ALIANSI BURUH MENGGUGAT
Jl.Pori Raya No 6, RT 09/RW 10, Pisangan Timur-Jakarta Timur
Web: www.buruhmenggugat.or.id, Email:[EMAIL PROTECTED]
Telp/Fax: 021 - 475 7881
“Jalan kapitalisme sudah gagal sebagai jalan kesejahteraan”
Gagalkan SKB 4 Menteri
AYO kaum buruh TURUN KEJALAN
Pada hari jumat (24/10), empat menteri yang terdiri dari menteri tenaga
kerja,menteri perindustrian, menteri perdagangan dan menteri dalam negeri telah
menyepakati untuk mengeluarkan SKB 4 Menteri yang berisikan kesepakatan untuk
tidak memberlakukan satu standarisasi upah minimum di satu wilayaht ertentu
(yang biasa dikenal dengan UMP/UMK), dengan kata lain Pemerintah melepaskan
tanggung jawab dalam penentuan upah untuk kaum buruh Indonesia. Artinya dengan
SKB 4 menteri ini akan dipastikan TIDAK AKAN ADA KENAIKAN UPAH PADA TAHUN
2009!!!
Dengan demikian, penentuan upah bagi kaum buruh di seluruh Indonesia untuk
tahun 2009 tidak lagi ditentukan dengan mekanisme UMP/UMK yang telah berjalan
selama ini. Pemerintah mau lepas tanggung jawab dan cuci tangan terhadap
masalah kesejahterahan kaum buruh.
Pemerintah menetapkan bahwa kenaikan upah tidak lebih dari pertumbuhan ekonomi
indonesia sebesar 6%, padahal kenaikan harga kebutuhan hidup terjadi terus
menerus sepanjang tahun. Artinya inflasi ( kenaikan harga ) lebih besar
dibanding pertumbuhan ekonomi.
KRISIS GLOBAL alias KRISIS GOMBAL adalah Alasan utama dari Pemerintah untuk
melepaskan tanggung jawabnya ini. Kapitalis sedang mengalami krisis dan kita
kaum PEKERJA dijadikan tumbal untuk menutupi krisis kapitalisme.
Agar para pengusaha Indonesia tidak bangkrut, maka harus ada penekanan terhadap
biaya produksi, dan biaya produksi yang paling bisa di tekan serendah-rendahnya
adalah upah buruh jika dibanding dengan menurunkan biaya bahan mentah, biaya
perawatan mesin, biaya listrik, biaya bbm dan bahkan biaya siluman yang
besarnya melebihi upah buruh.
Tentu saja alasan Pemerintah ini adalah alasan yang dibuat-buat, alasan yang
secara jelas menunjukan keberpihakan Pemerintah pada siapa, yakni pada para
Kelas Pengusaha, sebab krisis yang terjadi dan berdampak sangat luas seharusnya
tidak di bebankan pada kaum buruh karena :
Seluruh keputusan ekonomi politik yang dibuat selama ini (baik di Amerika
maupun di Indonesia dan juga negara-negara kapitalis lainnya) yang sekarang ini
mengakibatkan krisis, TIDAK DIBUAT OLEH KAUM BURUH melainkan oleh Segelintir
Orang yang MERUPAKAN ANTEK KAUM PEMODAL.Selama Indonesia dan juga negara-negara
lainnya menggunakan system kapitalis, maka sudah pasti akan selalu terjadi
krisis, sebab sistem ekonomi politik kapitalis mempunyai kontradiksi di dalam
dirinya sendiri, yakni kontradiksi antara kepentingan untuk menumpuk kekayaaan
di tangan segelintir pemodal dengan daya beli mayoritas rakyat. Dalam bahasa
sederhana adalah kenaikan upah kaum buruh sebesar 1 rupiah berarti pengurangan
keuntungan sebesar 1 rupiah bagi para pemodal.Kontradiksi ini di sebabkan oleh
sebab yang paling mendasar, yakni kepemilikan alat-alat produksi (termasuk
modal di dalamnya) dikuasai oleh segelintir orang, semantara watak produksi
sendiri bersifat sosial.Krisis keuangan
yang saat ini terjadi di Amerika Serikat dan juga negara-negara kapitalis
besar lainnya, adalah cerminan bahwa daya beli kaum buruh di seluruh dunia
sudah tidak mampu lagi membeli barang atau jasa yang ada, krisis finansiallah
yang menyebabkan kemandekan sektor riil. Sebesar-besarnya keuntungan spekulan
di pasar modal, tetap ada batasnya yakni kesanggupan daya beli mayoritas
rakyat, dan jika daya beli ini sudah tidak lagi memadai maka
gelembung-gelembung keuntungan di pasar modal akan pecah berantakan seperti
yang sekarang ini terjadi.
Oleh karena itu, kami menuntut:
Menolak keputusan pemerintah (SKB 4 Menteri) yang secara nyata akan
mengorbankan jutaan kaum buruh dan berdampak pada jutaaan lainnya yang hidupnya
tergantung pada seberapa besar upah yang di dapat oleh kaum buruh (pedagang
kecil, ojek, supir angkutan, pemilik kontrakan dan masyarakat secara
umum)Menolak segala keputusan "penyelesaian" krisis yang merugikan mayoritas
rakyat (seperti penalangan kerugian para pengusaha oleh pemerintah, pencabutan
subsidi sosial, pemotongan upah, peningkatan pajak bagi mayoritas rakyat,
penggunaan sistem kerja kontrak dan outsourching dan pelarangan pemogokan atau
demonstrasi).
Kami juga menyatakan :
Penyelasaian krisis di Indonesia harus dilakukan dengan cara-cara radikal,
yaitu: a) Menasionalisasi perusahaan-perusahaan swasta besar (baik yang
dimiliki oleh modal internasional maupun oleh Pengusaha Indonesia ) terutama
Pertambangan, Energi dan Perbankan dengan mobilisasi politik klas buruh , serta
di bawah kontrol klas buruh .
b) Membubarkan Pasar Modal (sebagai biang spekulasi) atau setidaknya mengenakan
pajak bagi setiap transaksi yang terjadi di pasar modal (mengacu pada Negara
Kuba yang mengenakan pajak 1 % untuk setiap transaksi).
c) Menolak pembayaran hutang luar negeri, dan Indonesia harus segera keluar
dari lembaga-lembaga keuangan dan perdagangan Internasional yang hanya
menguntungkan negara-negara induk kapitalis.
d) Dalam jangka pendek cara yang bisa di tempuh untuk melindungi kaum buruh
adalah melindungi pasar negeri dengan cara melarang import barang yang sudah
bisa di penuhi oleh Industri dalam negeri atau mengenakan pajak import yang
tinggi, menggunakan bahan baku dalam negeri, yang ketiga Pemerintah juga harus
mengambil alih (dan menyerahkan kepada buruh) perusahaan-perusahaan (di sector
riil) yang bangkrut dan memberikan modal (dari dana APBN atau JAMSOSTEK) untuk
menjalankannya kembali, yang keempat melakukan standarisasi upah layak secara
nasional sebagai bentuk untuk meningkatkan daya beli, serta menurunkan harga
kebutuhan pokok rakyat.Sudah saatnya, kaum buruh Indonesia mengambil inisiatif
untuk menyelasaikan krisis ini, dengan cara menggantikan kekuasaan politik
kelas pemodal yang saat ini berkuasa di Indonesia, apalagi saat ini kekuatan
politik pemodal itu tengah berusaha keras dengan berbagai cara untuk
mendapatkan dukungan kembali melalui pemilu
2009 nanti, yang nantinya digunakan untuk menindas kaum buruh lagi.Untuk tugas
itu, maka dibutuhkan segera pembangunan persatuan seluruh kekuatan politik kaum
buruh yang progressif bersama dengan kekuatan politik lainnya, yang berskala
nasional, yang terbangun di semua pusat-pusat perlawanan kaum buruh tanpa
campur tangan dan tanpa kerjasama dengan kekuatan politik kelas pemodal.
Persatuan-persatuan ini di arahkan untuk melakukan mobilisasi-mobilisasi
polititis, baik yang bertujuan jangka pendek (seperti menolak SKB 4 Menteri,
menuntut standarisasi upah layak, penghupasan sistem kerja kontrak dan
outsourcing dll ) atau yang bertujuan jangka panjang, mengganti kekuasaan
ekonomi-politik kelas pemodal dengan kekuasaan politik-ekonomi kelas pekerja.
SERUAN BAGI SELURUH BURUH INDONESIA :
AYO BERSATU, BERSAMA KITA LAKUKAN AKSI MOBILISASI MASSA
PADA TANGGAL 6 NOVEMBER 2008
JAM 10.00 WIB
KUMPUL DI DEPAN KANTOR BULOG, JL GATOT SUBROTO, JAKARTA SELATAN
MENUJU DEPNAKERTRAS DAN ISTANA NEGARA
--
Posting oleh ARAH GERAK ke ARAH GERAK pada 11/01/2008 11:17:00 PM
PEMILU 2009 BUKAN JALAN KELUAR RAKYAT MISKIN!
PEMILU 2009 HANYA PEMILU BAGI PARTAI POLITIK KAUM MODAL/PARTAI PRO
NEOLIBERALISME!
PEMILU 2009 AKAN MENGHASILKAN PEMERINTAHAN BARU PRO NEOLIBALISME!
AYO BERSATU, BANGUN KEKUATAN, LAWAN KAUM MODAL DAN ANTEK-ANTEKNYA!
BERSATU, GULINGKAN PEMERINTAHAN KAUM MODAL, GAGALKAN PEMILU, BENTUK
PEMERINTAHAN RAKYAT MISKIN!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/