Ya udah tung enak-enak mu dhewe lah. Lu mau pake ayat seperti apapun jadilah, seenak-enak lu lah. Gw sudah mengingatkan, silahkan lu pilih jalan yang mana.
Tung, agama dan kitab suci itu ibarat pisau. Ia bisa digunakan sebagai alat untuk menakut-nakuti, ia bisa digunakan sebagai alat yang yang bermanfaat positif yang dipakai sebagaimana fungsinya alat itu diciptakan dan bahkan untuk membunuh serta mencincang sekalipun. Di tangan orang yang memahami fungsi agama dan kitab suci itu, pisau menjadi alat yang bermanfaat untuk kehidupan dan memecahkan solusi kehidupan. Tapi di tangan orang-orang yang tidak tepat alias dablek, agama dan kitab suci bagaikan pisau yang digunakan untuk menakut-nakuti orang, menindas manusia, menzhalimi manusia, memeras manusia, menodong manusia dan bahkan membunuh manusia. Silahkan aja tung lu pakai pisau analisa yang mana. Toh kalau pekerjaan memelintir ayat-ayat kitab suci itu memang gampang. Banyak orang yang memanfaatkan agama dan kitab suci sebagai pisau untuk menakut-nakuti. Silahkan aja lu pilih... Eka Zulkarnain --- On Tue, 10/28/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama To: [email protected] Date: Tuesday, October 28, 2008, 12:07 AM assalamu ala mannitaba al huda ***Ayat Al Quran yang lu tulis di atas itu bener Tung. Tapi bukankah Islam mengakui bahwa manusia itu adalah makhluk yang mulia apapun agama, kebangsaan dan warna kulitnya. Firman Allah SWT: Dan sungguh telah kami muliakan anak-anak Adam (manusia) (QS. Al-Isra;:70). Maka kemuliaan yang telah diberikan Allah SWT ini menempatkan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk dihormati, dihargai dan dilindungi. Imam Bukhari dari Jabir ibn Abdillah bahwa ada jenazah yang dibawa lewat dihadapan nabi Muhammad saw. lalu beliau berdiri untuk menghormatinya. Kemudian ada seseorang memberitahukan kepada beliau, Wahai Rasulullah, sesungguhnya itu jenazah Yahudi. Beliau menjawab dengan nada bertanya: Bukankah ia juga manusia? -- makasih bang, ane khan emang kaga boong koq. ayat yg ente kutip (QS17:70) bener TAPI ente agak sembrono dlm memahami ayat tsb. mustinye ente baca ayat al-isro tsb dari ayat 66-72. Pasti kesimpulan sembrono macam ntu ga akan terlintas sedikitpun dlm pikiran ente. Manusia memang mahluk mulia, Allah telah 'melebihkan' manusia drpd mahluk2Nya yg laen. Tapi bukan berarti manusia 'mulia' apapun agamanya, ente jelas keliru. ayat al-isro 66-72 menjelaskan ttg banyaknya nikmat2 Allah yg diberikan kpd manusia, dan sekaligus peringatan kpd manusia apabila tdk bersyukur atas nikmat tsb. "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan". Setelah segala nikmat direngkuh oleh manusia, lalu apakah manusia bebas berbuat sekehendak hatinya tanpa ada ganjaran? bandingkan dg ayat ini, "sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya" QS95:4-5 apakah manusia akan dikembalikan ke tmpt serendah2nya (neraka) seluruhnya? tidak donk! lalu manusia yg bagemane yg dikecualikan oleh Allah? baca lg ayat selanjutnye, "kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya" QS95:6 Manusia memang mahluk mulia tp manusia sendiri yg malah menghancurkan kemuliannya tsb, diberi akal, pendengaran dan hati TAPI tdk digunakan utk memahami ayat2 Allah (qauniyah & qauliyah). Manusia-manusia macam ini di sisi Allah adalah seburuk2nya mahluk (QS98:6) sedangkan manusia yg beriman & beramal soleh, maka mereka adalah sebaik2 mahluk (QS98:7). "Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama". (QS32:18) **** Umat Islam juga meyakini bahwa perbedaan manusia dalam memeluk agama adalah karena kehendak Allah, yang dalam hal ini telah memberikan kepada makhluknya kebebasan dan ikhtiyar (hak memilih) untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu. Allah SWT berfirman: Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. (Hud:118). -- memang bener, tp bukan berarti umat islam berpangku-tangan & duduk-manis membiarkan saudara2nya se-nabi Adam terperosok dlm kesesatan. apakah dakwah hanya utk orang2 muslim saja? bukankah Nabi saw seumur hidupnya dihabiskan utk berdakwah kpd sluruh manusia? intinya, nasehati mereka, terserah apakah mereka terima atau tdk bukan urusan kita, serahkan saja kpd Allah. Mudah sekali buat Allah membuat manusia beriman seluruhnya, tp utk apa? kemuliaan Allah ga akan berkurang atau bertambah dg sedikit/banyaknya manusia yg beriman kpdNya. kemudian, apakah Allah yg menciptakan 1 agama atau byk agama ? atau manusia sendiri yg berselisih hingga menceraiberaikan hingga muncul byk agama? Apakah Allah membiarkan byk manusia itu tetap dlm kesesatannya? bukankah Allah telah mengirim ribuan Nabi dan beserta Kitab2Nya sbg PETUNJUK kpd manusia agar tdk tersesat & kembali ke jalan/agama yg lurus. *** Orang muslim tidak diberikan tugas untuk menghisab orang kafir karena kekafirannya. Persoalan ini bukanlah menjadi tugasnya, itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Hisab bagi mereka adalah di yaumul hisab nanti di yaumil qiyamah/akhir. Allah SWT berfirman: Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah: Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari kiamat tentang apa yang kamu dahulu selisih pendapat karenanya.; (QS.al-Hajj: 68-69). -- lha sape yg menghisab orang kafir bang? ane cuma bilang orang kafir yg mati dlm kekafirannya, kelak akan msk neraka, kekal selamanya. Di mana hisabnya? bukankah itu peringatan sama persis spt yg dilontarkan nabi2 Allah dahulu? Bukankah Alquran diturunkan kpd manusia sbg PETUNJUK, mana yg benar, mana yg sesat. alquran jg berfungsi sbg PEMBEDA, mana yg benar, mana yg salah. Manusia diberi akal, pendengaran & hati digunakan utk mencerna PETUNJUK tsb dan mampu MEMBEDAKAN mana yg sesat, mana yg tidak. Lalu bagemane kite mau menasehati orang, bagemane nabi2 mau berdakwah kpd manusie laennya, klo mereka kaga tau, klo mereka msh ragu apakah jlnnya, apakah agamanye merupakan agama yg lurus atau yg sesat. ente jelas salah memahami makna menasehati & memberi peringatan tsb. ente baca surat 7 ayat 2, "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu , dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman". ayat yg semakna dg itu, bs ente baca di QS10:2, QS11:1-2, QS20:2-3, QS25:1 dll. **** Allah memerintahkan kaum Muslim untuk menyuruh berlaku adil dan menyukai perbuatan adil serta menyerukan akhlak yang mulia sekalipun terhadap kaum kafir, dan membenci kezaliman serta menghukum orang-orang yang bertindak zalim, meskipun kezaliman yang dilakukan oleh seorang muslim terhadap seorang yang kafir. Allah SWT berfirman: Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kamu mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berbuat adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. (Al-Maidah:8). --- yah inilah agama islam yg disebut sbg agama rahmatan lil alamin. Adil adalah menempatkan sesuatu pd tempatnya, ente ga akan disebut adil jika membeli spatu mahal lalu ditempatkan di kepala. Jadi, adil jika ane mngatakan orang kafir yg mati dlm kekafiran akan msk neraka, sedangkan orang yg beriman & beramal soleh akan msk sorga. Adil, semua ada ganjarannya, yg baik dpt reward, keburukan pasti akan diganjar dg punishment. Itulah KEADILAN! Tung, terkadang orang-orang yang memahami ajaran agama lupa dengan cara menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan baik padahal Nabi Muhammad SAW sebagai junjunan umat Islam telah mengajarkan bagaimana beliau mengajarkan agama Islam sejak mendapatkan Wahyu Kenabiannya sampai beliau wafat. -- manusia adalah tempatnya khilaf & lupa. Itulah gunanya nasehat & menasehati bukan? Apa sih tung garis besar akhlak yang diajarkan oleh Muhammad SAW dalam mengkomunikasikan setiap ajarannya? SELALU MENGEDEPANKAN AKHKLAK YANG MULIA. Artinya setiap ucapannya adalah ucapan-ucapan yang mulia makanya kenapa sejak kecil Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Al Amin. Sejumlah sarjana Islam mengakui bahwa Al Quran berisikan kalimat-kalimat Tauhid yang maha dahsyat bak rangkaian puisi yang membuai orang yang mendengarnya saat itu. Tentunya sebagai kumpulan Firman Allah SWT yang mulia, penyampaiannya pun harus dengan cara-cara yang MULIA. -- Allah swt telah mengirim ribuan Nabi utk mengajak manusia yg sesat kembali ke jalan yg lurus. Inti ajakan mereka (nabi2 Allah) adalah TIDAK ADA TUHAN yang berhak disembah, diibadahi, dimintakan pertolonganNya, perlindunganNya, melainkan Allah SWT. bacalah seksama kalimat negasi yg membatalkan semua bentuk bentuk penyembahan thd Tuhan selain hanya kpd Allah. Tidak Ada TUHAN... selain Allah. Sbg manusia yg telah datang sebagian ilmu kpdnya, wajib menasehati & mendakwah kpd manusia yg tersesat dg hujjah & dalil yg kuat spt yg dilakukan para nabi-nabi Allah. Apapun hasil akhirnya, kite serahkan kpd Allah. Nah Tung, dalam kaitannya dengan itu sebaiknya kita berhati-hati dalam bertingkah laku dan berucap. Apalagi berucap di milis terbuka seperti ini, yang anggotanya notabene bukan cuma Muslim. Kalau Anda postingkan di milis khusus Muslim mungkin hal itu tidak akan masalah, meskipun akan juga menimbulkan perdebatan-perdebatan tajam. --- lho..klo mereka (non-muslim) tdk mau disebut kafir ya msk islam. Simple khan? ane muslim, mereka kafir, bukankah memang bgitu? lalu apakah ane pasti msk surga lalu mereka pasti msk neraka? klo suatu hari nanti, ane jd kafir atau munafik maka ane pasti msk neraka, sedangkan klo suatu hari nanti mereka sadar dan kembali ke jln yg lurus spt mualaf2 yg jumlahnye bejibun, mereka pasti msk surga. makanye ane berdoa agar mati tetep dlm keadaan islam, mati dlm keadaan khusnul khatimah, ane ga pernh sedetik pun berharap mati dlm keadaan tetep jd WNI, ga ada tuh, ga ada untungnye. Karena ada Dzat yg berkuasa menggenggam & membolak-balikkan hati setiap manusia. Berdakwah bukan hanya kpd sesama muslim tp kpd seluruh manusia, baca lg ayat "Patutkah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka: "Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka". Orang-orang kafir berkata: "Sesungguhnya orang ini benar-benar adalah tukang sihir yang nyata". (QS7:2) Jangan krn ane menasehati/berdakwah kpd manusia kafir agar mereka berhenti jd orang kafir, lalu ane disebut penebar teror? wkakaka..mo disebut ape aje, ane kaga peduli, lha ane kaga bth pujian, ane jg kaga takut ma hinaan & celaan. Saya mohon maaf kalau di antara rangkaian kata-kata di atas ada kalimat yang tidak berkenan. -- sama2 bang, maapin klo ade salah2 kate, ane jd mo meluk abang nih hikz..hikz.. (bukan hombreng lho) Wassalam wr.wb. -- wa'alaikumsalam tabik -- tabik jg Eka Zulkarnain -- bang pitung ________________________________ From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, October 28, 2008 1:01:50 PM Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama Eka Zulkarnain --- On Mon, 10/27/08, eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (tambahan) To: [email protected] Date: Monday, October 27, 2008, 2:15 AM ***Ayat Al Quran yang lu tulis di atas itu bener Tung. Tapi bukankah Islam mengakui bahwa manusia itu adalah makhluk yang mulia apapun agama, kebangsaan dan warna kulitnya. Firman Allah SWT: Dan sungguh telah kami muliakan anak-anak Adam (manusia) (QS. Al-Isra;:70). Maka kemuliaan yang telah diberikan Allah SWT ini menempatkan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk dihormati, dihargai dan dilindungi. Imam Bukhari dari Jabir ibn Abdillah bahwa ada jenazah yang dibawa lewat dihadapan nabi Muhammad saw. lalu beliau berdiri untuk menghormatinya. Kemudian ada seseorang memberitahukan kepada beliau, Wahai Rasulullah, sesungguhnya itu jenazah Yahudi. Beliau menjawab dengan nada bertanya: Bukankah ia juga manusia? **** Umat Islam juga meyakini bahwa perbedaan manusia dalam memeluk agama adalah karena kehendak Allah, yang dalam hal ini telah memberikan kepada makhluknya kebebasan dan ikhtiyar (hak memilih) untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu. Allah SWT berfirman: Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. (Hud:118). *** Orang muslim tidak diberikan tugas untuk menghisab orang kafir karena kekafirannya. Persoalan ini bukanlah menjadi tugasnya, itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Hisab bagi mereka adalah di yaumul hisab nanti di yaumil qiyamah/akhir. Allah SWT berfirman: Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah: Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari kiamat tentang apa yang kamu dahulu selisih pendapat karenanya.; (QS.al-Hajj: 68-69). **** Allah memerintahkan kaum Muslim untuk menyuruh berlaku adil dan menyukai perbuatan adil serta menyerukan akhlak yang mulia sekalipun terhadap kaum kafir, dan membenci kezaliman serta menghukum orang-orang yang bertindak zalim, meskipun kezaliman yang dilakukan oleh seorang muslim terhadap seorang yang kafir. Allah SWT berfirman: Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kamu mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berbuat adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. (Al-Maidah:8). Tung, terkadang orang-orang yang memahami ajaran agama lupa dengan cara menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan baik padahal Nabi Muhammad SAW sebagai junjunan umat Islam telah mengajarkan bagaimana beliau mengajarkan agama Islam sejak mendapatkan Wahyu Kenabiannya sampai beliau wafat. Apa sih tung garis besar akhlak yang diajarkan oleh Muhammad SAW dalam mengkomunikasikan setiap ajarannya? SELALU MENGEDEPANKAN AKHKLAK YANG MULIA. Artinya setiap ucapannya adalah ucapan-ucapan yang mulia makanya kenapa sejak kecil Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Al Amin. Sejumlah sarjana Islam mengakui bahwa Al Quran berisikan kalimat-kalimat Tauhid yang maha dahsyat bak rangkaian puisi yang membuai orang yang mendengarnya saat itu. Tentunya sebagai kumpulan Firman Allah SWT yang mulia, penyampaiannya pun harus dengan cara-cara yang MULIA. Nah Tung, dalam kaitannya dengan itu sebaiknya kita berhati-hati dalam bertingkah laku dan berucap. Apalagi berucap di milis terbuka seperti ini, yang anggotanya notabene bukan cuma Muslim. Kalau Anda postingkan di milis khusus Muslim mungkin hal itu tidak akan masalah, meskipun akan juga menimbulkan perdebatan-perdebatan tajam. Saya mohon maaf kalau di antara rangkaian kata-kata di atas ada kalimat yang tidak berkenan. Wassalam wr.wb. tabik Eka Zulkarnain --- On Mon, 10/27/08, eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama To: [email protected] Date: Monday, October 27, 2008, 1:35 AM WAKAKAKAKAKA. .... Eka Zulkarnain --- On Mon, 10/27/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama To: [EMAIL PROTECTED] s.com Date: Monday, October 27, 2008, 12:46 AM wkaka.. bang eka, yg bilang ane TUhan siape? trus koq bs ane tahu siape yg sesat, siape pule yg kaga. Lha apa gunanye Alquran sbg PETUNJUK klo ente msh gagap, keder atawa bingung yg mana sesat, mana yg kaga. Emangnye bang pitung berkoar2 mnurut hawa nafsunye sndiri wkakaka kaga bang, ane cuma nyampein ape yg ada dlm Alquran, bedanye ane kaga ragu soal siape yg sesat & siape yg kaga sesat, soale Alquran dah ngasih PETUNJUK yg sangat jelas soal bgituan, mustinye abang ga useh ragu apalagi bimbang. kan tiap sholat abang, berdoa, "tunjukkan kami jalan yg lurus!" jalan yg lurus itu jln yg kaya' siy? trus ente lengkapin lg dech tuh doa, "(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka!", msh lom puas jg, tambah lg doanye, "bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat!" Mustinye ente dah paham, apakah jalan ente skrng sesat atau lurus. doa ente dah dijawab ma Allah, tinggal ente trusin aje baca Al-baqarah, "Alif laam miim, Dzalikal Kitabu La Roiba Fiihi Huddal Lil Muttaqin". Kitab ini yg kaga ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang2 yg berTAKWA!. orang2 yg kaya gmana siy yg dpt atau mengikuti PETUNJUK ntu? "Alladziina Yu¢minuuna Bil Ghoibi Wa Yuqimuunash Sholata Wa Mimma Rozaqna Hum Yunfiquun, Wal Ladziina Yu¢minuuna Bimaa Unzila Ilayka Wa Maa Unzila Min Qoblika Wa Bil Akhiroti Hum Yunfiquun" mereka2 inilah orang2 yg bruntung, orang yg mendapat petunjuk dari Allah yakni orang yg beriman kpd yg ghaib, mendirikan sholat lalu menafkahkan sebagian rezekinya, orang2 ini jg beriman kpd apa yg diturunkan kpd Muhammad saw dan apa2 yg diturunkan kpd nabi2 sebelum Muhammad saw. dah tau khan mana yg sesat & yg brada di jln yg lurus ntu? msh mending ane cuma ngotak2in muslim-nonmuslim, lha Alquran malah mengotak2an muslim, kafir & munafik hehe.. buat ane, pergaulan antar muslim-non muslim ada ATURANNYA, mana yg bole, mana yg kagak. Bergaul antar tmn mungkin ga terlalu sensitif, tp gmana klo ternyate kluarga kite ada yg non-muslim? tetep aje ATURAN yg udh ditetapin ma Allah & RasulNya jd pegangan, jgn ampe cuma gara2 pergaulan di dunia, kite malah diMURKAI oleh Allah krn melanggar aturan2Nya. Kebenaran bukanlah ape2 yg dipikiran manusia lantas otomatis bener pula mnurut Allah, kaga bgitu! bahkan nabi2 pun pernah salah krn menganggap bagian kluarganya yg ga beriman (non-muslim) digauli layaknya muslim, spt mendoakan agar Allah mengampuni mereka (kecuali doa utk memperoleh hidayah) dll dll. toleransi blh2 aje, bergaul sah2 aje, ASAL tau ATURAN MAENnye, jelas khan ya? ____________ _________ _________ __ From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] s.com Sent: Monday, October 27, 2008 2:17:48 PM Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama Waduh Bang Pitung...hati- hatilah mengeluarkan pernyataan itu. Anda sering mengkotak-kotakkan antara Muslim dan Non-Muslim. Menurut saya, tidak baik mengeluarkan pernyataan seperti itu karena sikap Anda bisa mencerminkan sikap seorang pemeluk Islam. Hahaha kalo saya sih bang pemeluk agamamu agamamu, agamaku agamaku. Yang menentukan mereka sesat dan tidak sesat itu biar Yang Maha Penguasa ajalah bung. Aku bukan Tuhan, Aku bukan Sang Penguasa Alam Semesta. Dibilang: "si eka ini aneh bin ajaib, dia kaga seneng klo non-muslim itu emang sesat, pdhl die baca alfatihah tiap kale sholat (sholat khan?) dia kaga tau siape yg disebut orang2 yg dimurkai & orang2 yg sesat wkaka", aku juga enggak rugi bang. Toh yang menentukan hidup mati, rejeki maut dan jodoh itu bukan kamu. Aku tidak perlu mempertanggung jawabkan amal perbuatanku sama Anda kang Bang? Aku tidak perlu mempertanggung jawabkan keilmuanku di depan mu kan Bang? Dan tidak perlu mempertanggung jawabkan sholatku kepada mu kan Bang? Bahkan kepada orang tua ku pun tidak...bukan begitu bang? Emangnya dengan orang mengaji dan sholat itu lantas dia berhak menghakimi keyakinan orang lain? dan menuding-nuding mereka masuk neraka atau surga? Eka Zulkarnain --- On Sun, 10/26/08, si pitung <sipitung68@ yahoo. com> wrote: From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com> Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka dikomentari) To: [EMAIL PROTECTED] s.com Date: Sunday, October 26, 2008, 11:26 PM wkaka.. makanye bc2 alquran biar pinter, muslim siy kaga pernh py rasa dengki & benci ma non-muslim, malah kasiaaaaan deh non muslim emang lg berada di jln sesat, walau ga tertutup kemungkinan selama nafas msh ada, mereka ada yg sadar, spt jeffrey lang & bejibun mualaf laennya. Lha yg kaga sadar gmane? wkaka..mnurut alquran siy nyemplung ke 'nar' slamanye, kaga ada ampyuun. si eka ini aneh bin ajaib, dia kaga seneng klo non-muslim itu emang sesat, pdhl die baca alfatihah tiap kale sholat (sholat khan?) dia kaga tau siape yg disebut orang2 yg dimurkai & orang2 yg sesat wkaka ane kaga py rasa benci & dengki, malah kasiaaaaan.. ____________ _________ _________ __ From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] s.com Sent: Monday, October 27, 2008 10:28:40 AM Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka dikomentari) Hehehehehe.. .up 2 you bang pitung. Ya kalo Anda tidak membutuhkan. ..mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang lain dan bisa menjadi pengetahuan. Mau dipakai ya terserah, tidak juga ya terserah. Terserah individu masing-masing. Mau dibilang sesat ya terserah, mau dibilang tidak juga ya terserah. Enak2nya dewe, toh gratisan ini. Kayaknya yang punya perasaan dengki dan benci itu Anda bung Pitung... Eka Zulkarnain --- On Fri, 10/24/08, si pitung <sipitung68@ yahoo. com> wrote: From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com> Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka dikomentari) To: [EMAIL PROTECTED] s.com Date: Friday, October 24, 2008, 11:48 PM Islam mengajarkan kpd umatnya utk tdk memaksakan agamanya kpd non-muslim. Islampun mengajarkan utk bertoleransi thd non-muslim. Islam jg tdk melarang umatnya utk bergaul dg non-muslim, Tp islam jg menarik batasan yg jelas & tegas mengenai pergaulan antara muslim-non muslim, yaitu tdk ada kompromi, tdk ada toleransi utk masalah AKIDAH. Rasanya Rasulullah saw telah mencontohkan bagaimana hubungan antara muslim-non muslim yg baik. Jadi, Ane siy kaga bth crita pengalaman bgini, lalu dijadikan smacam role model, palagi perkawinan beda agama (muslimah-non muslim?) mungkin saja dpt terjadi, sesuatu hal yang tdk pernah dilakukan sekalipun di jaman Rasulullah saw. Klo ente sering2 buka Alquran, sebenarnya yg memiliki rasa dengki & benci, pastinya bukanlah muncul di hati umat muslim. Malah, kita kasihan melihat kondisi teman2 atau saudara-saudara non-muslim (krn ada jg muslim pula yg memiliki sanak-saudara non-muslim) yg msh berada di jalan yg sesat. Dakwah tetap harus dilakukan, diterima atau tdk bukan urusan kita. bergaul boleh saja asal AKIDAH jgn dilacurkan, sederhana aje khan? ____________ _________ _________ __ From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com> To: ppindia <[EMAIL PROTECTED] p s.com> Sent: Friday, October 24, 2008 6:16:39 PM Subject: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka dikomentari) Ini dari milis tetangga juga: From: Imam Mudofir Mudofir <[EMAIL PROTECTED] . com> Subject: Re: [jurnalisme] Re: Otokritik Seorang Kristen To: [EMAIL PROTECTED] ups..com Date: Friday, October 24, 2008, 2:21 AM Ada sebuah Pengalaman menarik: Saya berasal dari sebuah daerah diujung Timur Pulau Jawa. di Desa Sy terdapat 4 Buah Masjid, 1 Gereja Katolik, 2 Gereja Protestan (yg berbeda), 2 Pura, dan 1 Vihara. Desa yang tidak terlalu besar untuk dihuni beragam agama yang mewakili keberagaman keagamaan di Indonesia. Menurut asal usul Gereja katolik dan Protestan didirikan sewaktu tentara Belanda mendirikan benteng pertahanan di pesisir selatan pulau jawa untuk mengamati kedatangan tentara jepang. Atau malah versi lain didirikan sewaktu Jaman Kolonial dulu untuk beribadah bagi orang Eropa yang sedang membangun Dam-dam pengairan. Sejak kecil sampai dewasa Sy tidak pernah mendengar ada sebuah konflik terbuka antara masing-masing agama. Sampai pada suatu ketika muncul konflik di Ambon. Perlu diketahui bahwa sejak tahun '80-an banyak warga desa yang ikut transmigrasi ke kepulauan maluku. Setelah konflik meletus di Ambon terjadi Eksodus besar-besaran warga pendatang di maluku, termasuk warga Desa Sy. Entah siapa yang memulai, warga transmigran yang pulang kampung karena konflik, juga terlibat cek-cok di Desa kami. Saudara yg Muslim mengatakan, si Fulan terlibat pembakaran masjid dan musholla di desa transmigran yang kita dirikan. Saudara kita yang lain juga menuduh si Anu telah merobohkan dan membakar gereja di tanah transmigran. Puncaknya hampir saja cek-cok tersebut berujung pada perkelahian terbuka. sampai kemuduian warga desa berembuk untuk menyelesaikannya. Penyelesaiannya adalah sepele. barang siapa atau warga desa mantan transmigran yang pulang kampung hendak menyulut perselisihan dan membawa konflik di Ambon di desa kami, maka hukumannya adalah di usir dari desa.. Hal tersebut di sepakati baik kalangan Ulama, maupun Romo setempat. kami warga desa kemudian mempunyai kesepakatan untuk saling mengundang pada acara kenduri jika saling mempunyai hajatan. Seperti Mantenan, sunatan, 7 hari, 40 hari atau acara syukuran jika panen tiba. Sewaktu Sy pulang kampung waktu lebaran, sekarang ini masing-masing warga sudah bisa melupakan konflik sewaktu mereka di Ambon. Padahal masing-masing banyak yang terluka dan kehilangan saudara. Bahkan ada anak gadis yang kehilangan beberapa jari karena merakit Bom rakitan untuk membela saudaranya yang diserang. Saya akui Sy dulu aktif di masjid warisan kakek. dan sebelah masjid Sy hanya berjarak beberapa meter berdiri gereja besar. Jika Sy pulang kampung, Romo pemangku Gereja dan beberapa pemuda gereja mengajak dialog. Pernah romo mengatakan untuk saling mengunjungi jika ada hari raya ataupun jamuan makan. Dengan halus Sy tolak, bahwa jika kita memaksakan untuk saling mengunjungi maka, akan terjadi perpecahan warga desa. Karena kami yang Muslim menganggap tidak boleh mendoakan yang non muslim. Akhirnya sy usulkan, kita salaing menghormati, dan akan saling bekerjasama untuk gotong royong membangun jalan, jembatan di dekat Sawah. Bahkan ada yang unik, sewaktu keluarga kami merenovasi Masjid Kampung, beberapa pemuda dari gereja dan tokoh gereja menyumbangkan semen dan ikut bergotong royong membangun Masjid. Di situlah terjadi guarauan yang sedikit idiologis tapi menjadi ketawaan bersama. Misalkan (Remaja Masjid) mengatakan, jika nanti kamu meninggal, diakhiarat Sy usulkan pada malaikat kamu (remaja gereja) tidak masuk neraka dan tidak di Surga. Tapi cukup di "Emperan Surga" saja. Karena Kamu ikut membantu mendirikan masjid kami. Sambil bergotong royong kami menjadikan hal-hal seperti itu candaan. Dan tidak ada yang emosi. Hal menarik lainnya adalah jika ada hajatan dari pihak Non-Muslim, Jika ingin mengkonsumsi daging Babi maka harus dilaporkan dahulu keapada pada Sinoman, Sehingga Sinoman yang Muslim tidak makan di tempat si pemilik hajatan. dan barang siapa melanggar maka tidak akan dibantu hajatannya. Itu sangsi sosialnya. Dan hal ini berlaku efektif. Dan masih banyak kesepakatan- kesepakatan tidak tertulis terkait dengan perbedaan agama. Kawin campur juga sering terjadi. Biasanya jika dalam perkawinan campur mempunyai anak, si anak setelah dewasa dipersialhkan memilih. tapi jika masih anak-anak juga dipersilahkan main di Gereja maupun musholla. sy ingat waktu kecil tiap minggu ke gereja dan Gua Maria bermain dengan biarawati dan pastur. Begitu juga menjelang mangrib banyak anak-anak kecil dari keluarga non muslim bermain beduk di masjid Kami. Semuanya mengalir begitu Saja. Yang ingin sy katakan kenapa kita tidak bisa saling memahami, malah saling bertengkar yang tidak ada habisnya. Tidak ada yang mau mengalah. sy bangga kepada Kampung Kami karena kami menggunakan perasaan bukan menggunakan pikiran yang ujung-ujungnya adalah akal-akalan. Jika ada yang berminat besuk kampung Saya, silahkan. Tapi jangan jadi provokator. Salam, Mudofir Eka Zulkarnain [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------ --------- --------- ------ ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

