masalahnye..darwin ga pernh mampu membuktikan hayalannya tuch, bahkan fosil2 yg 
dia sebut sbg rentetan bukti2 teornya sama sekali ga bs dijadikan cukup bukti, 
terlalu byk missing link, bahkan mereka sering merekayasa fosil hehe

darwin pun gemetaran ktika mencoba mempelajari organ mata, krn faktor 
'kebetulan' tdk mungkin terjadi pd struktur yg kompleks & rumit, bahkan jika 
kite ingin menangkap tikus dg menggunakan perangkap tikus, yg merupakan system 
yg cukup rumit, faktor kebetulan sama sekali NOT EXIST!

parahnye tidak pernah dikemukakan sebuah bukti pun yang menunjukkan bahwa 
seleksi alam telah menyebabkan makhluk hidup berevolusi. Colin Patterson, 
seorang ahli paleontologi senior pada Museum of Natural History di Inggris, 
yang juga seorang evolusionis terkemuka, menegaskan bahwa seleksi alam tidak 
pernah ditemukan memiliki kekuatan yang menyebabkan sesuatu berevolusi:

"Tidak seorang pun pernah menghasilkan suatu spesies melalui mekanisme seleksi 
alam, bahkan sekadar untuk mendekatinya".


Rusa g larinye kenceng utk menghindari pemangsa tetep aje rusa, beruang tetep 
aje beruang, ga da yg berubah hehe


teori darwin sama sekali ga terbukti bahkan udh ratusan taon, gmana ane bs 
percaya??? :)


Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. QS54:49




----- Original Message ----
From: Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, October 13, 2008 10:51:03 PM
Subject: Re: [ppiindia] Darwinis Eropa Dilanda Panik


Menurut saya, justru Tuhan terkesan tidak mendidik manusia jika menciptakan
segala sesuatu secara seketika simsalabim. Metoda penciptaan ala Tuhan yang
evolusioner, tahap demi tahap dari yang sedehana menuju ke individu yang
lebih kompleks, merupakan cara Tuhan untuk mendidik manusia.Bukankah salah
satu peran Tuhan adalah "Robbul 'alamin"atau "Pendidik Seluruh Alam ? Jadi
dengan meniscayakan cara Tuhan untuk menciptakan setiap makhluk hidup dengan
cara seketika simsalabim, berarti meniadakan peran Tuhan sebagai "Pengajar
dan Pendidik Semesta Alam". Sama artinya dengan menyuruh Tuhan untuk
memperbodoh seluruh alam raya.

Sebuah fosil yang tidak berevolusi tidak bisa dijadikan bukti bahwa
individu-individu lain yang satu species dan hidup sejaman dengan fosil
tersebut dan tidak memiliki kesempatan untuk terawetkan sebagai fosil, tidak
mengalami evolusi..Bisa jadi ada individu yang berhenti berevolusi dan ada
individu yang terus berevolusi. Jadi, sebuah individu yang tidak berevolusi
tidak bisa dijadikan bukti, bahwa individu-individu lain yang satu spesies
dengannya, juga tidak mengalami evolusi.Ini sama dengan ketika Anda
menemukan seorang bodoh di suatu kampung, maka Anda dapat mengambil
kesimpulan seisi kampung tersebut semuanya orang bodoh.

SD

2008/10/9 si pitung <[EMAIL PROTECTED] com>

> namanya jg professor, tetep aje manusia biasa, pasti bisa salah & ngawur.
> Cuma knp koq profesor keterlaluan ngawurnya, semacam profesor lokal di sini
> yg berkampanye legalisasi perkawinan sejenis hihi
> emang bener apa kata pak kpala skolah di film laskar pelangi, siswa didik
> tdk harus dinilai berdasarkan angka2, melainkan dari hati. Angka2 bs dibeli,
> bahkan ijazah palsu aja mudah skali dicetak. Kualitas seorang anak didik
> tergantung pikiran & hatinya. Yah mudah2an anak2 didik yg hati & pikirannya
> bersih tsb tdk dikotori oleh pikiran profesor ala 'angka2' yg ngawur hehe
> mending anak2 deh drpd profesor model bgitu :)
>
>
> Hidayatullah. com--Di
> seantero Eropa dan Amerika Serikat serangan tiba-tiba ribuan buku Atlas
> Penciptaan karya Harun Yahya, yang membongkar kebohongan teori evolusi
> yang merupakan akidah ateisme dan materialisme, terjadi satu-dua tahun
> lalu. Meskipun begitu, hingga kini dampak kejiwaan dan kepanikannya
> masih terasa. Harun Yahya, tokoh pegiat Penciptaan asal Turki itu pun
> menjadi buah bibir media massaterkemuka Eropa hingga saat ini
>
> Sebut saja Der Spiegel, majalah kondang asal Jerman, baru-baru ini
> menerbitkan wawancara dengan Harun Yahya berjudul "Alle Terroristen sind
> Darwinisten"
> (Semua teroris adalah darwinis). Di Spiegel Online 22 September 2008
> itu (www.spiegel. de), Harun Yahya berbincang di antaranya tentang
> kaitan Darwinisme dan ideologi teroris, kebohongan teori evolusi, serta
> perancangan cerdas.
>
>
> Lonceng kematian Darwinisme
>
> Di wawancara itu, wartawan Der Spiegel bertanya
> kepada Harun Yahya apakah tahun depan ia akan turut merayakan hari
> kelahiran ke-200 Charles Darwin dan peringatan ulang tahun ke-150
> penerbitan bukunya "The Origin of Spesies". Jawab Harun Yahya:
> "Itu akan menjadi perayaan keruntuhan Darwinisme. Orang akan heran,
> bagaimana orang di seluruh dunia bisa mempercayai Darwinisme, bagaimana
> mereka bertahun-tahun telah termakan oleh kebohongan. Bagaimana
> ratusan, ribuan universitas dan profesor telah disesatkan.. ."
> "En Belgique, le combat contre le créationnisme s'organise" (Serangan
> balik melawan paham Penciptaan sedang diorganisir di Belgia), demikian
> judul harian terkemuka Prancis, Le Monde, 7 Februari 2008. Laporan ini
> merupakan cermin kegalauan evolusionis menghadapi tersebarnya keimanan
> pada penciptaan di negeri itu, dan ditinggalkannya ateisme berkedok
> teori evolusi.
> Dilaporkan
> di artikel itu, para pakar dari sejumlah besar universitas
> menandatangani pernyataan bersama di penghujung tahun 2007. Pernyataan
> bersama ini menyuarakan ancaman tersebarnya pemikiran penciptaan
> menyusul penyebarluasan berjumlah besar buku Atlas Penciptaan, yang menolak
> teori evolusi Darwin,
> secara gratis ke sekolah-sekolah dan universitas- universitas khususnya.
> Sebuah wawancara di VRT menyingkap bahwa siswa Muslim secara khusus
> semakin lantang menentang guru-guru biologi berkenaan dengan teori
> asal-usul spesies.
> Berbagai
> program dirancang evolusionis untuk mengembalikan keyakinan masyarakat
> kepada teori evolusi, terutama di hari lahir ke-200 Charles Darwin
> nanti. Upaya-upaya seperti ini adalah isyarat utama kekalahan teori
> evolusi.
> Prancis belum pulih
> Sedemikian besarnya dampak Atlas Penciptaan, sampai-sampai majalah terkenal
> Perancis Science Et Vie (Ilmu Pengetahuan dan Kehidupan) Desember 2007
> mengkhususkan sembilan halaman guna mengulas Atlas Penciptaan-nya
> Harun Yahya dan dampaknya terhadap dunia, terutama Perancis. Majalah
> tersebut dengan jelas menyingkap kekalahan teori evolusi dan dampak
> kejiwaannya yang mengguncang evolusionis.
> Di
> ulasan majalah itu, Adeline Lecot, profesor ilmu hayati dan ilmu bumi
> di sebuah perguruan tinggi di Paris, memaparkan pandangannya tentang
> dampak Atlas Penciptaan terhadap teori evolusi. Dia berkata:
> "... Penolakan jauh lebih tajam dibanding sebelumnya. Saya mendapati 5
> orang penentang evolusi di kelas saya. Sebagian adalah mahasiswa
> unggul. Mereka menguatkan jawaban-jawaban mereka dengan jauh lebih
> berani, merujuk pada pembuktian-pembukti an yang dikemukakan Harun
> Yahya, yang mereka temukan di internet."
> Hal
> serupa dilontarkan Annie Mamecier, pejabat penilik umum Kementrian
> Pendidikan dan pejabat tinggi di Departemen Ilmu Hayati dan Ilmu Bumi:
> "Beberapa hal kadangkala terjadi di mana siswa tingkat atas menulis
> jawaban atas pertanyaan ujian tentang teori evolusi sebagaimana yang
> telah diajarkan di sekolah, tapi juga menulis bahwa mereka tidak
> sependapat dengan teori evolusi,"
> "Di
> kelas, para siswa membuat presentasi tentang bahasan evolusi menurut
> hasil buah pikir, lingkungan budaya-masyarakat dan keyakinan agama
> mereka sendiri, dan jarang menurut isi bahasan yang diajarkan kepada
> mereka", ujar Corinne Fortin, profesor ilmu hayati dan pengarang tesis
> tentang pengajaran teori evolusi.
> Demikianlah,
> ilmu pengetahuan itu sendiri telah menggagalkan jebakan mereka yang
> menginginkan orang kembali kepada ideologi-ideologi gelap ateis
> materialis warisan dua abad lampau melalui penipuan "Abad Pencerahan"
> yang bernama teori evolusi. Setiap kemajuan ilmiah selama 150 tahun
> terakhir telah membantah pernyataan-pernyata an yang dikemukakan dalam
> lingkungan keterbelakangan ilmu pengetahuan masa Darwin.
>
> Tembok pertahanan runtuh
>
> Banyak
> ilmuwan sekarang mengakui ketidakabsahan teori evolusi, sehingga mereka
> pun lalu berpaling kepada mengimani Allah setelah menyaksikan
> bukti-bukti penciptaan, khususnya melalui Atlas Penciptaan (
> http://harunyahya. com/indo/ buku/atlas/ atlas_01. html)..
> Di sisi lain ini pertanda jebolnya tembok pertahanan yang melindungi dusta
> teori evolusi, sebagaimana diakui oleh majalah Science Et Vie itu:
> "En France,
> aucune chance qu'émergent pareilles ... [oeuvres] pensait-on. Rien à
> craindre d'un tel révisionnisme. L'héritage des Lumières et une longue
> tradition laïque n'étaient-ils pas le plus solide des barrages ? Las !"
> (Kita
> berpikir mustahil karya seperti itu muncul di Perancis. Tidak perlu ada
> ketakutan terhadap perubahan pemikiran mendasar seperti itu; Bukankah
> warisan abad Pencerahan dan tradisi sekuler lama adalah tembok
> bendungan yang merupakan pertahanan terkuat kita? Sayangnya, tidak!).
> [wwn/ScienceEtVie/ DerSpiegel/ www.hidayatullah .com]
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------ --------- --------- ------
>
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
> *********
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
> *********
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com
> 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
> 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
> 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_..___ 
Messages in this topic (12) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Links | Database 
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 
Recent Activity
        *  13
New Members
        *  1
New LinksVisit Your Group 
Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.
Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke