>From: "Jhoni Tuerah" <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Thu, 23 Oct 2008 12:22:18 +0700
>Subject: [mediacare] Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
>
>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin
>
>
>
>Ketika mengisi bensin, saya sering kali ngobrol dengan petugas pom
>
>bensinnya. Kebiasaan saya memang suka mengobrol dengan siapa saja. Sering
>
>kalinya saya hanya ingin menambah wawasan saja dari hal-hal yang mungkin
>
>tidak terpikirkan oleh saya sebelumnya.
>
>
>
>Kembali ke soal perbincangan saya dengan beberapa petugas pom bensin. Hal
>
>yang beberapa bulan ini saya tanyakan ke mereka di berbagai tempat pom
>
>bensin adalah apakah mereka tidak pusing mencium bau bensin setiap hari dan
>
>kenapa mereka tidak memakai masker penutup hidung agar mengurangi uap bensin
>
>yang terhirup.
>
>
>
>Hal tersebut saya tanyakan, karena saya saja yang berdiri sebentar sambil
>
>ngobrol, sudah langsung pusing karena menghirup bau bensin tersebut.
>
>
>
>Mereka, kurang lebih sepuluh orang, yang saya tanyakan semuanya menjawab
>
>bahwa sebenarnya mereka juga pusing. Mereka merasakan dada yang sesak. Dan
>
>makin parah lagi kalau pas mereka sedang sakit, katakan saja flu, perasaan
>
>sakit di dada semakin menjadi.
>
>
>
>Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak memakai masker, jawaban mereka
>
>semuanya sama yaitu karena kebijakan perusahaan. Perusahaan melarang mereka
>
>memakai masker karena demi pelayanan ke pelanggan. Mereka diwajibkan untuk
>
>tetap tersenyum ketika melayani pelanggan. Mereka bilang, kalau mereka pakai
>
>masker, mereka tidak bisa lagi menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan itu
>
>akan dianggap tidak sopan karena tidak menghargai pelanggan.
>
>
>
>Hazrah kazrah!
>
>
>
>Saya terkaget mendengar jawaban mereka. Jawaban mereka semuanya seragam.
>
>Jawaban mereka pun semakin diperkuat dengan iklan Pertamina di televisi yang
>
>mengutamakan senyum petugasnya ketika melayani pelanggan.
>
>
>
>Ironisnya, dibalik senyum yang mereka berikan, ada derita yang harus mereka
>
>tanggung dengan mencium uap bensin setiap hari yang dapat memberikan
>
>gangguan yang serius kepada kesehatan mereka, khususnya paru-paru dan otak
>
>mereka.
>
>
>
>Saya sebagai pelanggan lebih senang melihat mereka memakai masker penutup
>
>hidung, ketimbang mereka melayani dengan senyum tapi saya tahu dibalik
>
>senyumnya, mereka menanggung derita yang tidak ringan.
>
>
>
>Melalui tulisan ini, saya mengajak kita yang peduli terhadap nasib para
>
>pekerja pom bensin untuk menyerukan kepedulian kesehatan petugas pom bensin
>
>agar pertamina dan pemilik pom bensin melengkapi petugas pom bensin dengan
>
>masker penutup hidung.
>
>
>
>Saya sebagai pelanggan pom bensin lebih peduli kesehatan petugas pom bensin
>
>ketimbang senyuman mereka ketika mereka mengisikan bensin ke kendaraan saya.
>
>Saya sudah mulai merasa tidak nyaman karena tahu dibalik senyuman petugas
>
>pom bensin ada derita yang harus mereka tanggung akibat menghirup uap
>
>bensin.
>
>
>
>Semoga melalui tulisan ini, nasib kesehatan petugas pom bensin bisa
>
>diperbaiki dimulai dengan memakai masker penutup hidung.
>
>
>
>catatan:
>
>Sekedar tambahan catatan, untuk pom bensin yang buka 24 jam, diterapkan tiga
>
>shift kerja. Kurang lebih mereka bekerja seharinya sekitar 8-9 jam. Jumlah
>
>jam yang cukup lama untuk menghirup uap bensin terus menerus.
>
>
>
>Silahkan di forward tulisan ini, khususnya ke mereka yang anda pikir dapat
>
>mempengaruhi untuk merubah kebijakan agar para petugas pom bensin dibolehkan
>
>memakai masker penutup hidung.
>
>
>
>jabat erat,
>
>
>----------
>ABOUT TNS
>TNS is a global market information and insight group.
>
>Its strategic goal is to be recognised as the global leader in delivering 
>value-added information and insights that help its clients make more 
>effective business decisions.
>
>TNS delivers innovative thinking and excellent service across a network of 
>80 countries. Working in partnership with clients, TNS provides 
>high-quality information, analysis and insight that improves understanding 
>of consumer behaviour.
>
>TNS is the world s leading provider of customised services, combining 
>sector knowledge with expertise in the areas of Product Development & 
>Innovation, Brand & Communications, Stakeholder Management and Retail & 
>Shopper. TNS is a major supplier of consumer panel, media intelligence and 
>audience measurement services.
>
>TNS is the sixth sense of business".
>www.tnsglobal.com
>------------------------
>DISCLAIMER: This e-mail and any files transmitted with it are confidential 
>and intended solely for the use of the individual or entity to whom they 
>are addressed and others may not distribute, copy or use it. If you 
>receive this e-mail by mistake, please either delete it without 
>reproducing, distributing or retaining copies thereof or notify our e-mail 
>administrator at [EMAIL PROTECTED] Note that this is NOT 
>the address of the person who sent this mail to you but a general 
>administrative address. The views expressed in this e-mail may be the 
>personal views of the sender and not of TNS unless specifically stated. 
>Please note that TNS is able to, and reserves the right to, monitor e-mail 
>communications passing through its network. By accepting any work product 
>from TNS, client agrees to be bound by TNS s standard terms and conditions 
>which such terms and conditions can only be amended by mutual written 
>agreement, and client separately agrees tha t TNS s liability for any 
>claims, demands, damages, costs, including legal costs, and expenses 
>resulting from any act or omission is strictly limited to the amount of 
>any fees receivable by TNS in respect of the specific deliverable which is 
>the subject of the potential claim and that TNS shall not be liable for 
>client s loss of profits, loss of turnover, loss of data, loss of business 
>opportunities, or consequential loss.



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke