Maaf Bung Pitung, Anda bukan teman diskusi yang baik. 

Eka Zulkarnain

--- On Tue, 10/28/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama
To: [email protected]
Date: Tuesday, October 28, 2008, 12:42 AM

wkaka..
ayat-ayat Allah emang digunakan utk memberi peringatan, yah klo itu dianggap
menakut2i ya gpp, memang hanya orang yg takut aje yg diperingati. Yang bandel,
sombong, biarin aje, ntar jg mereka akan menyesal wkaka

Kami tidak menurunkan Al Qur'an ini kepadamu agar kamu menjadi susah;
tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut, (QS20:2-3)

ane kaga susah koq, yg muslim ane bilang muslim, yg kafir ya ane bilang kafir,
kaga sungkan apalagi ragu.

emange klo orang kafir berhak "ditindas, dizhalimi, diperas, ditodong dan
bahkan dibunuh?

wkakaka..

temen ane kafir bejibun msh sehat seger buger tuh :)




________________________________
From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, October 28, 2008 2:33:21 PM
Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama

Ya udah tung enak-enak mu dhewe lah. Lu mau pake ayat seperti apapun jadilah,
seenak-enak lu lah. Gw sudah mengingatkan, silahkan lu pilih jalan yang mana. 

Tung, agama dan kitab suci itu ibarat pisau. Ia bisa digunakan sebagai alat
untuk menakut-nakuti, ia bisa digunakan sebagai alat yang yang bermanfaat
positif yang dipakai sebagaimana fungsinya alat itu diciptakan dan bahkan untuk
membunuh serta mencincang sekalipun.

Di tangan orang yang memahami fungsi agama dan kitab suci itu, pisau menjadi
alat yang bermanfaat untuk kehidupan dan memecahkan solusi kehidupan. Tapi di
tangan orang-orang yang tidak tepat alias dablek, agama dan kitab suci bagaikan
pisau yang digunakan untuk menakut-nakuti orang, menindas manusia, menzhalimi
manusia, memeras manusia, menodong manusia dan bahkan membunuh manusia. 

Silahkan aja tung lu pakai pisau analisa yang mana. Toh kalau pekerjaan
memelintir ayat-ayat kitab suci itu memang gampang. Banyak orang yang
memanfaatkan agama dan kitab suci sebagai pisau untuk menakut-nakuti. Silahkan
aja lu pilih...


Eka Zulkarnain

--- On Tue, 10/28/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama
To: [email protected]
Date: Tuesday, October 28, 2008, 12:07 AM

assalamu ala mannitaba al huda


***Ayat Al Quran yang lu
tulis di atas itu bener Tung. Tapi bukankah Islam mengakui bahwa manusia itu
adalah makhluk yang mulia apapun agama, kebangsaan dan warna kulitnya.  Firman
Allah SWT: “Dan sungguh telah kami
muliakan anak-anak Adam (manusia)” (QS. Al-Isra;:70). Maka kemuliaan yang
telah
diberikan Allah SWT ini menempatkan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk
dihormati, dihargai dan dilindungi. Imam Bukhari dari Jabir ibn Abdillah bahwa
ada jenazah yang dibawa lewat dihadapan nabi Muhammad saw. lalu beliau berdiri
untuk menghormatinya. Kemudian ada seseorang memberitahukan kepada beliau,
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya itu jenazah Yahudi.” Beliau menjawab dengan
nada bertanya: “Bukankah ia juga manusia?”

--
makasih bang, ane khan emang kaga boong koq.
ayat yg ente kutip (QS17:70) bener TAPI ente agak sembrono dlm memahami ayat
tsb.
mustinye ente baca ayat al-isro tsb dari ayat 66-72. Pasti kesimpulan sembrono
macam ntu ga
akan terlintas sedikitpun dlm pikiran ente.
Manusia memang mahluk mulia, Allah telah 'melebihkan' manusia drpd
mahluk2Nya yg laen.
Tapi bukan berarti manusia 'mulia' apapun agamanya, ente jelas keliru.
ayat al-isro 66-72 menjelaskan ttg banyaknya nikmat2 Allah yg diberikan kpd
manusia, dan sekaligus
peringatan kpd manusia apabila tdk bersyukur atas nikmat tsb.
"Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, 
Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, 
Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan 
Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna 
atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan".
Setelah segala nikmat direngkuh oleh manusia, lalu apakah manusia bebas berbuat
sekehendak hatinya
tanpa ada ganjaran?
bandingkan dg ayat ini,  "sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia
dalam bentuk yang 
sebaik-baiknya, Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang
serendah-rendahnya" QS95:4-5
apakah manusia akan dikembalikan ke tmpt serendah2nya (neraka) seluruhnya?
tidak donk!
lalu manusia yg bagemane yg dikecualikan oleh Allah? baca lg ayat selanjutnye, 
"kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; 
maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya" QS95:6
Manusia memang mahluk mulia tp manusia sendiri yg malah menghancurkan
kemuliannya tsb,
diberi akal, pendengaran dan hati TAPI tdk digunakan utk memahami ayat2 Allah
(qauniyah & qauliyah).
Manusia-manusia macam ini di sisi Allah adalah seburuk2nya mahluk (QS98:6)
sedangkan manusia yg beriman
& beramal soleh, maka mereka adalah sebaik2 mahluk (QS98:7). 
"Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka
tidak sama". (QS32:18)



**** Umat Islam juga meyakini bahwa  perbedaan manusia dalam memeluk agama
adalah
karena kehendak Allah, yang dalam hal ini telah memberikan kepada makhluknya
kebebasan dan ikhtiyar (hak memilih) untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu.
Allah SWT berfirman: “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan
manusia
umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat”. (Hud:118).

-- 
memang bener, tp bukan berarti umat islam berpangku-tangan & duduk-manis
membiarkan saudara2nya se-nabi Adam
terperosok dlm kesesatan. apakah dakwah hanya utk orang2 muslim saja? bukankah
Nabi saw seumur hidupnya
dihabiskan utk berdakwah kpd sluruh manusia? intinya, nasehati mereka, terserah
apakah mereka terima atau tdk bukan 
urusan kita, serahkan saja kpd Allah.
Mudah sekali buat Allah membuat manusia beriman seluruhnya, tp utk apa?
kemuliaan Allah ga akan berkurang
atau bertambah dg sedikit/banyaknya manusia yg beriman kpdNya.
kemudian, apakah Allah yg menciptakan 1 agama atau byk agama ? atau manusia
sendiri yg berselisih hingga
menceraiberaikan hingga muncul byk agama?
Apakah Allah membiarkan byk manusia itu tetap dlm kesesatannya? bukankah Allah
telah mengirim ribuan Nabi 
dan beserta Kitab2Nya sbg PETUNJUK kpd manusia agar tdk tersesat & kembali
ke jalan/agama yg lurus. 



*** Orang muslim tidak diberikan
tugas untuk menghisab orang kafir karena kekafirannya. Persoalan ini bukanlah
menjadi
tugasnya, itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Hisab bagi mereka adalah di
yaumul hisab nanti di yaumil qiyamah/akhir. Allah SWT berfirman: “Dan jika
mereka membantah kamu, maka katakanlah: Allah lebih mengetahui tentang apa yang
kamu kerjakan. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari kiamat tentang apa
yang kamu dahulu selisih pendapat karenanya.”; (QS.al-Hajj: 68-69).

--
lha sape yg menghisab orang kafir bang?
ane cuma bilang orang kafir yg mati dlm kekafirannya, kelak akan msk neraka,
kekal selamanya.
Di mana hisabnya? bukankah itu peringatan sama persis spt yg dilontarkan nabi2
Allah dahulu?
Bukankah Alquran diturunkan kpd manusia sbg PETUNJUK, mana yg benar, mana yg
sesat. alquran jg
berfungsi sbg PEMBEDA, mana yg benar, mana yg salah. Manusia diberi akal,
pendengaran & hati digunakan
utk mencerna PETUNJUK tsb dan mampu MEMBEDAKAN mana yg sesat, mana yg tidak.
Lalu bagemane kite mau
menasehati orang, bagemane nabi2 mau berdakwah kpd manusie laennya, klo mereka
kaga tau, klo mereka msh ragu
apakah jlnnya, apakah agamanye merupakan agama yg lurus atau yg sesat.
ente jelas salah memahami makna menasehati & memberi peringatan tsb.
ente baca surat 7 ayat 2, "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan
kepadamu, 
maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, 
supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu , dan menjadi pelajaran bagi
orang-orang yang beriman".
ayat yg semakna dg itu, bs ente baca di QS10:2, QS11:1-2, QS20:2-3, QS25:1 dll.




**** Allah memerintahkan kaum Muslim
untuk menyuruh berlaku adil dan menyukai perbuatan adil serta menyerukan akhlak
yang mulia sekalipun terhadap kaum kafir, dan membenci kezaliman serta
menghukum orang-orang yang bertindak zalim, meskipun kezaliman yang dilakukan
oleh seorang muslim terhadap seorang yang kafir. Allah SWT berfirman: “Dan
janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kamu mendorong kamu untuk
berlaku

tidak adil. Berbuat adillah, karena
adil itu lebih dekat kepada taqwa.” (Al-Maidah:8).

---
yah inilah agama islam yg disebut sbg agama rahmatan lil alamin.. 
Adil adalah menempatkan sesuatu pd tempatnya, ente ga akan disebut adil jika
membeli spatu mahal
lalu ditempatkan di kepala. Jadi, adil jika ane mngatakan orang kafir yg mati
dlm kekafiran akan msk 
neraka, sedangkan orang yg beriman & beramal soleh akan msk sorga. Adil,
semua ada ganjarannya,
yg baik dpt reward, keburukan pasti akan diganjar dg punishment.. Itulah
KEADILAN!



Tung, terkadang orang-orang yang
memahami ajaran agama lupa dengan cara menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan
baik padahal Nabi Muhammad SAW sebagai junjunan umat Islam telah mengajarkan
bagaimana beliau mengajarkan agama Islam sejak mendapatkan Wahyu Kenabiannya
sampai beliau wafat.

--
manusia adalah tempatnya khilaf & lupa. Itulah gunanya nasehat &
menasehati bukan?


Apa sih tung garis besar akhlak yang
diajarkan oleh Muhammad SAW dalam mengkomunikasikan setiap ajarannya? SELALU
MENGEDEPANKAN AKHKLAK YANG MULIA. Artinya setiap ucapannya adalah ucapan-ucapan
yang mulia makanya kenapa sejak kecil Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Al
Amin. Sejumlah sarjana Islam mengakui bahwa Al Quran berisikan kalimat-kalimat
Tauhid yang maha dahsyat bak rangkaian puisi yang membuai orang yang
mendengarnya saat itu. Tentunya sebagai kumpulan Firman Allah SWT yang mulia,
penyampaiannya pun harus dengan cara-cara yang MULIA.

--
Allah swt telah mengirim ribuan Nabi utk mengajak manusia yg sesat kembali ke
jalan yg lurus.
Inti ajakan mereka (nabi2 Allah) adalah TIDAK ADA TUHAN yang berhak disembah,
diibadahi, dimintakan 
pertolonganNya, perlindunganNya, melainkan Allah SWT. bacalah seksama kalimat
negasi yg membatalkan semua bentuk 
bentuk penyembahan thd Tuhan selain hanya kpd Allah. Tidak Ada TUHAN... selain
Allah.
Sbg manusia yg telah datang sebagian ilmu kpdnya, wajib menasehati &
mendakwah kpd manusia yg tersesat
dg hujjah & dalil yg kuat spt yg dilakukan para nabi-nabi Allah.
Apapun hasil akhirnya, kite serahkan kpd Allah.



Nah Tung, dalam kaitannya dengan itu
sebaiknya kita berhati-hati dalam bertingkah laku dan berucap. Apalagi berucap
di milis terbuka seperti ini, yang anggotanya notabene bukan cuma Muslim. Kalau
Anda postingkan di milis khusus Muslim mungkin hal itu tidak akan masalah,
meskipun akan juga menimbulkan perdebatan-perdebatan tajam.
---
lho..klo mereka (non-muslim) tdk mau disebut kafir ya msk islam. Simple khan?
ane muslim, mereka kafir, bukankah memang bgitu? lalu apakah ane pasti msk
surga lalu mereka pasti msk 
neraka? klo suatu hari nanti, ane jd kafir atau munafik maka ane pasti msk
neraka, sedangkan klo suatu
hari nanti mereka sadar dan kembali ke jln yg lurus spt mualaf2 yg jumlahnye
bejibun, mereka pasti msk surga..
makanye ane berdoa agar mati tetep dlm keadaan islam, mati dlm keadaan khusnul
khatimah, ane ga pernh sedetik
pun berharap mati dlm keadaan tetep jd WNI, ga ada tuh, ga ada untungnye.
Karena ada Dzat yg berkuasa menggenggam & membolak-balikkan hati setiap
manusia. 
Berdakwah bukan hanya kpd sesama muslim tp kpd seluruh manusia, baca lg ayat
"Patutkah menjadi 
keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara
mereka: 
"Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman
bahwa mereka mempunyai  
kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka". 
Orang-orang kafir berkata: "Sesungguhnya orang ini  benar-benar adalah
tukang sihir yang nyata". (QS7:2)

Jangan krn ane menasehati/berdakwah kpd manusia kafir agar mereka berhenti jd
orang kafir, 
lalu ane disebut penebar teror? wkakaka..mo disebut ape aje, ane kaga peduli,
lha ane kaga bth pujian,
ane jg kaga takut ma hinaan & celaan.




Saya mohon maaf kalau di antara
rangkaian kata-kata di atas ada kalimat yang tidak berkenan.

--
sama2 bang, maapin klo ade salah2 kate, ane jd mo meluk abang nih hikz..hikz..
(bukan hombreng lho)



Wassalam wr.wb.

--
wa'alaikumsalam



tabik
--
tabik jg



Eka Zulkarnain

--
bang pitung




________________________________
From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, October 28, 2008 1:01:50 PM
Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama



Eka Zulkarnain

--- On Mon, 10/27/08, eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (tambahan)
To: [email protected]
Date: Monday, October 27, 2008, 2:15 AM





***Ayat Al Quran yang lu
tulis di atas itu bener Tung. Tapi bukankah Islam mengakui bahwa manusia itu
adalah makhluk yang mulia apapun agama, kebangsaan dan warna kulitnya.  Firman
Allah SWT: “Dan sungguh telah kami
muliakan anak-anak Adam (manusia)” (QS. Al-Isra;:70). Maka kemuliaan yang
telah
diberikan Allah SWT ini menempatkan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk
dihormati, dihargai dan dilindungi. Imam Bukhari dari Jabir ibn Abdillah bahwa
ada jenazah yang dibawa lewat dihadapan nabi Muhammad saw. lalu beliau berdiri
untuk menghormatinya. Kemudian ada seseorang memberitahukan kepada beliau,
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya itu jenazah Yahudi.” Beliau menjawab dengan
nada bertanya: “Bukankah ia juga manusia?”  

  

  

**** Umat Islam juga meyakini bahwa  perbedaan manusia dalam memeluk agama
adalah
karena kehendak Allah, yang dalam hal ini telah memberikan kepada makhluknya
kebebasan dan ikhtiyar (hak memilih) untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu.
Allah SWT berfirman: “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan
manusia
umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat”. (Hud:118). 

  

  

*** Orang muslim tidak diberikan
tugas untuk menghisab orang kafir karena kekafirannya. Persoalan ini bukanlah
menjadi
tugasnya, itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Hisab bagi mereka adalah di
yaumul hisab nanti di yaumil qiyamah/akhir. Allah SWT berfirman: “Dan jika
mereka membantah kamu, maka katakanlah: Allah lebih mengetahui tentang apa yang
kamu kerjakan. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari kiamat tentang apa
yang kamu dahulu selisih pendapat karenanya.”; (QS.al-Hajj: 68-69). 

  

**** Allah memerintahkan kaum Muslim
untuk menyuruh berlaku adil dan menyukai perbuatan adil serta menyerukan akhlak
yang mulia sekalipun terhadap kaum kafir, dan membenci kezaliman serta
menghukum orang-orang yang bertindak zalim, meskipun kezaliman yang dilakukan
oleh seorang muslim terhadap seorang yang kafir. Allah SWT berfirman: “Dan
janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kamu mendorong kamu untuk
berlaku 

tidak adil. Berbuat adillah, karena
adil itu lebih dekat kepada taqwa.” (Al-Maidah:8). 

  

Tung, terkadang orang-orang yang
memahami ajaran agama lupa dengan cara menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan
baik padahal Nabi Muhammad SAW sebagai junjunan umat Islam telah mengajarkan
bagaimana beliau mengajarkan agama Islam sejak mendapatkan Wahyu Kenabiannya
sampai beliau wafat.  

Apa sih tung garis besar akhlak yang
diajarkan oleh Muhammad SAW dalam mengkomunikasikan setiap ajarannya? SELALU
MENGEDEPANKAN AKHKLAK YANG MULIA. Artinya setiap ucapannya adalah ucapan-ucapan
yang mulia makanya kenapa sejak kecil Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Al
Amin. Sejumlah sarjana Islam mengakui bahwa Al Quran berisikan kalimat-kalimat
Tauhid yang maha dahsyat bak rangkaian puisi yang membuai orang yang
mendengarnya saat itu. Tentunya sebagai kumpulan Firman Allah SWT yang mulia,
penyampaiannya pun harus dengan cara-cara yang MULIA.  

  

Nah Tung, dalam kaitannya dengan itu
sebaiknya kita berhati-hati dalam bertingkah laku dan berucap. Apalagi berucap
di milis terbuka seperti ini, yang anggotanya notabene bukan cuma Muslim. Kalau
Anda postingkan di milis khusus Muslim mungkin hal itu tidak akan masalah,
meskipun akan juga menimbulkan perdebatan-perdebatan tajam.  

  

Saya mohon maaf kalau di antara
rangkaian kata-kata di atas ada kalimat yang tidak berkenan. 

  

Wassalam wr.wb. 

  

tabik 



Eka Zulkarnain

--- On Mon, 10/27/08, eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama
To: [email protected]
Date: Monday, October 27, 2008, 1:35 AM










    
            WAKAKAKAKAKA. ....



Eka Zulkarnain



--- On Mon, 10/27/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com>

Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Date: Monday, October 27, 2008, 12:46 AM



wkaka..

bang eka, yg bilang ane TUhan siape? trus koq bs ane tahu siape yg sesat, siape

pule yg kaga.

Lha apa gunanye Alquran sbg PETUNJUK klo ente msh gagap, keder atawa bingung yg

mana sesat, mana yg kaga.

Emangnye bang pitung berkoar2 mnurut hawa nafsunye sndiri wkakaka

kaga bang, ane cuma nyampein ape yg ada dlm Alquran, bedanye ane kaga ragu soal

siape yg sesat & siape yg kaga sesat, soale Alquran dah ngasih PETUNJUK yg

sangat jelas soal bgituan, mustinye abang ga useh ragu apalagi bimbang.

kan tiap sholat abang, berdoa, "tunjukkan kami jalan yg lurus!"

jalan yg lurus itu jln yg kaya' siy? trus ente lengkapin lg dech tuh doa,

"(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada

mereka!", msh lom puas jg, tambah lg doanye, "bukan (jalan) mereka

yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat!"

Mustinye ente dah paham, apakah jalan ente skrng sesat atau lurus. doa ente dah

dijawab ma Allah, tinggal ente trusin aje baca Al-baqarah, "Alif laam
miim,

Dzalikal Kitabu La Roiba Fiihi Huddal Lil Muttaqin". Kitab ini yg kaga ada

keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang2 yg berTAKWA!.

orang2 yg kaya gmana siy yg dpt atau mengikuti PETUNJUK ntu?

"Alladziina Yu¢minuuna Bil Ghoibi Wa Yuqimuunash Sholata Wa Mimma Rozaqna

Hum Yunfiquun, Wal Ladziina Yu¢minuuna Bimaa Unzila Ilayka Wa Maa Unzila Min

Qoblika Wa Bil Akhiroti Hum Yunfiquun"

mereka2 inilah orang2 yg bruntung, orang yg mendapat petunjuk dari Allah yakni

orang yg beriman kpd yg ghaib, mendirikan sholat lalu menafkahkan sebagian

rezekinya, orang2 ini jg beriman kpd apa yg diturunkan kpd Muhammad saw dan
apa2

yg diturunkan kpd nabi2 sebelum Muhammad saw.



dah tau khan mana yg sesat & yg brada di jln yg lurus ntu?



msh mending ane cuma ngotak2in muslim-nonmuslim, lha Alquran malah mengotak2an

muslim, kafir & munafik hehe..



buat ane, pergaulan antar muslim-non muslim ada ATURANNYA, mana yg bole, mana

yg kagak. Bergaul antar tmn mungkin ga terlalu sensitif, tp gmana klo ternyate

kluarga kite ada yg non-muslim? tetep aje ATURAN yg udh ditetapin ma Allah
&

RasulNya jd pegangan, jgn ampe cuma gara2 pergaulan di dunia, kite malah

diMURKAI oleh Allah krn melanggar aturan2Nya. Kebenaran bukanlah ape2 yg

dipikiran manusia lantas otomatis bener pula mnurut Allah, kaga bgitu! bahkan

nabi2 pun pernah salah krn menganggap bagian kluarganya yg ga beriman

(non-muslim) digauli layaknya muslim, spt mendoakan agar Allah mengampuni

mereka (kecuali doa utk memperoleh hidayah) dll dll.



toleransi blh2 aje, bergaul sah2 aje, ASAL tau ATURAN MAENnye, jelas khan ya?



____________ _________ _________ __

From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com>

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Sent: Monday, October 27, 2008 2:17:48 PM

Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama



Waduh Bang Pitung...hati- hatilah mengeluarkan pernyataan itu. Anda sering

mengkotak-kotakkan antara Muslim dan Non-Muslim.. Menurut saya, tidak baik

mengeluarkan pernyataan seperti itu karena sikap Anda bisa mencerminkan sikap

seorang pemeluk Islam. 

Hahaha kalo saya sih bang pemeluk agamamu agamamu, agamaku agamaku. Yang

menentukan mereka sesat dan tidak sesat itu biar Yang Maha Penguasa ajalah
bung.

Aku bukan Tuhan, Aku bukan Sang Penguasa Alam Semesta. 



Dibilang: "si eka ini aneh bin ajaib, dia kaga seneng klo non-muslim itu

emang

sesat, pdhl die baca alfatihah tiap kale sholat (sholat khan?)



dia kaga tau siape yg disebut orang2 yg dimurkai & orang2 yg sesat

wkaka", aku juga enggak rugi bang. Toh yang menentukan hidup mati, rejeki

maut dan jodoh itu bukan kamu. Aku tidak perlu mempertanggung jawabkan amal

perbuatanku sama Anda kang Bang? Aku tidak perlu mempertanggung jawabkan

keilmuanku di depan mu kan Bang? Dan tidak perlu mempertanggung jawabkan

sholatku kepada mu kan Bang? Bahkan kepada orang tua ku pun tidak...bukan
begitu

bang?



Emangnya dengan orang mengaji dan sholat itu lantas dia berhak menghakimi

keyakinan orang lain? dan menuding-nuding mereka masuk neraka atau surga? 



Eka Zulkarnain



--- On Sun, 10/26/08, si pitung <sipitung68@ yahoo.. com> wrote:

From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com>

Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka

dikomentari)

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Date: Sunday, October 26, 2008, 11:26 PM



wkaka..



makanye bc2 alquran biar pinter, muslim siy kaga pernh py rasa dengki &

benci ma non-muslim, malah kasiaaaaan deh



non muslim emang lg berada di jln sesat, walau ga tertutup kemungkinan selama

nafas msh ada, mereka ada yg sadar, spt jeffrey lang & bejibun mualaf

laennya. Lha yg kaga sadar gmane? wkaka..mnurut alquran siy nyemplung ke

'nar' slamanye, kaga ada ampyuun.



si eka ini aneh bin ajaib, dia kaga seneng klo non-muslim itu emang sesat, pdhl

die baca alfatihah tiap kale sholat (sholat khan?)



dia kaga tau siape yg disebut orang2 yg dimurkai & orang2 yg sesat wkaka



ane kaga py rasa benci & dengki, malah kasiaaaaan..



____________ _________ _________ __



From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com>



To: [EMAIL PROTECTED] s.com



Sent: Monday, October 27, 2008 10:28:40 AM



Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka

dikomentari)



Hehehehehe.. .up 2 you bang pitung. Ya kalo Anda tidak membutuhkan.

..mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang lain dan bisa menjadi pengetahuan.
Mau

dipakai ya terserah, tidak juga ya terserah. Terserah individu masing-masing.



Mau dibilang sesat ya terserah, mau dibilang tidak juga ya terserah. Enak2nya

dewe, toh gratisan ini. Kayaknya yang punya perasaan dengki dan benci itu Anda

bung Pitung...



Eka Zulkarnain



--- On Fri, 10/24/08, si pitung <sipitung68@ yahoo. com> wrote:



From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com>



Subject: Re: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka

dikomentari)



To: [EMAIL PROTECTED] s.com



Date: Friday, October 24, 2008, 11:48 PM



Islam mengajarkan kpd umatnya utk tdk memaksakan agamanya kpd non-muslim.

Islampun mengajarkan utk bertoleransi thd non-muslim. Islam jg tdk melarang

umatnya utk bergaul dg non-muslim, Tp islam jg menarik batasan yg jelas &

tegas mengenai pergaulan antara muslim-non muslim, yaitu tdk ada kompromi, tdk

ada toleransi utk masalah AKIDAH.



Rasanya Rasulullah saw telah mencontohkan bagaimana hubungan antara muslim-non

muslim yg baik. Jadi, Ane siy kaga bth crita pengalaman bgini, lalu dijadikan

smacam role model, palagi perkawinan beda agama (muslimah-non muslim?) mungkin

saja dpt terjadi, sesuatu hal yang tdk pernah dilakukan sekalipun di jaman

Rasulullah saw.



Klo ente sering2 buka Alquran, sebenarnya yg memiliki rasa dengki & benci,

pastinya bukanlah muncul di hati umat muslim. Malah, kita kasihan melihat

kondisi teman2 atau saudara-saudara non-muslim (krn ada jg muslim pula yg

memiliki sanak-saudara non-muslim) yg msh berada di jalan yg sesat. Dakwah
tetap

harus dilakukan, diterima atau tdk bukan urusan kita.



bergaul boleh saja asal AKIDAH jgn dilacurkan, sederhana aje khan?



____________ _________ _________ __



From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com>



To: ppindia <[EMAIL PROTECTED] p s.com>



Sent: Friday, October 24, 2008 6:16:39 PM



Subject: [ppiindia] Semangat Perdamaian Antar Umat Beragama (terbuka

dikomentari)



Ini dari milis tetangga juga:



From: Imam Mudofir Mudofir <[EMAIL PROTECTED] . com>



Subject: Re: [jurnalisme] Re: Otokritik Seorang Kristen



To: [EMAIL PROTECTED] ups..com



Date: Friday, October 24, 2008, 2:21 AM



Ada sebuah Pengalaman menarik:



Saya berasal dari sebuah daerah diujung Timur Pulau Jawa. di Desa Sy



terdapat 4 Buah Masjid, 1 Gereja Katolik, 2 Gereja Protestan (yg



berbeda), 2 Pura, dan 1 Vihara. Desa yang tidak terlalu besar untuk



dihuni beragam agama yang mewakili keberagaman keagamaan di Indonesia.



Menurut asal usul Gereja katolik dan Protestan didirikan sewaktu



tentara Belanda mendirikan benteng pertahanan di pesisir selatan pulau



jawa untuk mengamati kedatangan tentara jepang. Atau malah versi lain



didirikan sewaktu Jaman Kolonial dulu untuk beribadah bagi orang Eropa



yang sedang membangun Dam-dam pengairan.



Sejak kecil sampai dewasa Sy tidak pernah mendengar ada sebuah konflik



terbuka antara masing-masing agama. Sampai pada suatu ketika muncul



konflik di Ambon. Perlu diketahui bahwa sejak tahun '80-an banyak warga



desa yang ikut transmigrasi ke kepulauan maluku. 



Setelah konflik meletus di Ambon terjadi Eksodus besar-besaran warga



pendatang di maluku, termasuk warga Desa Sy. Entah siapa yang memulai,



warga transmigran yang pulang kampung karena konflik, juga terlibat



cek-cok di Desa kami.



Saudara yg Muslim mengatakan, si Fulan terlibat pembakaran masjid dan musholla

di desa transmigran yang kita dirikan.



Saudara kita yang lain juga menuduh si Anu telah merobohkan dan membakar gereja

di tanah transmigran.



Puncaknya hampir saja cek-cok tersebut berujung pada perkelahian



terbuka. sampai kemuduian warga desa berembuk untuk menyelesaikannya.



Penyelesaiannya adalah sepele. barang siapa atau warga desa mantan



transmigran yang pulang kampung hendak menyulut perselisihan dan



membawa konflik di Ambon di desa kami, maka hukumannya adalah di usir



dari desa..



Hal tersebut di sepakati baik kalangan Ulama, maupun Romo setempat.



kami warga desa kemudian mempunyai kesepakatan untuk saling mengundang



pada acara kenduri jika saling mempunyai hajatan. Seperti Mantenan,



sunatan, 7 hari, 40 hari atau acara syukuran jika panen tiba.



Sewaktu Sy pulang kampung waktu lebaran, sekarang ini masing-masing



warga sudah bisa melupakan konflik sewaktu mereka di Ambon. Padahal



masing-masing banyak yang terluka dan kehilangan saudara. Bahkan ada



anak gadis yang kehilangan beberapa jari karena merakit Bom rakitan



untuk membela saudaranya yang diserang.



Saya akui Sy dulu aktif di masjid warisan kakek. dan sebelah masjid Sy



hanya berjarak beberapa meter berdiri gereja besar. Jika Sy pulang



kampung, Romo pemangku Gereja dan beberapa pemuda gereja mengajak



dialog. Pernah romo mengatakan untuk saling mengunjungi jika ada hari



raya ataupun jamuan makan. Dengan halus Sy tolak, bahwa jika kita



memaksakan untuk saling mengunjungi maka, akan terjadi perpecahan warga



desa. Karena kami yang Muslim menganggap tidak boleh mendoakan yang non



muslim. Akhirnya sy usulkan, kita salaing menghormati, dan akan saling



bekerjasama untuk gotong royong membangun jalan, jembatan di dekat



Sawah. Bahkan ada yang unik, sewaktu keluarga kami merenovasi Masjid



Kampung, beberapa pemuda dari gereja dan tokoh gereja menyumbangkan



semen dan ikut bergotong royong membangun Masjid. Di situlah terjadi



guarauan yang sedikit idiologis tapi menjadi ketawaan bersama. Misalkan



(Remaja Masjid) mengatakan, jika nanti kamu meninggal, diakhiarat Sy



usulkan pada malaikat kamu (remaja gereja) tidak masuk neraka dan tidak



di Surga. Tapi cukup di "Emperan Surga" saja. Karena Kamu ikut

membantu



mendirikan masjid kami. Sambil bergotong royong kami menjadikan hal-hal



seperti itu candaan. Dan tidak ada yang emosi.



Hal menarik lainnya adalah jika ada hajatan dari pihak Non-Muslim, Jika



ingin mengkonsumsi daging Babi maka harus dilaporkan dahulu keapada



pada Sinoman, Sehingga Sinoman yang Muslim tidak makan di tempat si



pemilik hajatan. dan barang siapa melanggar maka tidak akan dibantu



hajatannya. Itu sangsi sosialnya. Dan hal ini berlaku efektif.



Dan masih banyak kesepakatan- kesepakatan tidak tertulis terkait dengan



perbedaan agama. Kawin campur juga sering terjadi. Biasanya jika dalam



perkawinan campur mempunyai anak, si anak setelah dewasa dipersialhkan



memilih. tapi jika masih anak-anak juga dipersilahkan main di Gereja



maupun musholla. sy ingat waktu kecil tiap minggu ke gereja dan Gua



Maria bermain dengan biarawati dan pastur. Begitu juga menjelang



mangrib banyak anak-anak kecil dari keluarga non muslim bermain beduk



di masjid Kami. Semuanya mengalir begitu Saja.



Yang ingin sy katakan kenapa kita tidak bisa saling memahami, malah



saling bertengkar yang tidak ada habisnya. Tidak ada yang mau mengalah.



sy bangga kepada Kampung Kami karena kami menggunakan perasaan bukan



menggunakan pikiran yang ujung-ujungnya adalah akal-akalan.



Jika ada yang berminat besuk kampung Saya, silahkan. Tapi jangan jadi

provokator.



Salam,



Mudofir



Eka Zulkarnain



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



------------ --------- --------- ------



************ ********* ********* ********* ********* ********* *********
*********

Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg

Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.

http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia

************ ********* ********* ********* ********* ********* *********
*********

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Mohon Perhatian:



1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)

2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.

3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 

4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com

5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com

6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com

Yahoo! Groups Links



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
    
    
    
    








    


    
    




      


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links






      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links






      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke