http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/11/03/3665.html

*SBY-Charles Tukar Pikiran Mempromosikan Islam*


Jakarta: *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* juga membahas hubungan
bilateral Indonesia-Inggris dengan *Pangeran Charles*. Keduanya memberikan
apresiasi terhadap dua hal, yaitu kerjasama Indonesia dan Inggris dalam
bidang promosi Islam dan perubahan iklim.

"Antara Presiden SBY dan PM Inggris ada Indonesia-UK Advisory Group, yaitu
tokoh-tokoh Islam Indonesia dan tokoh-tokoh Islam Inggris berada di satu
kelompok kerja untuk bertukar pikiran mengenai cara-cara terbaik untuk
mempromosikan Islam moderen dan hubungan Islam dan Barat," kata Juru Bicara
Kepresidenan Dino Patti Djalal, usai Presidential Lecture, Senin (3/11)
siang.

Presiden SBY memberikan apresiasi terhadap perhatian Pangeran Charles yang
begitu besar terhadap budaya dan sejarah Islam. "Baru beberapa hari yang
lalu Pangeran Charles memberikan buku kepada Presiden SBY. Buku ini berisi
proyek kerjasama antara Yayasan Pangeran Charles dan Kerajaan Jordan untuk
merestorasi mimbar Raja Saladin. Buku ini sangat diapresiasi Presiden," Dino
menambahkan.

"Presiden juga mengapresiasi pesan dari Pangeran Charles perlunya kerjasama
untuk meningkatkan peningkatan pada perlindungan hutan, bukan hanya di
Indonesia tetapi juga di negara-negara yang mempunyai hutan hujan tropis.
Kita lihat tadi pada Presidential Lecture begitu besar komitmen dari
Pangeran Charles untuk upaya mencari cara-cara kreatif terutama dari segi
pendanaan untuk mengisi celah pemisah pendanaan dari negara-negara maju,
termasuk dari sektor swasta untuk perlindungan hutan hujan tropis di
negara-negara berkembang," Dino menjelaskan.

Dalam waktu dekat Presiden SBY akan menugaskan seorang pejabat tinggi dari
kehutanan untuk menjadi bagian kelompok proyek hutan hujan tropis yang
diinisiasi Pangeran Cahrles. Usai melakukan kunjungan kehormatan kepada
Presiden SBY, Pangeran Charles rencananya juga akan melakukan kunjungan
kehormatan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pangeran Charles akan
meninggalkan Indonesia pada Rabu (5/11) lusa. (osa)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke