Kalau mengikuti hati nurani sudah tentu kita memihak pada Barack Obama.
Tetapi karena ditantang bertaruh maka pilihan saya adalah John McCain.

Mengapa bukan Obama?

Selama istana kepresidenan AS disebut The 'White' House, Obama mustahil bisa 
menang!

1. Obama memiliki terlalu banyak handicap, karena kekuatan paling berat yang 
harus dihadapinya adalah industri perang dan kelompok 'White Supremacy'.
2. Demokrasi versi AS adalah hanya alat propaganda "Gold, Gospel & Glory", 
dalam rangka menguasai dunia.
3. Ideologi: Justice, Freedom and Democracy adalah pembohongan politik yang 
mewakili kepentingan kelompok tertentu.

Semoga, resiko keselamatan Barack Obama tidak ikut naik dengan peningkatan 
popularitasnya .....



http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/10/09592491/cia.selidiki.ancaman.mati.terhadap.obama

/Home/Internasional/Road to White House
CIA Selidiki Ancaman Mati terhadap Obama
Jumat, 10 Oktober 2008 | 09:59 WIB

WASHINGTON, KAMIS - Dinas Rahasia AS (CIA) telah menyelidiki dugaan ancaman 
mati terhadap calon presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama, yang 
diteriakkan salah satu pendukung John McCain dalam pertemuan terbuka yang 
dihadiri McCain dan pasangannya, Sarah Palin, Senin (6/10).

Menurut salah satu juru bicara CIA, Kamis, penyelidikan dilakukan 
berdasarkan laporan harian Washington Post mengenai teriakan "bunuh dia", 
yang terdengar selama pertemuan terbuka itu ketika nama Obama disebut-sebut.

Dugaan ancaman tersebut dikeluarkan ketika Palin berbicara mengenai hubungan 
Obama dengan mantan tokoh radikal 1960-an, Bill Ayers, yang kelompoknya The 
Weathermen melancarkan serangkaian serangan sebagai protes terhadap Perang 
Vietnam. "Kami memerhatikan setiap ancaman secara sungguh-sungguh. Setiap 
kali kami menerima atau dilaporkan mengenai informasi seperti itu, kami 
menindak-lanjuti," kata juru bicara CIA Ed Donovan.

Namun, ia mengingatkan bahwa dalam pertemuan terbuka McCain, "tak ada agen 
dinas rahasia yang mendengar pernyataan bernada ancaman dan tak ada 
pernyataan yang mengancam dilaporkan oleh penegak hukum atau masyarakat 
umum".
"Kami melakukan penyelidikan setelah Washington Post melaporkan, Selasa, 
bahwa seseorang meneriakkan kata-kata 'bunuh dia'," katanya.

Donovan mengatakan, tidak jelas apakah ancaman tersebut memang diucapkan 
atau, jika benar, apakah itu ditujukan kepada Obama atau bahkan Ayers, dua 
nama yang disebut-sebut Palin saat berpidato. Karena alasan itu, tambahnya, 
penyelidikan dihentikan.

Serangan terhadap Obama dalam kampanye McCain telah meningkat belakangan 
ini; McCain dan juru kampanye lain dari Partai Republik melontarkan ucapan 
pada berbagai pertemuan terbuka mulai dari "sosialis", "teroris", hingga 
"pembohong".

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

http://www.detiknews.com/read/2008/10/14/101515/1019648/10/mccain-bela-sikap-pendukungnya-yang-kasar-pada-obama

Selasa, 14/10/2008 10:15 WIB
McCain Bela Sikap Pendukungnya yang Kasar pada Obama
Rita Uli Hutapea - detikNews

Washington - Para pendukung John McCain belakangan kerap melontarkan 
kata-kata kasar terhadap Barack Obama. Dalam sejumlah kampanye McCain, 
sebagian pendukung capres Partai Republik itu meneriakkan kata-kata 
"teroris" dan "bunuh dia" terhadap Obama.

Sikap massa pendukung McCain itu telah menimbulkan pro dan kontra. Namun 
McCain membela para pendukungnya itu.

Dalam wawancara dengan CNN, McCain menegaskan warga yang mengikuti acara 
kampanyenya adalah warga AS yang baik, santun dan patriotik. Mereka hanyalah 
orang-orang yang khawatir akan masa depan negara.

Menurut McCain, kata-kata kasar terhadap dirinya juga pernah dilontarkan 
pendukung Obama. "Sayangnya, saya telah mendengar hal yang sama tentang saya 
di kampanye-kampanye Senator Obama," kata Senator Arizona itu tanpa 
menjelaskan lebih jauh.

"Saya bangga dengan para pendukung saya," tegas McCain seperti dilansir 
kantor berita AFP, Selasa (14/10/2008).

"Saya bangga dengan para veteran itu yang telah berbakti pada negara, yang 
datang ke kampanye-kampanye saya dan menyemangati saya. Saya mencintai 
mereka," tandas capres AS itu.

Popularitas McCain saat ini masih terus berada di bawah Obama menurut 
berbagai polling di AS. Kedua capres AS itu akan kembali berhadapan dalam 
debat terbuka pada Rabu, 15 Oktober waktu setempat. Debat tersebut merupakan 
debat ketiga atau yang terakhir bagi Obama dan McCain menjelang pemilihan 
presiden 4 November 2008.(ita/iy) 


Kirim email ke