http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/11/03/3663.html

Kunjungan Pangeran Charles

*Presiden: "Kita Memiliki Kepedulian yang Sama"
*


(Presiden SBY menerima kunjungan kehormatan Pangeran Charles di Istana
Merdeka, Senin (3/11) pagi. (foto: abror/presidensby.info))

Jakarta: *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono*, Senin (3/11) pagi, menerima
kunjungan kehormatan *Pangeran Charles*, The Prince of Wales, di Istana
Merdeka. Usai melakukan kunjungan kehormatan selama lebih kurang 30 menit,
Pangeran Cherles memberikan ceramah pada Presidential Lecture yang dihadiri
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu.
Pangeran Charles berbicara masalah kehutanan dan perubahan iklim.

Dalam pidato sambutannya, Presiden SBY menjelaskan bahwa forum Presidential
Lecture didesain untuk memberikan kesempatan kepada para pemimpin dunia
untuk membagi pandangan dan visi mereka kepada para pemimpin Indonesia. "Di
waktu lalu, kita telah mendengar pemikiran hebat dari Sir Nicholas Stern,
Syaukat Aziz, Muhammad Yunus, dan Bill Gates. Hari ini, kami kembali
beruntung bisa mendengarkan ceramah Yang Mulia, yang akan berbicara mengenai
subyek penting bagi kita semua, yaitu lingkungan, terutama hutan," ujar SBY.

Presiden menyakan gembira mengetahui Pangeran Charles memiliki kepedulian
yang kuat dalam melindungi hutan hujan tropis selama hampir 40 tahun. "Kita
memiliki kepedulian yang sama," SBY menegaskan. "Karena penebangan hutan
secara terus-menerus di negara maju pada 200 tahun terakhir, hutan hujan
tropis menjadi lebih kritis bagi kelangsungan hidup manusia dan planet kita.
karena itu penting untuk mengontrol proses perubahan iklim. Indonesia
mengambil langkah ke depan untuk menitikberatkan isu ini secara global dan
domestik," Presiden SBY menjelaskan.

Kedatangan Pangeran Charles ke Indonesia, lanjut Preisden SBY, memperkokoh
hubungan bilateral Indonesia dan The United Kingdom. "Hubungan itu antara
lain, hubungan diplomatik, perdagangan dan investasi, pendidikan, teknologi,
kerjasama lingkungan dan sebagainya. Hubungan kita juga diperkuat dengan
penandatanganan nota kesepahaman saat Perdana Menteri Tony Blair datang ke
Jakarta pada tahun 2006," jSBY menambahkan.

Dalam kunjungannya ini Pangeran Charles didampingi, antara lain, Sekretaris
Pribadi Clive Alderton, Duta Besar The united Kingdom untuk Indonesia Martin
hatfull, Staf Buckingham Palace Alison Jane Burke dan Andrew Michael Tibble.
(osa)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke