KOALISI
NASIONAL PEDULI PAPUA
(KNPP)
Nomor : 05/C/KNPP/13/2009
Lampiran : Terlampir
Hal : Penolakan non Papua Caleg DPR RI Dapil Papua
Kepada Yth :
Presiden Republik IndonesiaWakil Presiden Republik IndonesiaKetua MPR RIKetua
DPR RIMenteri Dalan Negeri Republik
IndonesiaKetua KPUKetua Pokja Caleg DPR RI, DPRD
Propinsi, DPRD Kabupaten dan DPRD KotaWakil Ketua Pokja DPR RI, DPRD
Propinsi, DPRD Kabupaten dan DPRD KotaDPP Seluruh Partai Politik Peserta
Pemilu tahun 2009
Di-
tempat.
Assalamu¢alaikum. Wr.Wb.
Salam sejahtera semoga Bapak/Ibu dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa, serta
sukses selalu dalam tugas sehari-hari. Amin.
Sehubungan Pencalegan DPR RI pada pemilu tahun 2009-2014 ini. Maka kami
masyarakat Adat se-Tanah Papua yang tergabung dalam Koalisi Nasional Peduli
Papua (KNPP) dengan ini menyampaikan sikap sebagai berikut :
Menolak tegas
kepada mantan anggota DPR RI tahun 2004-2009 kembali masuk menjadi Caleg
tahun 2009-2014 mewakili Papua dan Papua Barat. Karena selama menjadi
anggota PR RI mereka tidak peduli terhadap berbagai kepentingan politik di
DPR RI yang berpihak kepada penguatan Otonomi Khusus (Otsus) untuk
kesejahteraan
orang Asli Papua.Menolak
dengan tegas Caleg-Caleg non Papua di droup dari Jakarta oleh Partai
Politik
peserta pemilu tahun 2009-2014 untuk ambil suara dari Papua dan Papua
Barat karena tidak memiliki ikatan emosiomal dengan kami warga Papua. Kami
bosan menjadi obyek penderitaan di negara ini.Jika negara
terus mengeksploitasi kami orang Papua dan tanah kami untuk
kepentingan-kepentingan tertentu sebagaimana hasil Sumber Daya Alam (SDA)
dan pelanggaran HAM serta Otonomi Khusus (Otsus) Papua tidak maksimal
dijalankan di Papua. Maka jangan salahkan kami orang-orang Papua akan
terus berpikir ketidaknyamanan kami di negara ini.Kami minta
ketegasan pemerintah SBY-JK menjawab keberadaan 11 kursi di DPR RI, DPRP
Tk I dan II dan Kota lewat PERPU karena 10 anggota DPR RI dan DPD RI tahun
2009-2014 tidak mampu memperjuangkan penguatan UU Otonomi Khusus (Otsus)
Papua sebagai kompromi politik keberadaan kami orang Papua dalam negara
RI.
Koalisi Nasional Peduli Papua ( KNPP ), mewakili
seluruh element warga adat se-Tanah Papua, dengan ini memberitahukan kepada
Kepala
Pemerintahan RI, Wakil Presiden RI, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua KPU, Dewan
Pimpinan Pusat Partai-Partai peserta pemilu tahun 2009-2014, Ketua Pokja Caleg
DPR RI, DPR Propinsi, DPRD Kota dan Kabupaten bahwa seluruh masyarakat Papua
menolak pencalegan orang-orang non Papua untuk DPR RI Dapil Papua pada pemilu
legislatif tahun 2009, Karena :
Mengkhianati
aspirasi Rakyat Papua dan mengganggu aspirasi dan aspek keterwakilan orang
Papua Asli. Yang
bersangkutan bukan orang Papua Asli. Dan untuk tujuan itu KNPP telah
melakukan Aksi Damai didepan, KPU pusat dan Istana Negara RI. Yang
bersangkutan merupakan non Papua sehingga tidak memperjuangkan aspirasi
rakyat Papua. Berarti menjadi politisi busuk tidak sesuai keinginan orang
Papua dalam pemilu tahun 2009 nanti.
Demikian penolakan Caleg Non Papua ini kami sampaikan agar menjadi maklum
dan atas segala kerjasamanya diucapkan terimakasih.
KOALISI NASIONAL PEDULI
PAPUA
(KNPP)
Jakarta,
13 Oktober 2008
Ketua
Sekeretaris KNPP
CRIS
KEMANAN JHONNY WONDA ST
PERNYATAAN SIKAP
KOMITE NASIONAL PEDULI PAPUA
(KNPP)
Akar
masalah Papua adalah ketidak adilan politik, ekonomi, social dan budaya
berhadapan mayoritas bangsa Indonesia,
sejak PEPERA tahun 1962. Papua selalu termarginalkan terus tatkala berhadapan
dengan kepentingan nasional mereka. Bahkan semua keputusan politik untuk
kepentingan orang Papua selama ini selalu dilakukan oleh orang non Papua.
Akibatnya perebutan kekuasaan dan pengangkutan kekayaan alam Papua secara
gila-gilaan, keras kepala, terjadi di depan mata sulit dihentikan. Banyak
jabatan secara despotis dikuasai dan masih diperebutkan orang non Papua.
Misalnya jabatan di BUMN, eselon I, II sampai III birokrasi pasca Otsus Papua.
Ditambah lagi perebutan jabatan politik kekuasaan oleh amber (pendatang, non
Papua) dalam pencalegan DPR RI
mulai dari wilayah Tk II Tk I, Kota
dan Dapil Papua untuk Pusat pada pemilu tahun 2009 ini. Akhirnya nasib Rakyat
Papua tertindas diatas tanah air mereka sendiri dan akhirnya nasibnya selalu
dari pangkuanm ke pangkuan sejak zaman colonial Belanda hingga Indonesia
merdeka.
Sesuai
amanat UU Otsus Papua (Otsus) Nomor 21 tahun 2002 dan UU nomor 25 tentang
Pemerintahan sendiri dan
perimbangan keuangan antara pusat dan daerah sebagai jaminan, kecuali militer,
moneter, agama dan hubungan luar negeri wewenang ada di pusat. Selebihnya Papua
Otonomi Khusus, artinya orang Papua menjadi tuan dinegerinya sendiri untuk
menikmati kekayaan alam dan kekuasaan sendiri tanpa diganggu. Tapi kenyataanya
berbeda berbeda sekali saat ini. Contoh misalnya Caleg DPR RI dapil Papua oleh
Partai Politik tahun 2009 bukan orang Papua.
Maka
setelah mempelajari dan memperhatikan aspek negative dari perebutan jabatan
legislative oleh caleg DPR RI baik Pusat maupun Daerah, yang kebanyakan nomor
urut satu dan jadi, bukan caleg asal Asli Papua untuk dapil Papua dan Papua
Barat pada pemilu tahun 2009 ini. Maka Komite Nasional Peduli Papua (KNPP)
dengan ini menyatakan sikap sbb :
1. Menolak tegas caleg DPR RI bukan
orang Papua Asli oleh parpol pada pemilu tahun 2009 ini.
2. Menolak tegas bukan orang Papua mewakili Papua dan
Papua Barat sebagai Caleg pada pemilu tahun 2009 oleh Partai peserta pemilu..
3. Mendesak Gubernur, DPRP dan MRP buat Perdasus dan
Perdasi
4. Mendesak Pemerintah Pusat buat UU (aturan tambahan)
keterwakilan orang Papua dalam Parlemen tanpa mekanisme partai politik
5. Mendesak segera untuk menetapkan kuota 11 orang
keterwakilan orang Papua dalam parlemen tanpa mekanisme partai politik
6. Mendesak segera menetapkan kuota 11 orang tanpa
mekanisme partai politik mulai dari Tk pusat sampai tingkat II Kabupaten
7. Mendesak segera kepada seluruh parpol peserta Pemilu
tahun 2009 untuk merubah ulang dan menetapkan Caleg jadi dan urut satu dapil
Papua dan Papua Barat harus orang Papua Asli.
KOMITE NASIONAL PEDULI PAPUA
(KNPP)
Jakarta 14 Oktober
2009
Ketua Koordinator Umum Sekretari
Ismail Asso John
Wonda
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/