota," ungkapnya.

Keputusan penerimaan Palestina di IPU sendiri dilakukan melalui voting.
"Palestina dimenangkan dengan lebih dari dua pertiga dari 150 anggota IPU"
tambah Theo Sambuaga.

delegasi Indonesia datang dipimpin langsung Ketua DPR RI Agung Laksono
dengan anggota Theo Sambuaga (Ketua Komisi I DPR RI), Ketua Ketua Badan
Kerjasama Antar Parlemen DPR Abdillah Toha, Marzuki Darusman, Tozari Wijaya
dan Tuti Sutrisno.

"Peran Indonesia tak saja dalam soal berhasil memperjuangkan Palestina itu.
Tetapi, nanti kami akan membahas berbagai masalah urgen, seperti krisis
keuangan dunia, HAM, `disarment` (perlucutan senjata) dan denuklirisasi,"
ujarnya.

Delegasi Indonesia juga akan memperjuangkan Agung Laksono sebagai Presiden
IPU yang kini telah didukung negara-negara ASEAN, dan Asia Pasifik.

"Agung Laksono akan bersaing dengan Theo Gurirab, yakni `Speaker` (Ketua
Sidang) dari Namibia yang didukung negara-negara Afrika. Voting untuk itu
akan berlangsung tanggal 15 Oktober malam," ungkap Theo. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke