http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/10/26/3633.html

*Presiden di Beijing*

*Mari Kengembangkan Kerjasama Obat-obat Tradisional Indonesia-China
 *



Presiden SBY menyampaikan ceramah di Beijing University of Chinese Medicine,
Minggu (26/10) pagi. (foto: abror/presidensby.info)Beijing: Tiongkok
memiliki peradaban yang tinggi dan budaya yang luhur. *Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono* yakin pengembangan kedokteran dan pengobatan tradisonal
ini menjadi peradaban yang luhur. "Di Indonesia pengembangan obat-obatan
tradisional menjadi peradaban, budaya dan gaya hidup bangsa Indonesia. Oleh
karena itu mari kita saling menimba pengalaman dan meningktkan kerjasama
untuk pengembangan obat-obatan tradisional," kata Presiden SBY dalam
ceramahnya di Beijing University of Chinese Medicine (BUCM), Minggu (26/10)
pagi.

Hubungan Indonesia dengan Tiongkok selama ini berjalan sangat baik, kuat dan
terus tumbuh berkembang. "Saya dan pemimpin Tiongkok bertekad untuk
meningkatkan hubungan di berbagai bidang untuk memajukan bangsa. Kegiatan
kita hari ini menjadi bagian dari kemitraan strategis antara Indonesia dan
Tiongkok," tegas SBY.

"Kita juga tahu bahwa pengobatan tradisonal merupakan sumber ekonomi yang
baru. Usaha ini memberikan lapangan kerja kepada rakyat termasuk usaha kecil
dan menengah. Kalau pengobatan tradisonal dapat kita kembangkan maka rakyat
mendapatkan keuntungan yang besar," SBY menerangkan. "Kita ketahui bahwa
obat-obatan tradisional bisa dipasarkan di dalam negeri dan bisa juga
dipasarkan di pasar global. Nilainya sangat besar sehingga bila kita
tingkatkan juga akan meningkatkan ekonomi Indonesia dan Tiongkok,"
lanjutnya.

Presiden SBY menyerukan kepada kedua pihak untuk melakukan kerjasama
termasuk kerjasama di bidang penelitian dan pengembangan. "Mari sama-sama
kita tingkatkan kualitas dari obat-obatan tradisional termasuk medicine
security. Pada saatnya nanti pemerintah kedua negara juga bisa kerjasama
memasarkan obat-obatan tradisonal ke pasar internasional," ujar SBY.

Secara khusus Presiden SBY meminta kepada pimpinan BUCM untuk bekerjasama
dengan universitas di Indonesia yang telah menandatangani nota kesepahaman.
"UI, IPB, UGM dan Universitas Erlangga adalah 4 perguruan tinggi top di
Indonesia sehingga saya berharap dapat dilakukan kerjasama yang baik," ujar
SBY.

Dalam ceramahnya Presiden SBY juga mengharapkan agar tidak ada konflik antra
pengobatan barat dengan pengobatan tradisonal. Keduanya, menurut SBY saling
melengkapi dan menjadi kekayaan ilmu kedokteran kita. "Indonesia termasuk
negara yang bersama-sama dengan Brazil memiliki kekayaan alam yang tinggi.
Obat-obatan tradisinal dan herbal sangat banyak yang berasal dari bumi
Indonesia. Iklim tropis dan kekayaan flora fauna menjadi sumber yang besar
bagi obat-obatan tradisional," SBY menjelaskan.

"Saya yakin di Tiongkok juga memiliki sumber-sumber besar dalam pengobatan
tradsional. Saya bangga menjadi sahabat BUCM. Silahkan datang ke Indonesia.
Indonesia juga sangat indah,"undang SBY. "Dengan saling berkunjung semoga
persahabatan semakin erat," kata SBY. (osa/win)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke