http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=25&dn=20081013143402
*PERINGATAN HUT KE-63 TNI LIBATKAN 5.500 PRAJURIT* Oleh : Gara Hendrik 13-Oct-2008, 14:34:02WIB *Peringatan HUT TNI* yang dipusatkan di Markas Komando Armada Kawasan Timur Surabaya Ujung melibatkan 5.500 prajurit TNI dan 3.698 personel pelaku demonstrasi/aktraksi, yang terdiri TNI AD, AL, AU, Taruna Akademi TNI dan PNS TNI serta para Veteran Pejuang 45. *Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso* yang didampingi *KSAL, KSAU* dan * KSAD* kepada pers usai menyaksikan gladi resik HUT TNI di Mako Armada Kawasan Timur di Surabaya, Minggu (12/10) mengatakan, peringatan HUT TNI ke 63 ini dilaksanakan secara sederhana ini akan dihadiri *Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono* bertindak sebagai Inspektur Upacara, juga Wapres Jusuf Kalla. Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan, puncak peringatan HUT TNI akan dilakukan pada 14 Oktober 2008 dengan menampilkan peragaan atau demostrasi yaitu Free Fall, beladiri Young Nodo, renang militer, Sailing Pass, Cast and Recovery dan Fly Pass. Disamping itu, dalam upacara ini juga digelar sejumlah Alutsista TNI yaitu 47 unit pesawat udara, 16 helly dan 31 pesawat udara, 20 unit KRI, 40 Tank, 8 unit panser APR buatan PT Pindad, 20 Meriam Arteri, 2 unit Rudal Propat Hanud, 4 unit roket RM 70 grad, 1 unit radar ground dan 51 kendaraan taktis lainnya. Menurut Panglima TNI, peringatan tahun ini diselenggarakan dengan sederhana namun tidak mengurangi makna dan kekhidmatan. Namun demikian, TNI sadar atas tuntutan tugas dan tanggungjawab selaku alat negara di bidang pertahanan, prajurit TNI senantiasa ikut berperan aktif dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi pemerintah dan rakyat. Walau sesungguhnya para prajurit TNI sendiri masih berada dalam kondisi kehidupan yang belum bebas dari kesulitan. "Insya Allah dengan kerja keras kita semua, bangsa Indonesia akan mampu terus berdiri tegak menjadi bangsa yang besar, jaya dan tidak akan pernah terpecah belah", kata Panglima TNI . Dia menambahkan, dalam kerangka pembangunan profesionalitas TNI, yang dibina dengan semangat dan kerja keras melalui latihan bertahap, bertingkat dan berlanjut, telah ditunjukkan hasilnya dalam Latgab TNI dalam skala besar Juni 2008 yang aman, sukses dan lancar. Disamping itu, di dunia internasional TNI terus aktif berpartisipasi dan berperan serta dalam Misi Perdamaian PBB dibuktikan dengan beberapa Perwira TNI bertugas sebagai pengamat perdamaian (Milobs) di Sudan, Liberia, Georgia, Nepal, dan satu Kompi Zeni melaksanakan tugas di Kongo serta satu Batalyon Mekanis melaksanakan tugas di Lebanon. TNI juga kembali diberi kepercayaan dalam satgas kompi Kepolisian Militer dan Satgas pengamanan Markas Unifil atau dikenal dengan Konga XXV-A/MPU dan Konga XXVI-A/FHQSU (Force Headquarter Support Unit) dan siap diberangkatan dalam waktu dekat ke Lebanon, ujar Panglima TNI. Terkait dengan dasarwarsa reformasi internal TNI, Panglima TNI mengatakan, bagi TNI reformasi adalah proses yang tiada akhir oleh karena itu reformasi internal TNI terus dilakukan menuju kesempurnaan yaitu Postur TNI yang solid, profesional, tangguh, modern, berwawasan kebangsaan, mencintai dan dicintai rakyat sehingga diharapkan kedepan mampu mengemban tugas sebagai komponen utama pertahanan negara. Meskipun reformasi tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan harapan, katanya, namun upaya untuk melakukan kajian dan evaluasi akan terus dilakukan, demi terwujudnya profesionalitas prajurit yang tinggi dan tetap memegang teguh jatidiri TNI yaitu sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan dicintai serta mencintai rakyat. "itulah komitmen TNI yang tidak perlu diragukan lagi dan akan dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten oleh TNI", kata Panglima TNI.( Sumber : www.bipnewsroom.com/Dispenad) [Non-text portions of this message have been removed]

