http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8495
*TIGA SUKHOI MERIAHKAN HUT KE-63 TNI *Jakarta - Tiga pesawat jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara (AU) siap memeriahkan peringatan puncak HUT ke-63 angkatan bersenjata Indonesia pada 14 Oktober 2008 di Dermaga Ujung, Surabaya. Komandan Skadron 11 Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin Mayor Pnb Iko Putro kepada ANTARA di Jakarta, Jumat mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan latihan terbang lintas bersama unsur tempur TNI AU lainnya dan TNI Angkatan Laut (AL). "Hari ini kami juga berlatih terbang lintas atau "fly pass" untuk memantapkan penampilan kami bersama unsur tempur lainnya," ungkap Iko, yang menjadi `leader` (pemimpin) dalam formasi Sukhoi tersebut. Tiga Sukhoi yang akan terbang lintas pada HUT ke-63 TNI itu diawaki Mayor Pnb Untung Suropati yang berada di SU-30MK bersama Iko Putro, disusul di pesawat kedua dan ketiga Mayor Pnb David T serta Mayor Pnb Dedi Ilham di SU-27SK. Selain tiga Sukhoi, HUT TNI tahun ini juga dimeriahkan oleh terbang lintas dari delapan pesawat Hawk 100/200, dua Hawk MK-53, empat F-5E Tiger dan empat F-16 Fighting Falcon. Keseluruhan pesawat tempur itu, kini berkumpul di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, yang menjadi titik tolak sekitar 20 pesawat tempur TNI AU menuju lokasi peringatan puncak HUT ke-63 TNI di Dermaga Ujung, Surabaya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sederhana, peringatan HUT ke-63 TNI dilaksanakan lebih besar dan meriah dengan mengikutsertakan 5.554 prajurit ketiga angkatan yang akan melakukan parade dan defile di hadapan *Panglima tertinggi TNI (Presiden RI)* serta *Panglima TNI* dan *ketiga Kepala Staf Angkatan*. Selepas itu dilanjutkan `sailing pass` sekitar 20 KRI TNI AL serta terbang lintas 40 pesawat terbang berbagai jenis diikuti pesawat terbaru TNI, enam helikopter angkut serbu Mi-17 V/TNI Angkatan Darat (AD) dan Sukhoi Su-27/30 TNI AU. Ketiga pesawat jet tempur buatan Rusia itu, merupakan pengadaan 2003. Sumber : Antara [Non-text portions of this message have been removed]

